✎ i endure the pain, i try to be strong . . . ]
⚠ disturbing content
tubuh felix basah kuyup dengan air es. bahunya terkilir sejak lama atau itulah yang dia pikirkan. dikurung dalam ruangan kurang cahaya membuat felix tidak bisa menghitung waktu saat ini.
apakah sudah satu jam? atau mungkin dua?
darah berceceran dimana mana sampai felix tidak tahu darimana asal darah itu. atau mungkin hanya darah menetes di matanya, membuat semua terlihat merah.
felix ingat dia pingsan dua kali. dan dipaksa bangun dua kali dengan siraman air es yang membekukan.
yang pertama adalah dia pingsan setelah dong chul menghantam bahunya sampai terkilir. rasa sakit itu mengalir membakar tubuhnya.
sang alpha tanpa belas kasih terus memukul sampai felix tidak paham lagi apa yang dong chul tanyakan padanya. tidak ada respon membuat dong chul semakin marah dan meninjunya lagi semakin agresif.
ia dipaksa sadar untuk kedua kalinya. air dingin menusuk kulit tubuh felix yang sudah penuh luka. sebuah pisau bergerigi tertanam di bahu felix. membuat dagingnya perih dan mengalirkan cairan kental merah tua di sekitar lengan.
tenggorokan felix rasanya patah sampai ia bertanya tanya apakah dia masih bisa bicara setelah ini. ia dicekik lagi membuat felix kekurangan oksigen sampai kepalanya pusing
"aku hanya bertanya sekali lagi, yongbok. dimana. ramuan. itu.?"
ah, itu dia.
ramuan.
di usia ketujuh belas tahun, felix entah bagaimana berhasil menciptakan sejenis ramuan yang dapat meningkatkan kemampuan seseorang.
tentu saja setelah bertahun tahun melakukan penelitian, percobaan, dan kegagalan, bahkan eksperimen yang kadang membahayakan nyawanya.
tapi itu terlalu berbahaya untuk diminum alpha dan beta. hormon mereka terlalu dominan. tapi jika digunakan untuk omega, mereka terlalu lemah untuk menerima ramuan itu.
pilihan satu satunya adalah bayi serigala yang baru lahir. secara, mereka masih muda dan gender serigala mereka bisa beradaptasi dengan ramuan seiring berjalannya waktu.
mendengar ramuan yang sehebat itu, dong chul yang ambisius dan kejam merasa harus memilikinya.
tapi felix tidak bodoh.
jadi ketika dong chul memaksa felix kawin dengan seorang alpha di usia subur delapan belas tahunnya, felix merasa harus menghancurkan ramuan tersebut.
felix terengah engah sesekali tersedak darah dan air liur, "s-sudah.. d'hancurkan."
sebuah pukulan di perut adalah jawabannya. cukup keras sampai felix memuntahkan sedikit cairan empedu di dalam perutnya.
dong chul mencengkram erat rambut pirang felix membuat sang omega meringis kesakitan,
"yahh kalau begitu sebaiknya kamu menemukan cara untuk membuatnya lagi sebelum aku biarkan mereka berdua memakaimu"
ia membanting felix dengan kasar. tak sedikitpun peduli dengan raungan putus asa sang omega saat kedua alpha itu menyeringai ke arahnya. kilatan nafsu yang murni bersinar di mata mereka.
pintu ditutup keras, meninggalkan sang omega dengan dua alpha.
kalau ini semua yang harus aku hadapi, maka biarlah.
tidak ada satupun yang perlu tahu apa yang sebenarnya aku lakukan dengan ramuan itu.
※ ·❆· ※
tepat tujuh jam sejak felix menghilang. tujuh jam yang terasa seperti tujuh abad. hanya ada satu petunjuk kecil yang bisa membantu mereka mengetahui dimana keberadaan felix.
minho dan changbin tengah melakukan yang terbaik untuk melacak aroma felix. tapi aroma dan sisa jejak kakinya dipenuhi semacam racun, membuat mereka kesulitan dan pekerjaan menjadi lebih berat.
seungmin menenangkan jisung dan hyunjin. meyakinkan bahwa ini semua bukan salah mereka dan tidak ada satupun yang bisa mencegah hal ini terjadi.
jeongin mencari kenyamanan dengan terus menempel dengan seungmin. pemandangan yang lucu tapi lengan seungmin terasa patah sekarang ini.
kemudian ada chan yang terlihat paling menderita.
dia sudah menjambak rambutnya dalam tujuh jam terakhir, jauh lebih banyak dari yang pernah ia lakukan sepanjang hidupnya. chan bisa bisa berakhir botak jika mereka tak segera menemukan felix.
matanya merah dan sakit meneteskan terlalu banyak air mata. antara kemarahan dan keputusasaan diantara emosinya yang terasa kacau balau.
dia sendirian di dalam tenda. menatap kosong ke arah kawanannya. hanya ketika minho menerobos masuk, chan segera menoleh. berharap ada kabar baik yang bisa menenangkan sedikit kegelisahannya.
tolong, berita baik. apapun itu.
saya hanya ingin felix kembali.
kelelahan dan sedikit berkeringat, minho berlari ke arah chan.
"changbin menemukan petunjuk. dan hyung benar," chan melirik dari sudut matanya.
"mereka adalah dua orang yang membuntuti kita di pondok felix." kata minho menunjukkan tanda x di peta kulit yang ia bentangkan.
chan mendengus.
"ke mana?"
"kemana apa?"
"kemana mereka membawa felix?"
ragu ragu minho menjawab, "itu- dari rute yang mereka ambil, satu satunya tempat kemungkinan felix berada sekarang adalah dia berada di sekitar sini" minho menunjukkan tanda x yang dia buat dari cakarnya, "kawanan dong chul."
geraman keluar dari bibir chan, sangat keras sampai memekakkan telinga. itu adalah janji kematian yang terus dia rapalkan sepanjang malam.
dia akan menghabisi siapapun yang berani menyentuh omega nya.
dia akan mengakhiri serigala manapun yang menyakiti Ratu masa depan mereka.
itu adalah janji seorang Raja dari seluruh serigala.
paham bahwa ia tidak lagi berhadapan dengan chan, melainkan Raja Serigala yang tengah marah, minho mengambil alih. memberitahukan serigala yang lain bagaimana strategi yang harus mereka ambil.
"Alpha, kita harus pergi sekarang sebelum felix berada dalam bahaya yang lebih besar. kawanan siap kapanpun Alpha perintahkan."
"kita berangkat sekarang."
TBC
a/n i have try out literally at night goddamn TT
ada study tips yg bagus menurut kalian?

KAMU SEDANG MEMBACA
❪ 夢 ❫ GIVE ME A CHOICE • chanlixᵀᴿ ✔
Fanfiction🎠 ꒰ chan x felix ꒱ ━━━ [TERJEMAHAN] seorang omega yang kesepian tak sengaja memasuki teritori wolf pack yang lain. disana ia belajar tentang pentingnya sebuah keluarga. ꒰credits.꒱ ─── ✿❀✿❀ ➜ org. story: Give Me A Choice ▪︎ Chanlix ➜ org. author: @_...