Part 2 -[[ Sincerita Lacrime ]]- 《 revisi 》

152 21 112
                                    

Assalamualaikum, gimana kabar kalian? Sehat kan? Semoga pada sehat-sehat aja. Jan lupa vote n comment yh.

"Assalamualaikum, anak-anak " ucap bu Anggun dengan ramah

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Assalamualaikum, anak-anak " ucap bu Anggun dengan ramah. Bu Anggun jugalah wali kelas 11 IPA.

Sontak seisi kelas bergegas kembali ke tempat masing-masing. Yang tadinya molor, dandan, gosip, ngerjain pr. Pada cabut tu pasti

"Waalaikumsalam,bu " jawab mereka kompak sembari memperhatikan bu Anggun. Kecuali, seorang gadis yang berkulit putih, memakai kacamata ,dan duduk dipojokkan belakang sendiri. Yang tak lain dialah Lanna.

"Pagi ini, saya ingin memperkenalkan 5 murid baru sekaligus di kelas ini. Silahkan masuk nak, dan perkenalkanlah diri kalian masing - masing " ucap bu Anggun sambil menatap kelima murid barunya dengan tatapan yang sulit diartikan.

"Nathan, Xavier Nathaniel " ucap Nathan, tak lupa tatapan tajamnya

Good loking njir

Gilaa! Cool bangett

Cowo wattpad gue, di dunia nyata ini mahh

Idaman gue banget ituu

"Haii, aku Vano. Delvano Bumi Argantara, senang berkenalan dengan kalian " ucap Vano ramah dengan senyum manisnya itu.

Manisnya ya ampunan

Fiks, pulang sekolah harus periksa ama dokter. Takut diabetes ouyy

Aaaa aku padamu vanoo

I lope youu vanoo

"Good morning, nama aa' Ravin, Sagara Ravin Albaraq, Kalo mau nanya tempat tinggal, nomer wa , akun ig, nama ortu dll. Dengan senang hati aa' jawab. Yang jelas aa' masih single yaaa " sambung Ravin, dan tak lupa kedipan matanya yang membuat para ciwi-ciwi histeris, kecuali segerombolan wanita itu

Kyaa aa' Ravinn

Mo nyalon jadi istrimu ajalahh

Ga kuatt

"Gue Kenzo, Kenzo Galaksa Retnanda. " sahut Kenzo

Njirr sebelas dua belas ama Nathan ouyy

Gokil parahh

Mleyott

Berdemagee

Mas Kenzoo, pulang! anakmu dirumah

"Dua tiga kura menyebrang di jalan
Ayo sahabatku kita berkenalan.
Nama gue Elang, Elang Algerian." Ucap gue se cool mungkin padahal awalnya udah gesrek abiss

Krik krik krik

"Bangs*t lu pada. Tau aja mana yang berkualitas, dan mana yang enggak " gumam Elang dengan nada sedihnya

"Apa ada yang ingin ditanyakan? Tadi saja teriak-teriak ga jelas. " sinis bu Anggun

"No wa nya Nathan berapa? "

"Udah punya pawang belum Vano? "

"Elang, gobloknya murni tanpa campuran "

"Aa' Ravin aku nyalon jadi calon mantu ibumu "

"Rumahnyaa, mana Kenzo ? "

"It- "

"STOOP! Kalian jika ingin bertanya tidak usah teriak-teriak bisa?! Ini sekolah bukan hutan. " teriak bu Anggun yang cetarr juga mengglegar

"Lhoo, ibu juga teriak-teriak gitu. Masa cuma kami yang disalahin sih? Ga adil namanya buu, Betul tidak beb? " ucap salah satu siswi, si biang gosip yang tak lain adalah Bianca sendiri

"Betull " jawab mereka kompak , kecuali Lanna dan Lia, yang masih sibuk dengan dunia mereka sendiri

"Tidak ada bantahan. Sekarang jika ingin bertanya dengan mereka lebih baik pada jam istirahat saja " ucap bu Anggun

"Sekarang, buka buku paket sejarah hal 111-122 , dan kerjakan soal hal 123-125. Ibu mohon semoga kalian mau bekerja sama untuk tidak berisik! Karena ibu ada rapat dengan kepala sekolah " ucap bu Anggun tegas

"Ingat! tidak ada yang berisik di jam saya " peringat bu Anggun sembari keluar dari kelas

"Baik, bu " ujar mereka serempak

Kelima pria itu langsung menuju tempat duduk paling belakang. Satu kelas tersedia 5 baris, yang masing-masing meja ditempati 2 orang. Meja pojok kanan ditempati oleh Lanna, samping kanannya Lia, samping kanannya Bianca, samping kanannya Jessica, dan pojok kiri Zora.

Sedangkan Nathan dkk, sudah menginginkan duduk paling belakang. Mau tak mau mereka harus duduk berdampingan dengan kelima cewe itu.

"Hai baby, sudikah engkau berdampingan denganku? " ucap Rivan sembari berlutut dihadapan Zora

Hanya deheman yang menjadi jawabannya.

"Hai, emmh boleh ga kalau Vano duduk disini?" Ujarnya sembari melirik orang yang diajak bicara

"Apaan lu, enak aja yeee Ini udah punya gue titik
" sahut Jessica sewot

"Emmh, masalahnya ini uda penuh " elak Vano, entah mengapa ia gugup dan merasa sedikit takut karna Jessica persis singa kalo marah

"Emang urusan gue gitu, gak yaa " ujar Jessica

"Plisss, Vano cuma numpang duduk ko. ga numpang makan, tidur, sama mandi " ucap Vano

"Dikasih ati, minta jantung kalo gituu. Ya udah, ga usah melas napa tu muka "

Vano, lelaki itu mengernyit keheranan

"Ya udah apa "

"Duduk lahh, dari pada diisi saiton " jelas Jessica

"Makasihh "

"Hemm " sahut Jessica

Ciiit ( anggap bunyi decitan kursi yakk )

"Ehh, enak yaa duduk di tempat orang? " ucap Lia, sembari menatap Kenzo sinis

"Bodo! " sahut Kenzo

"Bangs*t " maki Lia

"Ehh, boleh duduk disini ga? " ucap Elang

"Lo anak baru itukan? Ahh, boleh dongg " sahut Bianca

"Iya, gue anak baru " jawab Elang

Ciit (anggap bunyi decitan kursi )

"Dasar! 4 L " ucap Lanna

"Maksud lo, apaan! " ucap Nathan nyolot

"Lo Lagi, Lo Lagi. Bosen banget liat modelan kek lo " gerutu Lanna

"Hemm " jawab Nathan

Gimana sama part kali ini?
Kurang menarik?
Alur bisa ditebak?
Makasih yang uda mau mampir hehehe
Kalo ada salah tanda baca dll, mohon comment yak

Selamat menunaikan ibadah puasa ramadhan, bagi yang menjalankannya

Rabu, 6 April 2022

Sincerita LacrimeTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang