Chapter 11 : First Mission

81 8 0
                                    


Hari itu para member sedang berkumpul di tempat tinggal mereka di Jianye tentu saja bersama Lingqi juga, dan semua sedang berbicara santai saat ada seseorang yang memanggil dari halaman luar.

"nona Lingqi!"

Para gadis itu pun berdiri dan ikut keluar dan dilihat mereka hanyalah seorang prajurit pria biasa yang tampak tergesa-gesa.

"ada apa?" tanya Lingqi.

"tuan Sun Quan memanggil anda dan teman-teman anda, ada informasi penting yang ingin beliau diskusikan"

"urgh....aku tak menyukai ini, bicaralah lebih"

"ini...mengenai panglima Zhou Yu dan kekalahan Wu di Jing dan He Fei"

Lingqi menaikkan sebelah alis sementara para member saling pandang, dan akhirnya Lingqi mengangguk "baik kami akan kesana"





===

"jadi Lingqi, aku yakin kau sudah dengar soal kekalahan memalukan Wu di Jing dan He Fei"

"benar nona Lianshi, tapi hanya sebagian saja, aku tak paham mengapa kalian mundur di Jing sementara seharusnya tempat itu jadi milik kalian sejak Liu Biao tiada"

"yaah satu dua masalah, kami belum bisa membebaskan Jiangling dari pihak Cao Cao dan penasehat Liu Bei, Zhuge Liang menyarankan suami ku menyerang He Fei yang dianggap lemah tapi...."

"tapi?" tanya Ten penasaran.

"pasukan kami kalah total puluhan ribu prajurit dikalahkan hanya oleh 800 orang"

"!!" berita itu mengejutkan para member mereka saling pandang dan banyak yang merasa merinding.

'perang....memang seram ya'



Tak lama Sun Quan muncul, terlihat seperti orang kehilangan semangat dan terdapat beberapa bekas luka yang belum sembuh "pemimpin dan penjaga He Fei, adalah Jenderal Zhang Liao, salah satu jenderal paling hebat Cao Cao, kudengar ia dulu bekerja pada ayahmu"

"benar, Jenderal Zhang adalah orang yang hebat dan tegas, tapi tuan Sun, saya tak mengerti bagaimana puluhan ribu orang habis dalam waktu singkat, meskipun mereka di pimpin oleh Jenderal Zhang sekalipun....kejadian itu tetap terlalu aneh"

Sun Quan menghela nafas berat dan duduk di kursinya "mereka menahan kami cukup lama sampai supply berkurang dan lagi....banyak prajurit ku yang terkena wabah....jadi demikian"

"baiklah, lalu, apa yang ingin anda bicarakan pada kami"



Sun Quan berpikir sejenak dan sudah akan mengutarakan sesuatu saat ada seorang pejabat datang terburu-buru dengan tertunduk "tuan ku....tuan ku..."

"ada apa?"

"tuan ku....Jenderal Zhou Yu....Jenderal Zhou Yu telah meninggal"

Tidak hanya Sun Quan dan istrinya, bahkan Lingqi sendiri juga kaget saat mendengar berita itu "Zhou Yu, wafat?"

"benar, sakit beliau semakin parah dan pagi tadi ia menghembuskan nafas terakhirnya"

Sun Quan tertunduk "aku mengerti, apa...apa dia meninggalkan pesan?"

"beliau bilang....Provinsi Jing, harus di rebut..."

Mendengar itu Sun Quan mengangguk, sementara Lingqi berpikir dan para member lain hanya bisa heran karena tak paham apa-apa.

The Demons Of PeaceTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang