Jadi kembaran si setan merah itu rasanya gimana sih?
----------‐-------------------------------------
"(Y/n), lihat ini apa?"
"Hmm... HUAAAAAA KARMAAAA SINGKIRKAN ITU DARIKUUUUUUUU."
---------------------------------------------------------
🍁Warni...
Ini agak melenceng sih dari konsep awal yaitu menceritakan masa lalunya mereka. Tapi gak papa deh ku masukkan, sekalian nemenin kalian puasa...
Klo saya ada ide🗿
Btw, selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalankan😁🙏
**✿❀ ❀✿**
"Panas sekalii."
Cuaca hari ini panas, padahal sedang puasa. (Y/n) terlihat sedang menggabut di kamarnya. Yang dilakukannya hanya guling-guling dilantai sambil menikmati angin dari kipas angin yang berdiri tegak didekatnya.
Kenapa gak pake AC?
Kata Karma biar hemat, karena sekarang harga barang jadi naik makanya harus hemat-hemat.
*Ceklekk....
Karma membuka pintu setengah dan berdiri disana sambil melihat (y/n) guling-guling gak jelas.
"Oii (y/n), mau ikut gak?"
"Kemana?"
"Ke supermarket."
"Aku ikut."
(Y/n) langsung berdiri tegak.
"Klo gitu cepat siap-siap." Ucap Karma yang langsung menutup pintu kamarnya (y/n).
Dengan cepat (y/n) mengganti kaos putihnya yg basah krn keringat dan celana pendeknya dengan...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Mereka pun berangkat ke supermarket dengan jalan kaki. Gak jauh sih, tp gak dekat juga. Yaa gitulah pokoknya...
. . . "Terimakasih, silakan datang kembali." Ucap mbak-mbak kasir dengan senyuman ramahnya dan kedua tangannya disatukan seperti ini 🙏
(Y/n) membawa plastik belanjaan itu. Btw isinya barang-barang yang diperlukan dan beberapa makanan, ettoo... Bukan beberapa lagi sih...
"Hah... Kenapa hari ini panas sekali sihh." Ucap (y/n) sembari mengibaskan tangannya ke wajahnya. Peluh terlihat di kening dan lehernya.
"Ya memang harinya panas, lagipula kita kan puasa jadi tambah kerasa panasnya." Ucap Karma santai.
Ditengah-tengah jalan, (y/n) melihat seorang bocil yang sedang minum pop es di dekat toko yang tutup.
Bocil itu merasa dirinya diperhatikan dan matanya melirik (y/n). Setelah selesai minum, bocil itu memanas-manasi (y/n) seperti monyet yang minum air kelapa di pilem si botak kembar kesayangan kita semua.
"Ahhh..." Kata si bocil.
Melihat itu, (y/n) hanya bisa tersenyum dan...
"Anak anj*ng."
"Ehhh (y/n), puasaaa." Karma mengingatkan.
"Ehhh, astaghfirullah. Mulut ku baru saja mengeluarkan kata kotor."