• Prolog •

572 71 9
                                    

SELAMAT DATANG DI CERITA
BACKSTREET

⚠️ WARNING‼️ PLAGIAT DILARANG MAMPIR ⚠️

HAPPY READING
-

Gala tiba-tiba berhenti melangkah, membuat Vina yang berjalan di sampingnya ikut berhenti dengan dahi berkerut.

"Kenapa berenti?" tanya Vina, bingung.

Gala tidak menjawab. Ia hanya menatap Vina lekat-lekat, ekspresi wajahnya terlihat serius, dan tangannya dimasukkan ke dalam saku jaket.

"Vina," panggil Gala pelan, namun suaranya terdengar jelas di tengah keheningan malam.

"Kenapa sih?" Vina mulai merasa tak nyaman. Jantungnya berdebar tak karuan, tetapi ia menutupi kegugupannya dengan ekspresi santai.

"Gue suka sama lo," ucap Gala, tanpa basa-basi. "Gue gak tau ini waktu yang tepat atau gak, tapi gue gak bisa nunggu lagi. Gue cuma mau lo tau soal ini."

Vina tertegun. Ia memandang Gala dengan ekspresi tak percaya. "Lo serius?"

"Iya, serius." Gala mengangguk mantap, terlihat meyakinkan. "Gue tau tempatnya gak romantis, tapi gue gak peduli. Gue gak butuh lilin, bunga, atau pemandangan bagus buat bilang gue suka sama lo. Gue cuma mau jujur, di sini, sekarang."

Vina menghela napas panjang, mencoba mencerna semuanya. "Gala, lo itu aneh banget, tau gak? Siapa juga yang nembak cewek di tempat yang sepi begini?"

"Tapi lo bakal inget ini terus, kan?" Gala tersenyum tipis.

Vina menatap Gala lama, lalu perlahan sebuah senyum muncul di wajahnya. "Oke, gue terima," jawabnya, membuat Gala terkejut.

"Tapi..." Vina melanjutkan sebelum Gala sempat bersemangat, "Ada syaratnya."

"Apa pun, gue bakal lakuin, asal lo jadi pacar gue!" sahut Gala cepat.

"Kita pacaran, tapi rahasia. Gak ada yang boleh tau. Cuma gue dan lo yang tau," tegas Vina.

Gala menatap Vina dengan kening berkerut, bingung, tapi akhirnya ia mengangguk. "Kalau itu mau lo, gue setuju."

•••
don't forget to vote n komen‼️

BACKSTREET (SELESAI) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang