👑⁞Chapter. 25 : Tolak perjodohan

523 101 12
                                    

Kereta kuda berlalu-lalang melewati jalan ibukota yang ramai. Pertokoan yang berjajar begitu banyak dan ramai pengunjungnya.

Alisa menyenderkan punggungnya dengan nyaman di dalam kursi kereta kuda yang ia naiki saat ini. Hari ini rutinitas rutin yang di lakukan oleh Duchess  Nekoma ini adalah melakukan kunjungan Istana, dan kali ini dia akan mengunjungi Istana Shinsuke.

belum sampai di Istana Shinsuke, Alisa meminta untuk turun di depan sebuah toko cenderamata.

"Permisi Duchess, apakah anda ingin membeli sesuatu di sini? " Seorang pelayan menundukkan kepalanya tepat di samping Alisa yang baru saja turun dari dalam kereta kudanya.

Alisa menoleh pelan lalu tersenyum. "Tentu saja, "

Alisa menjadi pusat perhatian sekarang, karena seorang Duchess terkenal itu datang ke ibukota Kerajaan Shinsuke.

"S-suatu kehormatan bagi saya bisa melayani anda di toko kami Duchess. " Seorang lelaki pemilik toko itu menunduk gugup di depan Alisa.

Alisa kembali tersenyum manis. "Terimakasih, jika boleh bertanya. Apakah di sini ada hiasan barang antik? " Tanya nya.

"T-tentu saja ada Duchess, silahkan lewat sini. "

Karena sudah di beritahu sebelumnya oleh pihak Kerajaan Nekoma, jika Duchess nya Alisa Haiba akan melakukan rutinitas kunjungan Istana. Jadi Kiyoomi dan semua yang ada di Istana Shinsuke menyiapkan acara penyambutan nya.

30 menit lewat sudah, Kereta kuda yang membawa Alisa akhirnya datang juga.

"The Lady, Princess Grand Duchess Alisa Haiba Of Nekoma. Telah tiba. " Seru Aran di depan gerbang Istana Shinsuke menyambut kedatangan tamu.

Kereta kuda merah khas milik Kerajaan Nekoma itu memasuki kediaman Shinsuke, Alisa turun dari Kereta kuda yang di bantu oleh pengawal itu, lalu tersenyum anggun kepada Kiyoomi di depannya.

"Kau telat beberapa menit. " Kiyoomi menatap datar Alisa, itu tatapan biasa miliknya.

Alisa terkekeh geli. "Saya hanya turun sebentar dan membeli beberapa cenderamata untukmu Pangeran, " Alisa menunduk dengan mengangkat rok gaun nya sedikit, itu terlihat sangat anggun.

Kiyoomi meletakkan sebelah tangannya di dada kiri, dan sebelah tangannya lagi di belakang pinggang. Kiyoomi sebagai tuan rumah pun ikut memberikan salam hormat kepada Alisa.

"Tolong terimalah. " Ucap Alisa, prajurit yang membawakan cendramata itu langsung memberikannya kepada Kiyoomi sopan.

Kiyoomi mengambil barang pemberian Alisa yang di bungkus oleh kotak berbahan dasar kulit kayu yang diikat oleh pita emas di lengkapi dengan berlian dan mutiara yang menghiasinya.

"Barang aneh apa lagi yang kau bawa kemari? "

Sudah menjadi kebiasaan umum bagi Kiyoomi jika Alisa datang karena kunjungan Kerajaan dia selalu membawa barang yang tidak pernah Kiyoomi lihat sebelumnya, makanya dia mengatakan jika itu barang aneh.

Bahkan saat mereka masih kecil pun Alisa selalu membawakan barang-barang seperti itu kepada Kiyoomi, dan tentu saja Kiyoomi menyimpannya dengan baik untuk menghargainya.

"Tega sekali anda menyebutnya barang aneh, tapi setidaknya saya datang tidak dengan tangan kosong Pangeran. "

Mendapati Alisa yang tersenyum Kiyoomi langsung mempersilahkan nya untuk masuk ke kediaman Shinsuke. "Silahkan. "

"Komori, " Panggil Kiyoomi pelan.

"Baik, ada apa Kiyoomi-sama. " Komori langsung menghampiri Kiyoomi sambil menunduk sopan.

My Prince SAKUSAATSUMU:Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang