"cantik" gumam Off tanpa sadar begitu Gun membuka pintu kamarnya
"Kau bilang apa?" Tanya Gun dengan wajah penasaran andalannya
Off gelagapan namun dengan cepat dia mengatur raut wajahnya agar terlihat biasa saja.
"Ah tidak ada" jawab Off singkat
Gun memutar bola matanya jengah, Off selalu seperti ini, selalu tertutup dan misterius, Off tidak pernah berbagi ceritanya pada Gun, padahal Gun selalu membagi apapun cerita hidupnya pada Off. Tidak adil bukan?
Off dan Gun dua sahabat dari kasta yang berbeda. Ah tidak, menurut Off mereka bukalah sahabat, tapi Tuan muda dan Pembantu. Yah itu lebih cocok.
Flahsback On
"Mommy.. Gun pulang!!" Seruh Gun kecil sembari berlari masuk kedalam rumah megahnya, dia bahkan dengan tegah meninggalkan Daddynya di depan pintu rumah dengan menenteng tas sekolah Gun.
"Hey anak mommy....." Balas sang mommy sembari merentangkan tangannya bersiap untuk memeluk putra tunggalnya.
"Mom,,, Who is that?" Tanya Gun sembari melepaskan pelukan sang Mommy, matanya mengarah pada seseorang di balik kursi makan yang ada di ruang makan
Mommy dan Daddynya kompak menoleh kearah yang Gun maksud, dan disana, berdiri seorang anak laki-laki seumuran Gun, pakiannya kumal, badannya kurus, rambutnya agak gondrong, dan ada bulatan hitam dibawah matanya.
"Oh.. itu Off namanya" jawab Mommy Gun. Gun sontak memiringkan kepalanya menatap bungung pada Mommynya.
"Bi Dararat!" Panggil Mommy Gun kearah dapur. Lalu dari sana muncul seorang wanita dewasa penampilannya tidak jauh berbedah dari anak bernama Off tadi. Dengan sedikit tergesah dia berjalan menghampiri Nyonya rumah.
"Off, kau juga, kemarilah" panggil Mommy Gun.
"Dad, Gun, ini Bi Dararat dan anaknya Off. Mereka pembatu baru dirumah kita, dan Bi Dararat, Off, ini suami dan anak saya Gun" jelas Mommy Gun sembari memperkenalkan 4 orang didepannya itu.
"Selamat siang Tuan dan Tuan muda" sapa Bi Dararat sembari membungkuk hormat, begitu pulah dengan putranya Off
" Selamat siang Taun dan Tuan muda" sapa Off."Yah siang, semoga kalian betah disini yah" balas Daddy Gun sembari mendudukan tubuhnya di sofa lembut yanga da di ruang tengah rumahnya.
"Bi Dararat tolong siapkan makan siang yah" ucap Mommy Gun lalu tangannya bergerak membuka kancing kemeja seragam sekolah Gun.
"Baik Nyonya" jawab Bi Dararat lalu berbalik menuju dapur, tidak lupa menarik tangan anaknya.
"Off, apa kita sebaya?" Tanya Gun, menghentikan langkah Off yang mengikuti Ibunya.
"Hm kurasa begitu Tuan muda" jawab Off sopan.
"Kalau begitu mari kita bermain!!" Seruh Gun sangat kegirangan, dia bahkan berlari menuju ruang bermainnya hanya dengan menggunakan celana dalam, karena Mommynya baru selesai melepaskan semua seragam sekolah yang sejak tadi menutupi tubuh mungilnya.
"Sayang, pakai baju dulu!" Seruh Mommy dengan suara menggelegar
"Sudahlah Mom, seperti tidak tau saja bagaimana putramu itu" ucap Daddy sembari menutup telinga karena teriakan Mommy.
"Off, ini pakian Gun, minta dia memakainya" pinta Mommy sembari menyerahkan dua potong pakian kepada Off.
"Baik Nyonya" setelah mengambil pakian Gun dari tangan Nyonyanya, Off segerah menuju ruang bermain menyusul Gun.
Gun baru berusia 10 tahun, kini dia duduk di kelas 5 sekolah dasar. Terlahir dari keluarga yang serba berkecukupan membuat Gun tumbuh menjadi anak yang manja, di tambah dengan statusnya sebagai anak tunggal membuat sifat manja Gun didukung dengan perlakuan dua orang tuanya yang mana memang selalu memanja dan merajakan sang putra.
