05; Real Break up?

323 71 18
                                    

Bau rumah sakit menyeruak masuk ke dalam penciuman Ryujin. Sejak 5 menit yang lalu gadis itu telah sadarkan diri dan sampai sekarang masih tak percaya atas apa yang di lihatnya, punggung tangannya yang di infus dan Jeno yang saat ini duduk di sampingnya dengan tatapan yang mengintimidasi.

"Ehm ini, gue kok bisa ada disini?" Tanya Ryujin pada Jeno, berusaha untuk mencairkan suasana yang menegangkan ini.

"Gue gak izinin lo bertanya"

Ryujin menatap Jeno heran. Kenapa ia harus butuh izin Jeno untuk bertanya. "Cih. Lo bukan siapa-siapa gue, kenapa gue harus minta izin dulu kalau mau bertanya?"

Mendengar ucapan Ryujin yang menantangnya membuat Jeno bangkit dari duduknya dan mendekat ke Ryujin. Bahkan wajah mereka hanya berjarak sejengkal.

"Sial! Ini gak aman" batin Ryujin.

"Dengar baik-baik ucapan gue! Orang yang udah terlanjur buat gue jatuh cinta gak bakal bisa lepas dari gue!"

Jeno menjeda ucapannya sejenak, pemuda itu semakin mendekatkan wajahnya. Jika Ryujin bergerak sedikit saja, maka bisa di pastikan bibir mereka akan bertemu.

"Sebelum lo ceritain semua hal yang lo sembunyiin dari gue, pintu ruang rawat rumah sakit ini gak bakal terbuka. Dan itu artinya lo gak bakal bisa kemana-mana tanpa izin gue"

Lee Jeno gila. Ya setidaknya itu menurut Ryujin sekarang.

✧༝┉•°⋆✦𝖙𝖗𝖔𝖚𝖇𝖑𝖊✦⋆°•┉༝✧

Sudah satu jam berlalu dan entah sudah ke berapa kalinya Jeno menghela napas panjang mendengar setiap apa yang di ceritakan Ryujin.

Yang di katakan Jaemin memang benar, kenyataannya Ryujin banyak menyembunyikan sesuatu dari Jeno.

"Udah. Gue udah ceritain semua yang mau lo tau"

"Gak ada yang lo sembunyiin?"

"Gak ada Jeno. Itu udah semuanya, jadi sekarang biarin gue pergi"

"Ck' gue belum izinin lo pergi sebelum semuanya terselesaikan"

"Gue udah ceritain semuanya kan? Apalagi yang perlu di selesain Lee Jeno"

"Hubungan kita, gue rasa keputusan lo di mobil waktu itu ada benarnya juga"

Mendengar ucapan Jeno, Ryujin seketika membeku. Apakah mereka berdua akan benar-benar mengakhiri hubungan ini? Bukankah harusnya hubungan mereka membaik setelah Ryujin menceritakan semuanya, tapi kenapa Jeno malah ingin mengakhirinya?

"Let's break up"

Tiga kata itu mampu membuat ruang rawat rumah sakit menjadi sunyi seketika. Ryujin dan Jeno sama-sama terdiam, Ryujin yang tak tau harus bereaksi seperti apa dan Jeno yang seperti memikirkan banyak hal sebelum ia kembali melanjutkan ucapannya.

"Let's ending this toxic relationship and let's start a new chapter with healthy relationship"

Setelah mengatakan itu, Jeno mendekatkan wajahnya pada Ryujin dan mengecup pelan bibir gadis itu sebanyak tiga kali. Ryujin yang masih dalam keadaan mencerna ucapan Jeno hanya diam mematung dan memilih membiarkan Jeno mengecup bibirnya.

Walaupun kecupan terakhir Jeno berujung lumatan yang membuat Ryujin kehabisan napas.

Trouble | Season 2Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang