"Tuan Atsumu, anda di panggil untuk ikut makan siang oleh Pangeran. " Seorang pelayan wanita datang dia mengetuk pintu tiga kali sebelum mengatakan apa yang di perintahkan.
Atsumu yang berada di dalam kamarnya langsung bergegas untuk bersiap, jika dilihat Atsumu berganti pakaiannya, simpel tapi elegan. Atsumu dan pelayan wanita itu langsung turun kebawah.
"Astaga! " Celetuk Atsumu saat sudah sampai di ruang makan super besar itu, di sana sudah ada Kitashin, Kiyoomi, dua anak kembar, dan satu orang yang sempat Atsumu tabrak tadi saat menghindari Kiyoomi.
Pria yang memakai pakaian bernuansa biru dongker, beberapa pun di dada kirinya, kulit sawo matang. Tidak salah lagi, dia adalah orang itu.
"Wah wah, benar-benar sebuah kebetulan ya?. " Kata Iizuna sambil menopang kan dagunya tersenyum kearah Atsumu.
Kiyoomi menoleh pelan. "Kalian saling kenal? "
Iizuna mengibaskan tangannya. "Tidak tidak, tadi siang aku tidak sengaja bertemu dengannya yang sedang tergesa-gesa. "
"Maaf karena saya langsung pergi setelah dengan lancang nya menabrak anda. " Ucap Atsumu sambil menunduk.
"Tidak apa, tidak masalah. " Iizuna tersenyum. "Kalau begitu perkenalkan, saya Iizuna Sakusa. Putra ke-2 dari Kerajaan Itachiyama, saya masih saudaranya Kiyoomi. "
Atsumu pun ikut memberi salam hormat serta berkenalan diri. "Saya Atsumu Miya. "
"Atsumu ya? "
Para pelayan mulai berdatangan dengan membawa banyak makanan di atas meja, daging panggang sup serta makanan mewah lainnya ada di atas meja.
Atsumu memotong daging sapi panggang, memakannya dan meresapi bagaimana rasanya.
Ini enak!
"Atsumu, kau mengganti bajumu? " Tanya Kitashin yang makan tepat di meja utama.
Atsumu menoleh dan melihat sekitar badannya yang dibaluti pakaian menawan itu. "Ini pemberian Osamu, apakah terlihat aneh? "
Kitashin mengambil segelas air lalu meminumnya dua tegak. "Tentu saja itu sangat bagus, adikmu pandai memilihnya. "
Surai kuning itupun mengangguk mengiyakannya. "Benar. "
Sorot matanya menoleh kearah sang adik Kiyoomi, yang terus-terusan menatap mereka dengan tatapan penuh kekesalan.
****
Sesudah acara makan siang, Kiyoomi, Kitashin dan Atsumu menjemput Iizuna kembali ke Istananya dengan kereta kuda yang sudah menunggu di gerbang utama. Setelah Iizuna kembali, Atsumu pergi ke ruangan kerja milik Kitashin.
Walau sebenarnya Kiyoomi bersikeras untuk tidak memperbolehkannya, atau Kiyoomi ikut bersamanya. Tapi Atsumu dengan 1001 alasannya yang tidak masuk akal itu membuatnya berhasil lolos dari kukuhan Kiyoomi yang menahannya.
Atsumu memasuki ruangan itu dan sudah ada Kitashin dan Yukie di dalamannya, Atsumu melihat Yukie menatapnya tidak suka karena akhir-akhir ini Atsumu lebih sering ke tempat kerjanya Kitashin.
Dan baru kali ini juga Yukie di perbolehkan ada saat Atsumu juga datang.
"Aku sudah bilang kepada yang mulia, jika berkenan pelamaran resminya biar Kiyoomi dan dirimu yang pergi. " Ucap Kitashin.
Atsumu mengangguk sembari tersenyum. "Terimakasih, saya tidak tau harus berterimakasih dengan cara bagaimana. "
Kitashin tersenyum kearah Atsumu. "Jadilah istriku. " Celetuknya.

KAMU SEDANG MEMBACA
My Prince SAKUSAATSUMU:
RomanceBerawal dari seorang Omega Atsumu miya yang menjadi pelayan di Kerajaan Seijoh, mendadak di paksa untuk menjadi seorang selir. Merasa jika Pangeran bukanlah pasangan jiwa nya karena tidak bisa mencium aroma Alpha. Atsumu memilih kabur dari Istana Se...