Happy Reading
Sepulang sekolah Sakura seperti biasa ia menunggu bus di halte biasa tempat dia menunggu bus dan seperti biasa pula Gaara memberhentikan motornya kalau melihat Sakura sedang menunggu bus. Entah kenapa Gaara sangat senang mengganggu hidup Sakura. Haha.
"Hai" sapa Gaara setelah melepas helmnya.
"Senpai? Kurasa kau tidak perlu menemaniku setiap hari".
Gaara tidak menanggapi protesan dari Sakura. Pria itu hanya duduk disamping Sakura.
"Masih mau menunggu bus atau aku antar?" tanya Gaara setelah lima menit menemani Sakura menunggu bus.
Sakura menoleh "Tunggu sebentar lagi saja". Sakura tadinya ingin memberitau Gaara kalau ia sudah pintah tapi nanti saja lah.
Tin Tin
Gaara dan Sakura menoleh kedepan Gaara langsung berdiri "Mau apa kau?" tanya Gaara.
Pria itu membuka kaca helmnya oh... Dan ternyata itu Toneri.
"Sakura ayo kuantar" ajak Toneri.
Gaara menoleh menatap Sakura lalu pandangannya kembali arah Toneri. "Kau mau menculik temanku lagi?".
Toneri terlihat menggeleng lalu ia melepaskan helmnya lalu menatap sinis Gaara "Niatku baik, aku hanya ingin mengantar calon pacarku pulang kerumah".
"Calon pacar" Gaara mengulang ucapan Toneri "Jangan bercanda".
Toneri tertawa pelan ia turun dari motor dan berdiri dihadapan Gaara "Ada masalah kalau gadis itu calon pacarku? Lagi pula dia sudah tidak ada yang punya kan?".
Gaara mencengkram kerah kemeja Toneri lalu Sakura yang panik langsung memeluk Gaara sambil menenangkan Gaara. "Sudah sudah, Toneri cuma bercanda.. " lalu Sakura menatap Toneri dengan tatapan memohonnya "Iya kan, kau cuma bercanda?".
Toneri yang melihat tatapan Sakura langsung melunak "Anggap saja seperti itu" ucap Toneri.
"Ayo pulang, busku sudah lewat" ucap Sakura sambil menunjuk bus yang baru saja lewat.
"Toneri maaf, lain kali ya kita pulang bersama" ucap Sakura dengan nada menyesal sedangkan Toneri hanya bisa mengangguk dan melihat kepergian Gaara dan Sakura.
.
.
"Senpai aku sudah pindah, jadi bukan kearah sana lagi". Ucap Sakura.
"Aku tidak tau kau pindah" Gaara berucap sambil mengikuti jalan yang diarahkan Sakura.
Kurang lebih lima belas menit mereka berdua sampai lobby apartemen yang Sakura tinggali bersama Sasori. Gaara menatap Sakura yang sudah turun lalu pria itu tersenyum tipis dibalik helmnya.
"Kau berhutang cerita padaku". Ucap Gaara.
Sakura pun tersenyum dan mengangguk "Nanti malam kau sibuk senpai?".
"Tidak" dalam hati Gaara 'Tumben sekali' batin Gaara.
"Mau jalan-jalan naik motor keliling kota atau angkringan?" tawar Sakura.
Gaara melepas helmnya dan menunjukan senyuman tipis milik Gaara yang menawan "Keliling sebentar lalu kita ke angkringan kurasa itu oke".
Sakura pun tersenyum semangat "Jam tujuh malam ya senpai".
"Baiklah, aku pulang dulu kalau begitu. Aku akan mengabarimu nanti".
Sedangkan ditempat lain dimana ada Karin dan Sasuke yang sedang dirumah Kizazhi, Karin benar-benar akan menjatuhkan harga diri kembarannya didepan Sasuke.

KAMU SEDANG MEMBACA
UCHIHA SASUKE
RandomMenceritakan bagaimana Sasuke menyakiti perasaan mantan kekasihnya yaitu Sakura. Dan kehidupan pahit yang dijalani Sakura setelah difitnah oleh saudara kembarnya sendiri sampai dibenci oleh orang tuanya sendiri.