Dress ( 1 )

1.6K 46 0
                                    

Hot Mommy adalah sebutan yang ingin aku dengar,di usiaku yang berusia tiga puluh tahun dan punya seorang anak laki-laki berusia empat tahun kalau keluar sendirian banyak yang mengira aku masih kuliah sayangnya aku belum mendengarnya tapi tak tak menghentikanku buat berusaha.

Contohnya membeli dress ini,aku mengikuti perkembangan fashion karena itu dunia keduaku.

Menonton met gala 2022 memberiku inspirasi ide gaun yang bisa di pakai kalau ke pesta,sabtu besok kantor Suamiku mengadakan acara dan aku sudah mempersiapkannya dengan maksimal

Aku membeli dress yang mirip dengan milik Olivia Rodrigo,harganya lumayan tapi membuatku merasa percaya diri walau belum mencobanya.

Gaun yang cukup terbuka di bagian atas itu harus di lengkapi dengan penutup dada tapi bukan bra,orang mengenalnya dengan nipple cover.

Aku juga sudah memesannya walau belum sampai,punya anak sedikit mengurangi kebebasanku tapi tidak masalah aku selalu tersenyum setiap melihat sikapnya.

Anakku sangat aktif,dia juga ramah dan pandai.

**

Aku menahan diri memamerkan dress yang aku beli ke Suamiku,aku berharap nipple cover pesananku cepat sampai jadi aku bisa mencoba gaun itu.

Aku cukup rewel tentang pakaian,semuanya harus terlihat serasi bukan hanya pantas.

"Belanja lagi?"

Bangchan,Suamiku melirikku yang sedang membuka aplikasi shopping online.

"Nggak,hanya lihat-lihat saja"

"Jangan terlalu banyak main ponsel"kata Bangchan.

"Hmm"

Aku pindah duduk ke sebelahnya,memeluknya dari samping dan mencium pipinya.

"Bagaimana pekerjaan hari ini?"

"Seperti biasa,tidak ada masalah"kata Bangchan.

Dia mengusap-usap rambutku,memainkan ujung rambutku.

"Bagaimana hari ini?"tanya Bangchan.

"Seperti biasanya..merindukanmu"

Dia menoleh,aku mencium ujung bibirnya dan dia mencium penuh bibirku.

Kami hanya pacaran tiga bulan lalu menikah,masa pacaran kami di lanjut saat menikah seperti sekarang.

--

Aku termasuk orang yang susah tidur dan susah bangun pagi,hampir setiap pagi Bangchan bangun duluan dan membangunkan aku.

Dia bangun sebelum matahari terbit,alasannya supaya tidak kalah dari anaknya.

Anak kami tidur di kamar sendiri dari umur dua tahun,kamarnya di sebrang kamar kami.

"Morning baby"

Dia mencium keningku,aku hanya terbangun dan membalik tubuhku.

"(Child name) sekolah hari ini?"tanya Bangchan.

"Hm?"

Aku masih sangat mengantuk,merapikan selimut dan tidak mau berfikir apa-apa.

"(Child name)"kata Bangchan.

Aku tidak menyahut,lelap dalam sesi baru tidurku.

"Baby..sayang"panggil Bangchan.

Dia merapatkan dadanya ke punggungku,memelukku dan mencium pipiku.

Aku sedikit terganggu,tapi sudah biasa.

"Kau harus memberiku jadwal sekolah (child name) kalau begitu"kata Bangchan.

Dia menggigit-gigit pakaian di bahuku,tangannya mengusap-usap perutku.

Bangchan & Me 🔞Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang