"aku cuma ingin terlihat cantik apa itu salah?"
"Untuk siapa?kalau untukku bahkan dengan pakaian rumah,rambut yang acak-acakan dan wajah bangun tidur saja kau itu cantik"kata Bangchan.
Bangchan menarikku dalam pelukannya,aku meronta ingin di lepaskan.
"Besok aku belikan,tidur saja dulu"kata Bangchan.
"Tadi aku bilang jangan sentuh aku selama satu minggu"
"Kalau tidak membolehkanmu memakai dress itu?kan aku bilang boleh tapi di rumah,kau tidak bilang tentang memakainya ke acaraku kan?"tanya Bangchan.
Aku melepaskan diri dari rengkuhan tangannya,berbalik memunggunginya.
"Selalu begitu,kau selalu membalikan kata-kataku..kau tidak tau kan sesusah apa aku mendapat dress itu"
Suaraku serak menahan tangis,aku tidak suka pilihanku di sepelekan.
Bangchan memeluk perutku,aku menepis tangannya.
"Jangan sentuh aku!"
Aku memeluk selimut,air mataku meleleh ke bantal.
"Sayang..aku setuju kau akan terlihat menawan dengan dress itu tapi aku tidak rela orang lain melihat keindahan yang hanya milikku"kata Bangchan.
"Terserah"
"Jangan marah"kata Bangchan.
Dia memeluk perutku lagi,aku menepis tangannya.
"Jangan peluk aku!!aku nggak mau!!"
Ku sembunyikan wajahku dalam selimut dan menangis,aku merasa sangat kesal.
--
Lumatan lembut di bibir bawah membuatku terbangun,Bangchan menatap wajahku dan mengusap rambutku.
"Morning baby"bisik Bangchan.
Dia mencium lagi bibirku,mataku kembali terpejam karena masih mengantuk.
Aku tidak tau tidur jam berapa,yang aku ingat aku ketiduran karena menangis.
"Bangun"kata Bangchan.
Dia menarik selimut,mengusap-usap perut rataku.
"Nanti"
"Kau kan harus memandikan (child name) nanti aku mengantarnya ke rumah Mami lalu membelikanmu dress untuk malam ini"kata Bangchan.
Aku teringat kejadian semalam,berbalik memunggunginya.
"Sayang..kita janji antar (child name) jam sembilan ini sudah jam tujuh"
Dia mengusap punggung dan menepuk bokongku,aku menoleh sambil merengut.
"Ayolah"kata Bangchan.
**
Tidak semua acara boleh membawa anak,contohnya acara malam ini.
Anak kami akan menginap di rumah Orang Tua Bangchan satu malam,kalau tidak ada rencana tambahan.
Aku mencium kening dan pipi anakku,Bangchan membuka pintu mobil.
"Bye"
"Bye Mami"
Anak kami duduk di kursi penumpang,Bangchan memakaikan safetybelt lalu menutup pintu.
"Kami pergi dulu'kata Bangchan.
Dia memeluk pinggangku,aku mencium ujung bibirnya.
"Lagi"kata Bangchan.
Ku cubit perutnya sambil mencium penuh bibirnya.
"Jangan lama-lama"
**

KAMU SEDANG MEMBACA
Bangchan & Me 🔞
Short Storycerita pendek tentang kamu dan Bangchan note. tidak semuanya 🔞 15 juni #53 me 17 #19 nc