Satu persatu temanku telah dijemput pulang, namun aku masih diskolah karena mama tadi sudah bilang jemputnya agak telat,
Tiba - tiba dari arah belakang aku terkaget karena ada yang menepuk punggungku,
" Clar, kok belum dijemput? Jangan kebanyakan bengong nanti kesambet lo " ucap Alisha, " Gak kok al, ya seperti biasalah mamaku masih ada urusan di kantor, aku sering kok nunggu ampe jam segini " Jawabku
Alisha ini dulu deket banget aku sama dia waktu kls 7 & 8 namun di kelas 9 ini kita beda kelas,
Jadinya udah agak renggang gtu,
Anaknya persis banget kayak aku, suka baca, terus pendiem banget kalo gak akrab, tapi kalau sudah akrab, pecah banget kita.Kemudian kita duduk bareng sambil ngobrol, setelah kupersilahkan duduk,
" Gimana kabarmu al?, kamu sendiri kok belum dijemput? " tanyaku,
Dengan sedikit senyum dia berbicara,
" Emang sengaja klo aku al, aku biasanya nunggu diperpus, tapi emang aku bilang sama supirku untuk jemputnya jam 5,, "Jadi di SMP Kasih Budaya ini jam normal sekolaj adalaj jam 7.30 - 15.00
ku terheran heran karena biasanya murid pingin cepet pulang,ini malah suka diskola.
Tanyaku lagi,
" Kok kamu aneh? Emang apa yang buat kamu seneng diskolah? "Jawabnya,
" Ya enak aj, jalan2 diskola atau baca2 buku bacaan di perpus mnikmati suasana sekolah yang sepi itu enak tau, kayak kita yang punya sekolah ini, hahaha" Sambil tertawa di akhir kalimat dia bercerita,Iya ya, dalam hati kuberfikir sepertinya asik juga ya,
Akhirnya aku minta alisha untuk mengantarkan aku keliling skolah dan mampir ke perpus sambil menunggu jemputan,
Sambil jalan aku bertanya,
" Al, kamu masih dideketin sama kakak kelas itu gak? "Alisha menjawab,
" Gak tau juga, aku lo jarang banget main hape, males banget tau clar, banyak banget yang chat/dm aku "Jadi Alisha ini salah satu temenku yang lumayan famous disekolahku, wajahnya cantik, kulitnya putih kepribadiannya juga baik dan satu lagi, dia tidak pecicilan kayak temen2ku yang lain, ibaratnya Alisha ini seperti permata banget.
Gak heran seh dia baru jalan jalan di skolah bila semua murid sudah pulang,
Karena pada masa istirahat dia cuma diem dikelas, kalau dia lapar palingan dia nitip,,
Dia bukannya sok bossy tapi bila ia keluar kelas, kekantin aj,
Sumpah cowok cowok liar itu pasti kayak deket deketin si Alisha,
Kalau dulu waktu kita sekelas, kakak kelas itu ampe nekad masuk kelas kita sampe pada akhirnya kita lapor ke wali kelas." Ya ampun emang gila ya Kakel itu, tergila gila sama kamu dia al, hahaha" Ucapku sambil tertawa dan diikuti oleh Alisha juga.
Namun seketika Alisha terdiam dan berbicara.
" Kadang aku nyesel kayak gini tau clar, bukannya aku gak mau bersyukur tapi bila aku tidak seperti ini, apakah kehidupanku bisa normal?"
Mata Alisha tiba2 mulai berlinang air mata, aku terdiam sambil menunggu kata2 apalagi yang akan keluar dari Alisha.
" Aku pingin kayak kamu Clar, kayak temen2 yang lain, kemana aja bebas tanpa ada yang perhatiin atau gangguin, aku bisa seh marah ke mereka semua dan bilang pergi, tapi itu bukan karakterku, aku lebih baik diam dan menangis dalam hati. "
Ucap Alisha.Sambil kuambil tisu di tas kecilku aku usap air mata Alisha, sambil berucap
" Iya Al, aku faham kok masalahmu, dan aku juga pernah bilang kan ke kamu, kalo banyak juga kok yang pingin jadi seperti kamu "
Alisha tiba2 menghempaskan tanganku, dan berbicara
" Clarissa!!!, tadi kan sudah aku bilang aku bukannya gak bersyukur tapi aku, "
Belum sampai Alisha selesai berbicara tiba2 Clarissa pingsan
................
" Clar,, Clarissa, anakku sayang "
Kudengar suara mamaku sambil mengelus pipiku,,
Aku membuka mata sdikit demi sdikit,
Dan kulihan mamaku masih dengan baju kerjanya," Ini dimana ma? " tanyaku,
" Masih di skolah ini nak, di UKS, ini temanmu Alisha masih disini kok" Ucap mamaku.Lalu Alisha ke hadapanku sambil meraih tanganku,
Lalu dia berucap," Maafin Alisha ya clar, aku gak sengaja tadi, aku reflek aj gara2 kamu masih aja kayak yang lain, maafin ya clar "
" Ih gak papa Al, bukan karena itu kok kayaknya aku pingsan,
Aku cuma makan pisang dari pagi, karena itu deh aku lemes " Ucapku pada alishaLalu mamaku dengan muka agak kesal berujar kepadaku, " Makanya dikasi makan itu ya dimakan jangan di kasi temenmu "
" Iya ma, maaf " Jawabku
Sebenarnya aku tidak berikan ke temenku seh, aku berikan itu kepada petugas kebersihan di skolahku, karema kasian aj melihat mereka, jadi sering aku kasih bekal makananku.

KAMU SEDANG MEMBACA
CLARISSA ( Jangan Berhenti Mencari )
RandomKetika kita mempunyai kelebihan untuk menyelesaikan masalah orang, apakah masalah sendiri bisa kita selesaikan?