Bruuuuummm,,
Suara mobil dari mamaku mulai jalan beranjak dari skolah, Alisha juga telah dijemput tadi." Rissa, makan malam di Soto kesukaanmu yuk " ajak mamaku,
" Ayo ma , gas!!! " Jawabku
Aku memang suka banget ama soto, hehe kebetulan aku juga lapar. Dan ya waktu juga telah menunjukan jam 6 sore.
Namun ketika aku melihat jalanan, aku tiba2 terbayang peristiwa tadi siang di skola ketika Alisha bercerita,
Sejenak aku berfikir, seorang Alisha yang mempunyai kehidupan sempurna, wajah Cantik, pintar, tumbuh dalam keluarga yang harmonis tapi tetep aja ada masalah dalam kehidupan dia.Aku biasa menyelesaikan soal matematika yang penuh logika dengan cepat, apakah aku bisa menemukan solusi untuk masalah Alisha? Oke, inilah tantanganku sekarang sambil tersenyum aku berfikir dalam hati.
Tanpa kusadar ternyata daritadi mamaku memperhatikan aku,
" Kamu kok kayak lagi seneng nak? Senyum2 sendiri gtu "" Ehh,, hehee gak kok ma " Jawabku
" Ah, yang bener? Uda mulai suka sama cwo yaa anak mama ini ? ' Mama membalas
" Sumpah bneran gak ada ma, aku cuma lagi berfikir tentang tantangan baru dan aku sudah mulai dapet ma"
jawabku" Emang apaan seh?, " tanya mama dengan keponya.
" Rahasia dong ma, nanti aku juga cerita ke mama kok"
Mama dengan muka agak kesal, sambil menjawab,
" Ya uda, yang penting positif yaa" Ujar mama dengan muka kesalnya karena blom dapet jawaban yang dia inginkan.
...........
Esok harinya aku semangat sekolah dan langsung mencari Alisha dikelasnya sebelum pelajaran berlangsung." Hai Al, maaf ya soal kemarin "
Sapaku ke alisha dengan gesture meminta maaf" Eh santai aj kali, aku juga yang minta maaf gara2 terlalu emosional kemarin " Jawab Alisha
" Yauda, blom lebaran kali Al, gak usah saling maaf2an gitu, hhehe"
Kemudian kita tertawa bersama.
" Eh Al, tapi aku baru tau lo, ternyata permasalahanmu deep juga ya, padahal aku dan teman - teman yang lain mengira kehidupanmu kayak impian semua remaja gitu, kamu cantik, pinter disukain banyak guru juga pokoknya impian banget lah "
Ujar aku kepada Alisha.Alisha tersenyum dulu sebelum menjawab,
" Iya Clar, aku faham kok, makanya aku agak gimana gitu kalau ada yang bilang, harusnya kamu itu bersyukur tau, orang tuaku juga sering bilang kayak gtu. Tapi gimana ya, aku sendiri suka ngerasa aneh dengan diriku sendiri. Dan apakah mereka berfikir tentang perasaan kita bila diperlakukan seperti itu bagaimana?"Ketika Alisha berbicara seperti itu, aku menatapnya sambil berimajinasi bagaimana bila menjadi dia,
Lalu Alisha lanjut bercerita," Tentang gimana seh perasaan kita bila kemana mana itu kayak diliatin banget, terus kemana mana kayak banyak yang mintain Instagram lah, WA lah dan bla bla bla, itu kayak privacy banget gak seh, sampe2 aku hapus itu instagramku gara2 banyak banget yg DM aku, aku kayak lebih suka ya suasana kayak kemarin gtu, ketika pulang skolah dan semua sudah pulang, aku mulai bisa leluasa menelusuri sudut2 skolah , merasakan ketenangan itu. "
Deg... Jantungku tiba2 berdegup ketika aku masuk ke imajinasi tersebut dan membayangkan sebagai Alisha disana.
Alisha sepertinya mempunyai masalah kepribadian yang biasa disebut dengan introvert.
Lebih tepatnya Introvert versi schizotypal yaitu kebiasaan yang menganggap dirinya aneh dan berbeda dari orang lain hingga memiliki kepercayaan yang aneh.
Aku pernah baca itu di Buku tentang psikologi social.Setelah dia selesai berbicara, aku menyela,
" Iya Al, sepertinya aku sudah faham tentang kondisimu"
Aku sambil lihat jam, sudah mau plajaran pertama dimulai.
" Nanti siang sepulang sekolah ketemu lagi ya di loby sekolah, kalau kamu percaya aku, aku akan kemukakan pendapatku dan aku kasih solisinya ya, sekarang kita jadi murid yang rajin dan suka menabung ya Al , hehee"
Kita tertawa bersama sambil aku pergi menuju kelasku....................
Bell pulang skolah telah berbunyi, aku gak pernah sesemngat seperti ini untuk menemui Alisha.
Sudah sejam berlalu Alisha belum muncul juga, aku telpon dia namun hpnya sepertinya gak aktif.
Kesal juga, akhirnya aku cari dia dikelasnya namun tidak ketemu juga, rasa keselku terhadap Alisha mulai muncul." Clarissa, kamu cari siapa? Kok kayak orang bingung? "
Tiba2 Sir Prast guru musik di skolahku menyapaku,
" Iya sir, saya dari tadi nyari si Alisha, tapi gak ketemu " Jawabku
" Lah, Alisha di ruang BK nak sama miss Rina, tadi pulang sekolah ada masalah sedikit dengan anak SMA dia tadi" Jawab sir Prast
Mendengar penjelasan dari sir Prast aku langsung mengucap terimakasih dan pergi ke ruang BK.
Tok.. Tok.. Tok..
Aku ketuk pintu ruang BK dan Ms Rina langsung membuka pintunya." Halo Clarissa, ada apa? " Ucap ms Rina
" Ms, Alisha dimana? " tanyaku pada ms Rina
" Maaf ya Clarissa, Alishanya lagi tidak mau diganggu " Jawab Ms Rina
Setelah Ms Rina menjawab pertanyaanku tiba tiba Alisha datang kepadaku dan langsung memelukku,
Alisha sesenggukan memelukku,
" Clarissa, aku takut kamu lama sekali tadi datang " Ujar alisha sambil sesenggukan .Aku masih bingung menjawab apa..
Setelah melihat kejadian itu, Ms. Rina langsung membawaku masuk ke dalam dan menyuruh kita duduk.
Sambil memberikan air minum kepada Alisha ms Rina menjelaskan tentang apa yang terjadi.
" Clarissa, ini Alisha tadi di loby ada berteriak kepada anak SMA, makanya saya bawa Alisha kesini, namun daritadi Alisha tidak mau menjelaskan kepada Ms, makanya begitu dia merespons kedatanganmu, ms rasa dia mau bercerita kepadamu " Ms Rina menjelaskan.
" Iya ms, jadi saya tadi ada janjian sama Alisha di Loby sekolah, namun daritadi saya nunggu Alisha gak ketemu ms " Jawabku,
" Kamu lama skali Clarissa, aku di loby uda dari jam 3", Alisha menyela.
" Maaf Alisha, tadi Mr. Astra lama skali menjelaskan, hingga lebih 5 menit kita baru keluar Alisha, maaf ya " Jawabku kepada Alisha
Alisha sudah mulai tenang dan mulai menjelaskan.
" Iya Clar, tadi aku baru keluar kelas langsung ke Loby, namun aku sempat berfikir, waduh tapi jam segitu biasanya loby masih banyak murid tapi takutnya kamu bingung nyari aku makanya aku beranikan ke loby Clar,
Dan yang aku takutkan terjadi,
Tiba2 segerombolan anak SMA lewat dan tanya2 ke aku, karena aku panik dan takut aku langsung teriak dan nangis clar " Ucap Alisha.Aku langsung memeluk Alisha dan meminta maaf kembali.
" Alisha, apakah Ms perlu panggil anak SMA yang tadi ganggu kamu untuk memberikan sanksi? " tanya ms Rina
Kmudian aku menjawab,
" Ms, spertinya tidak perlu ms, agar masalah tidak semakin melebar, bener kan Al? "Disusul anggukan dari Alisha,
" Yawda, kalian disini dulu kalau begitu ya, Ms mau ke kantor dulu " Jawab Ms. Rina
Setelah Ms. Rina pergi, aku senyum ke Alisha,
" Maafin ya al, aku telat, tadi seharusnya kamu tunggu di perpus aj, kan bisa chat ke aku, kalau kamu nunggu di perpus"
" Kamu gak tau ya, aku jarang bawa HP keskolah " Jawab Alisha
" Ya gak taulah al, kan kita baru deket lagi, ywda kamu udah tenang kan? "
Alisha mengangguk,
Ywda sekarang aku jelasin yang mau aku sampaikan tadi pagi.
" Oke Clar " Ucap Alisha dengan raut muka yang mulai ceria.
To be Continue
BAB 4
INTROVERT SCHIZOTYPAL

KAMU SEDANG MEMBACA
CLARISSA ( Jangan Berhenti Mencari )
Ngẫu nhiênKetika kita mempunyai kelebihan untuk menyelesaikan masalah orang, apakah masalah sendiri bisa kita selesaikan?