chapter 9

2.4K 101 1
                                    

****

Sesampainya di penginapan, Jisung langsung melangkahkan kakinya ke kamarnya namun niatnya ia tahan karena cekalan tangan Haechan.

"Eodiga?"

"Tentu saja kekamarku, kemana lagi" ucap Jisung kesal.

"Ikut"

"Mwo? Yak, Jung Haechan kau sadar apa yang kau katakan barusan?" Tanya Jisung dan dibalas anggukan polos dari Haechan.

"Begini, aku dan kau itu lawan jenis. Kau yakin mau ikut dengan ku kekamarku, kau tidak takut aku melakukan sesuatu padamu" ucap Jisung sembari berjalan mendekat kearah Haechan dengan smirk yang terpasang apik dibibirnya.

"Yak, jangan mendekat!" Pringat Haechan.

"Baru segini saja kau sudah takut, bagaimana jika aku melakukan hal lebih padamu" gumam Jisung.

"Kalau begitu pesankan aku satu kamar" ucap Haechan tanpa melihat kearah Jisung.

"Kenapa aku harus melakukannya? Kau kan bisa memesannya sendiri"

"Masalahnya aku tidak bawa dompet, hehe" ucap Haechan sembari tersenyum tanpa dosa.

"Ck, dasar menyusahkan" gerutu Jisung.

Meski enggan tapi Jisung tetap memesankan kamar untuk Haechan. Lagi pula mereka tidak mungkin bersama dalam satu ruangan yang sama dalam waktu yang lama. Membayangkan nya saja membuat Jisung takut.

"Saya pesan satu kamar lagi, atas nama Park Jisung. Untuk bayaran nya akan ku transfer lewat mobile banking"

"Maaf tuan tapi kamarnya sudah penuh"

"Apa penuh?"

"Iya tuan, sekali lagi kami mohon maaf atas ketidak nyamanan nya"

'terpaksa aku harus membawa si pendek itu kemarku karena semua kamar disini sudah penuh'

"Oi, pendek!"

"Yak, kau bilang apa tadi?!" Ucap Haechan tak terima dirinya dipanggil pendek oleh Jisung.

"Kamar disini penuh, jadi terpaksa hari ini kau harus menginap dikamar ku" ucap Jisung mengabaikan Haechan dan langsung beranjak pergi kekamar nya.

"Yak, tapi kau harus janji dulu kau tidak akan melakukan apapun padaku" triak Haechan.

"Aku tidak janji" gumam Jisung sembari melanjutkan lahkahnya mengabaikan Haechan masih menggerutu.

"Yak, Park Jisung! Tunggu aku!"

Diam-diam Jisung terkekeh kecil melihat tingkah laku kekanakan Haechan.

.o0o0o.

"Aku akan mandi dulu, kau tetaplah disini dan ingat jangan sentuh apa pun yang ada dikamar ini, mengerti!" Pringat Jisung.

"Ara Ara, kau fikir aku akan mencuri dikamarmu apa" gerutu Haechan.

Seperti yang diperintahkan Jisung, Haechan pun hanya berdiam diri dikamar tanpa melakukan apapun.

jung family sibling (NC)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang