'Tidak bisa begini terus, aku harus pergi dari sini'"Risa? Kau mau kemana?"
Risa berhenti dan menoleh kebelakang dan mendapati sahabat ributnya menatapnya heran.
"aku...hanya ingin jalan-jalan saja, kembalilah dan tidur Aoi"
"jalan-jalan? Ini bukan zaman kita Risa, lagipula kau bisa tersesat"
"kau ini cerewet sekali" ujar Risa sembari menarik tali kudanya dan membawanya menjauh tapi Aoi menghadangnya "apa lagi?"
"kenapa kau membawa perbekalan dan senjata, kau mau pergi jauh?"
"apa salahnya membawa senjata saat berada di tempat asing?"
Aoi diam tak menjawab tapi tetap tak mau memberi jalan "kau tak boleh kemana-mana, kita tak boleh terpisah"
"Aoi..."
"kau ingatkan, kita semua berjanji pulang bersama-sama? Bagaimana kalau sesuatu yang buruk terjadi padamu? aku tak ingin kau kenapa-napa"
Risa diam tapi kemudian tersenyum kecil dan mendekati sahabatnya yang lebih pendek itu dan Risa mengelus pucuk kepala Aoi "kau ini....benar-benar perhatian ya"
"Ri-"
"maaf"
Buukkk
Risa memukul leher belakang Aoi hingga gadis itu pingsan, Risa lalu memutuskan menggendong Aoi dengan cepat menuju ruangannya sebelum kembali dan menaiki kudanya lalu pergi seorang diri
"aku tahu, aku tahu kita harus pulang tapi....selama kita bersama orang-orang seperti itu, kita tak akan bisa pulang, kita hanya akan dalam bahaya terus menerus, karena itu..."
Risa terus berderap bahkan sampai hujan turun yang membasahi dirinya "maaf"
'uggh dimana ini...apa aku pingsan karena hujan'
"hei kau sudah sadar, syukurlah"
Suara perempuan itu membuat Risa terlonjak dan segera bangkit dilihatnya adalah putri Guan Yu, Guan Yinping.
"kau kan?..."
"aku Yinping, aku masih mengingatmu...emm..Watanabe Risa kan? Kenapa kau berkuda sendirian saat hujan deras seperti itu, salah satu orang-orang ku menemukan mu dan melapor padaku"
Risa terdiam selama beberapa saat, bingung apa yang harus dikatakan
"baiklah, aku akan membiarkanmu istirahat sejenak, sampai nanti"
"Tunggu!"
"eh?" Yinping terdiam di tempat dan menatap Risa bingung, member Sakurazaka itu lalu merogoh ke dalam pakaiannya dan mengeluarkan sesuatu.
Sebuah bandana atau ikat kepala berwarna hijau, dan bandana itu memiliki noda darah
"a-aku....kemari untuk mengantar kan ini..."
Yinping menerima bandana itu, tangannya gemetar, ia pun memejamkan mata dengan air mata yang menetes "kakak Ping....jadi begitu..."
"maafkan aku"
Yinping menatap Risa dengan kebingungan, kenapa gadis itu tiba-tiba meminta maaf "kenapa?"
"aku turut bertanggung jawab atas apa yang terjadi, pada Jingzhou dan juga pada kakakmu"

KAMU SEDANG MEMBACA
The Demons Of Peace
FanfictionBagaimana jika Idol group Sakurazaka46 tak sengaja terlibat dengan sosok ksatria wanita dari masa lalu? akankah semua normal atau mereka malah harus mengalami kejadian dan petualangan di luar dugaan? find out here