4

1.4K 199 51
                                    

Jinan dan Cindy akhirnya sepakat akan pergi honeymoon ke Korea. Setelah diskusi selama dua mingguan mereka memutuskan pergi ke sana hanya berdua saja tanpa Eve.

Eve nantinya akan di titipkan di rumah Chika selama beberapa minggu karena keluarga Jinan dan Cindy masing-masing pasti akan sibuk bekerja dan sekalian menghendel pekerjaan Jinan dan Cindy selama di tinggal pergi honeymoon.

Negara Korea dipilih karena Cindy ingin sekali pergi ke sana. Katanya ingin bertemu taehyung. Jinan pun tidak keberatan memenuhi keinginan Cindy itu. Karena sekarang prioritas dia adalah istri dan anaknya.

Eve sebenarnya marah karena tidak bisa ikut kedua orang tuanya pergi. Eve masih dalam suasana ujian kenaikan kelas sehingga dia tidak bisa ikut.

Untuk membuat Eve merelakan Jinan dan Cindy pergi adalah Shami menjanjikan akan membawa dia menyusul kedua orang tuanya setelah ujiannya selesai. Dengan begitu Eve mau di tinggal.

Dan siang ini rencananya pesawat CiNan akan terbang dari Jakarta menuju Korea pada pukul 10. Eve rela izin dari sekolah agar bisa mengantarkan kedua orang tuanya pergi.

Di bandara sudah berkumpul keluarga Jinan dan Cindy.

"Jangan bandel ya ? Papa sama mama pergi dulu."
Pamit Jinan pada Eve yang di gandeng Gaby yang juga ikut mengantar Jinan dan Cindy.

Eve hanya mengangguk pasrah. Antara bete dan sedih akan di tinggal mereka beberapa hari. Setelah berpamitan pada Eve, Jinan lekas berpamitan pada orang tuanya dan juga kedua mertuanya.

"Jangan sedih, kan nanti Eve nyusul sama oma dan opa. Ya ?."
Ujar Cindy mencoba membuat Eve tidak sedih.

"Iya. Hati hati ya, Mak ?."

"Iya. Maafin mama ngga bisa temenin kamu belajar buat ujian besok. Tapi harus rajin belajar buat ujian sama mama Chika ya ?. Mama pengen Eve peringkat satu di kelas. Bisa ?."

"Eve usahain. Mama ngga perlu minta maaf. Mama harus happy happy aja disana. Kan mama mau liburan jadi ngga perlu pikirin Eve. Eve pasti aman sama mama Chika."

"Iya. Baik baik sama mama Chika dan jangan bandel."

"Iya, mak."

"Love you."

"Love you to, mama Cindy."

Cindy memeluk Eve sebentar sebelum menyusul Jinan yang sudah mengantri masuk bandara.

"Ma, Cindy pamit ya ?."
Ujar Cindy pada mamanya.

"Iya, kamu ngga perlu khawatir. Nanti mama dan orang tua Jinan langsung anter Eve ke rumah Chika. Kamu dan Jinan harus jaga diri, sehat disana. Jangan lupa pakai jaket kalau keluar rumah, dan banyak makan juga. Ya ?."
Pesan Gaby.

"Iya, ma. Pa..Cindy pamit."
Cindy menyalami tangan Nabil.

"Iya, nak. Hati hati ya ? Kabari kami kalau kalian sudah sampai."

"Iya, pa."

Cindy kini menyalami Gracia dan Shami yang sudah selesai dengan urusannya di Jepang seminggu yang lalu.

"Ma, Cindy pamit."

"Iya sayang. Hati hati ya ? Have fun disana."

Cindy mengangguk dan lekas menyalami tangan Shami.

"Pa, Cindy pamit."

"Iya. Hati hati. Jaga diri kalian disana."

"Iya. Semuanya, kita pamit dulu."

"Iya."

Cindy melambaikan tangannya pada dua keluarga nya dan pergi bersama Jinan yang sudah lebih dahulu pamitan. Dia pergi mengurus koper dahulu soalnya.

Love You, Mama CindyTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang