Risa berderap dengan cepat, disebelahnya Yinping dan Xingcai mengikuti.Risa sudah bersikeras ia akan berangkat sendiri, tapi Xingcai khawatir bahwa tantangan bertemu sendirian itu adalah jebakan dan akhirnya meski enggan, Risa harus membiarkan Xingcai dan Yinping ikut dengan syarat mereka tak akan menyerang begitu saja.
Begitu sampai di lokasi yang di tuju surat itu, Risa dan kedua kawannya terkejut karena sudah ada seseorang yang menunggu mereka dan orang itu bukanlah Lingqi.
"Ka-Karin?"
Fujiyoshi Karin ada disana seorang diri, ia sedang duduk di dekat sungai kecil dangkal sembari melemparkan kerikil ke sungai itu.
Gadis itu mengenakan sebuah jubah mantel abu-abu yang bagian depannya menampakkan seragam dan pedang nya.
"hmm..." Karin menoleh "aa, lagi-lagi kau membuatku kecewa.....ternyata kau tak berani datang sendirian ya"
Ucapan dengan nada mengejek dan ditambah ekspresi senyum sinis itu membuat Risa tertegun.
"a-apa yang terjadi, surat itu-...aku pikir dari Lingqi, bagaimana teman-teman lain?"
"tak perlu risau...aku, Ten, Hikaru dan Hono tak memberi tahu siapapun kalau kau berkhianat" ujar Karin sembari berdiri "kau ingin tahu kenapa? Karena aku tak ingin membuat Yui-san sedih dengan kebodohanmu"
"Karin....jadi..."
"aku yang menulis surat itu dan ternyata sangat mudah membuat mu terpancing, aku bahkan tak perlu menyebut nama Yui-san dalam surat itu untuk membuatmu datang"
"......."
"awalnya aku ingin menantang mu berduel tapi jika kau takut, 3 lawan 1 pun aku terima" ujar Karin lalu memegang katananya dan menghunusnya, bersamaan itu aura api menguar, kain jubahnya pun berkibar "Watanabe Risa, aku menantangmu bertarung denganku"
Risa terdiam, kebingungan dan kepanikan terlihat jelas diwajahnya, ia tak tahu apa yang harus ia lakukan.
Yinping hendak bersiap tapi ia dicegah oleh Xingcai "ini masalah mereka, ini bukan ranah kita, biar Risa menyelesaikan ini sendiri"
Yinping khawatir tapi akhirnya mengangguk "Risa, kau harus hadapi ini sendiri"
Dan kedua orang itu mundur, Xingcai sejatinya melihat sifat ksatria pada diri Karin dan ia menghargai hal itu karena itulah ia memutuskan membiarkan kedua orang itu sendiri.
"a-aku..." Risa bingung, kedua tangannya gemetar...ini sama sekali tidak pernah ia bayangkan.
Namun tak ada waktu untuk berpikir karena Karin sudah mengambil ancang-ancang dan...langsung melesat menyerang Risa.
Risa menembakkan kilat dari tangannya ke tanah hingga ia melayang di udara untuk menghindar, Karin mendecih "lawan aku sialan!"
Karin mengobarkan api di kakinya dan membuatnya meluncur keatas mengejar Risa, ia lalu mengayunkan katana nya.
Tranng
Risa yang merasa tak ada pilihan akhirnya mengunakan dua pedangnya untuk melawan Karin. "Karin...kau..."
"akhirnya kau berani juga, kupikir kau masih pengecut, seperti bagaimana kau menyakiti Yui-san lalu pergi begitu saja ha!"
Karin mendorong Risa sampai keduanya jatuh lalu saling menjarak, Risa tak menampik pembicaraan tentang Yui membuatnya jengah.
"berhenti membawa nama Yui!" Risa yang dibuat kesal mengayunkan kedua pedangnya, Karin menangkis tapi terdorong kebelakang.
"memang kenapa? apa aku salah?!"

KAMU SEDANG MEMBACA
The Demons Of Peace
FanficBagaimana jika Idol group Sakurazaka46 tak sengaja terlibat dengan sosok ksatria wanita dari masa lalu? akankah semua normal atau mereka malah harus mengalami kejadian dan petualangan di luar dugaan? find out here