07 - MASA SILAM GHABY [1]

45 0 0
                                    

28 APRIL 2023

BAGAIMANA KABARNYA PREN ? SEHAT SEHAT TERUS YA

UDAH HAMPIR GANTI BULAN AJA NIH, PREN

SIAPKAN MENTAL, KUATKAN HATI UNTUK BULAN MEI MENDATANG YA, GENG

KUAT LAH, HARAPAN ORANG TUA MASAK NGGAK KUAT 🤫

YOK YOK, MULAI

KOMEN SETIAP PARAGRAF, OKE

HAYUKK MULAI 🏃

LANGSUNG AJA ......

HAPPY READING
_________________________

"Saya dididik layaknya tentara, memiliki
mental sekuat baja, sayangnya
diperlakukan layaknya sampah."
________________________________
Ghaby Shaqueena Delzey 🦋


07 - Masa Silam Ghaby (1)

Netra coklat dengan bulu mata lentik itu menatap tanpa makna sekeliling rumah megah bernuansa hitam menawan itu. Seketika memori bayangan keharmonisan keluarganya dulu terlintas pada otaknya. Rumah berjuta kenangan manis yang membuatnya selalu merasa bahagia disetiap hari, kini tergantikan dengan kehancuran yang membuat lupa akan satu sama lain. Bahkan ikatan antara ayah dan anak sudah tidak lagi sesempurna dulu.

Gadis itu tidak tahu lagi harus bagaimana. Keharmonisan yang dulu dirinya harap hingga saat ini masih dirasa, ternyata hanyalah angan-angan belaka. Alex menatap nona mudanya dengan tatapan sendu tetapi masih memperlihatkan wajah datarnya. "Saya disini untuk nona. Jangan pernah merasa bahwa tidak akan ada yang berada pada pihak nona."

Ghaby tersenyum tipis, merasa terharu atas kata-kata itu. Menatap Alex seakan dirinya bisa menghadapi semuanya. "Thanks, Alex." Pria tampan itu mengangguk.

"Kembalilah disini, saya akan terus menjaga nona." Pinta Alex dengan suara beratnya, menatap penuh harap kearah gadis penuh luka semesta dihadapannya.

Walaupun sudah hampir dua tahun Ghaby tidak lagi tinggal di rumah ini, Alex masih tetap selalu mencari tahu keberadaannya. Bagaimana keadaan nona mudanya, hidup sendiri di luaran sana tanpa satupun keluarga. Bahkan pria itu tidak segan-segan untuk mengawasi dari jauh sebagai perlindungan jika kejahatan mengintai. Alex seringkali mengirimkan makanan, walaupun hanya digantung pada gagang pintu masuk kosan gadis itu.

"Tidak semudah itu buat saya, Lex. Mungkin kehidupan sekarang, this is better." Jawab Ghaby, membuat seulas senyuman tipis itu memudar.

"Apakah nona tidak merindukan 'Trudy', kuda gebanggaan anda." Tanya pria itu, mencoba bernegosiasi dengan Nona mudanya itu.

"Kau masih mengingatnya, Lex ?." Tanya Ghaby tidak percaya.

"Of course, bahkan selalu saya rawat hingga sekarang. Mari berkuda."

Ghaby tertawa penuh, mendengar ucapan Alex yang selalu mengingat kegiatan yang selalu gadis itu lakukan. "That is my hoby, Alex."

Pria itu mengajarkan banyak hal kepadanya. Seni beladiri, memanah, senapan bahkan berkuda sekalipun. Sampai saat ini gadis itu sudah menguasai semuanya karena Alex. Hal itu tidak lupa dari perintah tuan besarnya nya, tidak lain ayahnya Ghaby. Tujuannya hanya ingin menjaga anak gadisnya dari bahaya diluaran sana. Tetapi itu dulu, bukan untuk saat ini.

'maafkan saya nona. Mungkin setelah tahu maksud saya mengajak anda kesini, akan merasa kecewa.'

"Maaf ?, Kecewa ?. Apa maksudnya ?." Tanya Ghaby menatap Alex dengan banyaknya tanda tanya.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jun 18, 2023 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

REYGAN [ON GOING]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang