Ku lihat pancaran sinar matahari ini mulai redup.
Berganti mendung yang sangat amat gelap.
Seolah tahu isi hatiku.
Langit turunkan air hujan untuk menutupi kesedihanku.
Alam sungguh baik.
Namun tidak untuk hatiku.
Bagai terseret ombak.
Kau tahu?.
Baru beberapa hari lalu ku putuskan untuk tak bersama.
Tapi hari ini kau dengan gampangnya menjalin hubungan dengannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
BUKAN SURAT CINTA : Sebab luka adalah pelajaran yang paling jujur
PuisiSatu orang seribu kata, dan jutaan ilusi. Ini bukan tentang bagaimana kita memulai, tapi tentang bagaimana aku belajar berterima kasih pada luka yang kau tinggalkan. Karena pada akhirnya, ini memang bukan surat cinta- hanya sisa-sisa rasa yang perl...
