2.

1.1K 109 0
                                    

siap?leztgo!
.

Jennie sudah berkali-kali berdecak malas, bagaimana tidak? Mamanya sedari tadi mengomentari penampilannya. Jennie sudah beberapa kali berganti Pakaian namun tak ada satupun yang menurut Mamanya cocok untuk dirinya, Alasannya cuma satu, tidak sopan. Bukankah penampilan Jennie setiap Harinya seperti ini? Hadeh Aneh sekali.

"Coba pake Gaun yang Mama beli ini, kayanya Cocok deh buat kamu."kata Mama Jennie sambil menyodorkan Gaun berwarna Hitam kearah Jennie.

Jennie menggeleng menolak, "gamau ih, mama Apa-apaan si?cuma Makan aja pake gituan segala!"

"Ck, coba dulu deh pasti bagus. Kita itu gak cuma Makan Malam aja Jennie, tapi ada tamu yang Special buat kita semua"jawab Mamanya dengan tangan yang mengelus-ngelus bahunya.

Jennie menghela nafasnya, dan memutar Matanya Malas. Jennie sangat lemah saat melihat dan mendengar nada bicara dan Ekspresi Mamanya ini, "Yaudah iya"sontak saja Mama Jennie langsung Memeluk dan mencium Pipi Jennie sambil tersenyum.

"Yaudah, Siap-siap yang cantik ya? Mama sama papa tunggu di bawah"

Jennie tak menjawab dan memilih Langsung masuk ke Kamar mandi untuk berganti pakaiannya. Setelah merasa cukup baik Pakaian yang digunakan, Jennie menuju Meja riasnya dan memasang sedikit Bedak dan Lipbalm sedikit, lalu berjalan menuju Ruang tenggah dimana Orang tuanya menunggunya.

"Sudah siap?"tanya Papa Jennie, dan hanya dianggukki oleh Jennie.

"Yaudah ayo"

Mama Jennie, dan Jennie berjalan dibelakang Papa untuk menuju Mobilnya.

Disepanjang Jalan Jennie hanya diam dan menyimak berbincanggan antara kedua Orang tuanya, Jennie memilih Melihat-lihat Pemandangan dari dalam Mobil sambil Mendengarkan candaan kecil dari Orang tuanya.

Sudah menghabiskan waktu Hampir 20menit, Akhirnya tujuan Mereka pun sampai. Jennie pun turun dari mobil mengikuti kedua Orang tuanya, Jennie mengikuti kemana Jalan kedua orang tuanya itu sambil memenganggi Gaunnya yang agak sedikit membuat Jennie susah untuk berjalan.

Orang tua Jennie Clingak-clingguk seperti mencari seseorang, Hingga Orang tuanya menghampiri meja yang sudah didudukki oleh dua Sepasang Kekasih yang sepertinya seumuran dengan Orang tuanya. Jennie hanya mengikuti saja tampa harus bertanya dan membantah, hingga sampai didepan Meja makan Pasangan yang sedang Mengobrol, namun Pasangan itu merasa ada yang menghampirinya dan meralih menatap kedatangan Jennie dan keluarganya dengan Senyuman hangat.

"Maaf ya kalian nunggu lama"ucap Papa Jennie dengan senyumman, dan juga dibalas senyumman oleh kedua Pasangan kekasih didepannya ini.

"Engga kok, kita juga baru dateng"jawabnya.

"Eh, duduk sini duduk"ucap seorang wanita Cantik dengan menepuk-nepuk kursi disampingnya.

Jennie hanya mengangguk malu dan beranjak duduk didekat Mamanya, Jennie hanya menunduk malu. Apa-apaan ini?mengapa Jennie merasa sangat cangungg? tak seperti biasanya.

"Anakmu mana?, Kok gak keliatan lubang Hidungnya"tanya mama Jennie.

"Masih dijalan, tadi gak bareng soalnya dia masih ada Meeting"jawabnya dengan senyumman. Dan meralih menatap Jennie yang bergerak-gerak seperti kurang Nyaman dengan posisinya sekarang.

"Cantik"

"Makasih tante"ucap Jennie dengan malu-malu.

Tampa disadari kini pesanan Mereka berlima pun datang, Jennie dengan cepat menyantap Makanannya. Semua orang berbicara yang Jennie tak mengerti, membuat Jennie hanya diam dan memakan banyak Pesanannya. Hingga Tiba-tiba Handphone Wanita didepannya ini berbunyi membuat semua orang melihat kearahnya termasuk Jennie.

"Oh iya, masuk aja Bunda sama Papa udah didalem"

Setelah mengucapkan itu sepertinya sambungan Telfonnya terputus, wanita itu tersenyum kesemua orang yang berada dimeja itu termasuk kepada Jennie, membuat Jennie ikut membalas senyuman.

"Anaknya udah dateng, udah didepan katanya."ucapnya yang diangguki oleh semua.

Jennie melanjutkan makannya yang tadi sempat berhenti karna ada Telfon dari tante di depannya ini. Jennie tak mengubris sama sekali percakapan Orang-orang yang ada dimeja ini, Mengapa mereka sangat menanti-nanti kedatangan Anak dari Tante didepannya ini?siapa dia? Berlebihan sekali.

"Bundaa"

Semua menoleh, namun Jennie masih menunduk dan memakan Makanannya tampa mendonggakkan kepalanya dan melihat siapa yang datang.

"Duduk sini"ucap Wanita didepannya dengan menepuk-nepuk Kursi disebelahnya.

Pria itu mengangguk dan duduk disamping Bundanya.

Pria itu masih belum sadar bahwa ada seorang Wanita didepannya, namun Bundanya meralih menatap Kedepan yang tadinya melihat kearahnya kini menatap kearah depan.

Pria itu membulatkan matanya saat melihat siapa prempuan yang ada didepannya ini, Jennie yang menyadari ada yang menatapnya itu langsung mendongakkan kepalanya dan melihat siapa yang datang dan yang ada didepannya saat ini.

Jennie membulatkan matanya juga saat melihat siapa yang ada didepannya saat ini.

"LO?!"

"LO?!"

Kedua Orang tua mereka pun yang melihat mereka saling menatap tajam pun terkejut, "Jennie kamu kenal dia?"tanya Mamanya

Jennie mengeleng tanda Jawaban dari pertanyaan semua orang yang menatapnya tadi. Jennie membuang muka untuk lelaki didepannya ini, mana bisa Papa dan mamanya mengajaknya Makan malam bersama keluarga dari Cowok yang sangat mengjengkelkan ini?.

"Jennie ini tunangan kamu, Kim Taehyung."ucap lelaki disamping Tante didepannya ini, yang mungkin adalah Papa dari cowok yang menjengkelkan itu.

"HAH?"jawab Jennie tak mengerti.

"Iya Jennie, kamu kami Jodohkan. Dan kami harap kalian bisa Nrima satu sama lain ya"jawab Mama Jennie membenarkan perkataan Lelaki tadi.

Jennie menggelengkan kepalanya tanda tak Percaya, "Kalian becandanya galucu tau!" ucapnya dengan Tawa kecut.

"Engga Jennie, Papa sama mama gak becanda"ucap Papa Jennie dengan senyum.

Jennie tetap mengeleng, "Gak!, Jennie Gamau!" tolaknya.

"Lo kok diem Aja sih?!"

Cowok itu mengangkat bahunya Acuh, "Mau gimana lagi?. Lo nanggis-nanggis sampek Guling-guling pun Orangtua kita gabakal batallin."

"Usaha dong!, bilang sama orang tua lo!"kata Jennie sambil menatap Cowok didepannya ini dengan tatapan berkaca-kaca. Cowok itu membuang muka sambil Mendengus kasar.

"Percuma!"

Jennie beranjak dari duduknya, "Kalian Gila!" lalu meninggalkan Meja makan, dan berlari.

Papa Jennie hampir Mengejar Jennie, namun dengan cepat Cowok itu mencegah.

"Biar saya saja yang ngurus anak Om"ucapnya, lalu dianggukki oleh Papa Jennie.

U and I- TAEENNIE!Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang