Feelings of pleasure and pain

288 26 6
                                    


Happy reading beybeh😘

.
.
.

Setelah 1 jam lamanya bergelut dengan pikiran nya Felix memutuskan untuk menelfon Jisung guna menanyakan sesuatu.

Tidak lama suara jengkel menyahut dari seberang sana

"Sampe nelfon buat nanya nggak penting gua gorok boneka piyik lu"

"e-eh jangan dong Jisung, Felix mau nanya penting ni"

"Yaudah buruan" ketus Jisung

"Emm sebenarnya Hwang itu siapa sih?" Tanya Felix ragu soalnya yang dia tau pria yang kemarin nemenin dia belanja namanya Hwang tapi teman²nya Jisung memanggil nya dengan sebutan 'hyunjing' nggak mungkin kan Felix manggil itu.

"Hwang siape? Soalnya temen gue kan banyak yang marga nya Hwang ada Hwang yeri, Hwang Sinb, Hwang yeji, Hwang hyunj- tunggu ciri² si Hwang yang lu maksud kayak gimana?"

"Dia pria yang tampan, tinggi, rambut nya pirang, bibir nya tebal, ada tahi lalat di bawah mata nya"

"Shit! Hwang Hyunjin maksud Lo?"

"Iya kayaknya Hwang Hyunjin soalnya temen² Jisung panggil nya Hwang Hyunjing"

"Ada urusan apa lu sama Hyunjin?"

"Kemarin Felix sama Hyunjin belanja bareng terus tiba² temen nya Jisung yang namanya Hwall langsung nyamperin Felix terus marah² ke Hyunjin, emang kenapa si sama hyunj-"

"LU UDAH GILA YA?!! Felix denger gue baik². Hyunjin itu rival abadi gue, bisa²nya lu belanja bareng sama dia dan lagi gue itu seorang seme gagah begini masa belanja mau taro dimana muka ganteng gue ini astaga Felix lu lama² bikin gue gila ya!!" Omel Jisung panjang lebar

"Maaf.... Felix gtau kalo Hyunjin rival Jisung"

"Ck dasar-"

'Tok'

'Tok'

'Tok'

"Felix..kamu belum makan loh sini turun dulu"

Tiba² terdengar suara lelaki dari seberang sana yang amat Felix kenal

"Jisung, ka minh-"

"Udah ya lix gue matiin"

'tut-tut-tut'

Telfon pun terputus

"Kak Minho Felix kangen" lirih Felix meneteskan air mata

.
.
.

Setelah memutus sambungan telefon Jisung langsung membuka pintu kamar nya

"Iya kak Minho Lo manggil gue?" Tanya Jisung

"Ini kakak bawa makanan kesukaan kamu"
Minho mengerutkan dahinya karena tidak biasa Felix memakai kata "lo-gue"

"Ohh iya makasih nanti gue makan, taro aja di dapur gue belom laper" balas Jisung hendak menutup pintu tapi ditahan Minho

"Enggak, kamu makan sekarang! dari pagi kamu belum makan lihat sekarang sudah siang" ucap Minho ada gurat khawatir.

Entah kenapa Jisung merasakan dirinya menghangat dan jantung nya berdebar-debar mungkin karena ini pertama kalinya ada seseorang yang perhatian dengan nya atau karena Jisung yang memang suka Minho ah tapi persetan lah dengan semua nya yang penting Jisung bahagia.

Dengan senyum yang mengembang Jisung menggangguk dan melangkahkan kakinya menuju dapur disusul Minho kemudian.

Setelah nya Minho membuka tempat makan yang ia bawa tadi

𝐰𝐚𝐧𝐭 𝐭𝐨 𝐛𝐞 𝐲𝐨𝐮 [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang