1.

18.5K 674 49
                                        

Pov─

Kutapakkan kakiku mengikuti keinginan semuku. Berjalan mengikuti garis tepian pantai. Sesekali memandang birunya awan dilangit. Cerah dan berwarna biru terang.

Indah─ Hanya kata itu yang mampu aku lukiskan sekarang. Sekarang hanya ada aku dan kesendirian. Tidak ada lagi sosoknya yang mengisi hatiku. Dia pergi bersama angan mimpi yang dulu aku rangkai.

Rasanya baru kemarin aku merasa bahagia. Memasangkan cincin berlian dijari manisnya. Dengan tawa bahagia serta tangis haru aku memeluk tubuhnya seraya berucap sejuta kalimat cinta ditelinganya. Tapi bagai diangkat keatas langit, setelah itu dilemparkan kebawah dengan begitu mudahnya.

Hancur berantakan─

Tepat selang dua hari setelah cincin itu terpasang dijarinya, aku melihat sebuah hal menjijikkan. Bagaimana bisa aku melihatnya tengah meraih nikmat bersama orang lain. Mereka bahkan tak sadar ketika aku berdiri diam terpaku didepan pintu yang setengahnya terbuka. Melihatnya dicumbu oleh lelaki lain selain diriku.

Sialan!

Hal itu membuatku sadar satu hal.

Tidak semua orang yang terlihat mencintaimu itu benar-benar memberikan hatinya padamu.

Bahkan aku mulai percaya bahwa tak ada cinta didunia ini. Atau memang Tuhan hendak bermain dengan hatiku yang gampang rapuh ini.

.
.
.

Dia hanya seorang karyawan swasta disebuah perusahaan besar di Seoul. Lelaki berparas tampan itu tinggal di Busan dan memutuskan pindah ke Seoul. Mencari sebuah mimpi panjang yang ingin ia gapai.

Ayah dan Ibunya sudah lebih dulu menghadap Tuhan ketika ia memasuki sekolah menengah. Lelaki berahang tegas itu merupakan anak tunggal. Ketika orangtuanya meninggal, ia hanya hidup sebatang kara di dunia yang keras ini.

Sialnya lelaki bernama Kim Taehyung itu harus mengenal dengannya. Seorang lelaki manis yang sekarang ia beri stempel 'lelaki brengsek' dalam hidupnya. Seorang lelaki yang dulu bisa membuat jantungnya berdebar. Senyumnya serta kata-katanya mampu membuat seorang Taehyung jatuh didalamnya. Tapi itu dulu sebelum stempel itu melekat pada diri lelaki itu.

Kim Taehyung hanya menghabiskan waktunya untuk bekerja. Dia bukan pewaris, tapi dia perintis. Segala hal yang ingin ia peroleh harus dengan kerja keras terlebih dahulu. Untuk itulah Taehyung gila bekerja. Ditambah rasa sakit hatinya yang lalu membuatnya semakin larut dalam pekerjaan sebagai pelariannya.

Tapi tidak untuk sekarang. Taehyung memutuskan keluar dari pekerjaannya dan memulai perjalanan yang baru. Berusaha membuang segala kepenatan hidup dan kisah cintanya yang kelam. Taehyung mulai menikmati hidupnya yang entah akan berjalan seperti apa nanti kedepannya.

.
.
.

Maka disinilah ia sekarang.

Taehyung menyukai pantai. Suara deburan ombak serta hembusan anginnya mampu mendamaikan dunianya yang berantakan. Warna birunya langit serta kemilau riak air laut semua bagai lukisan alam yang mampu membawa Taehyung pada ketenangan.

Pulau Jeju menjadi tempat tujuan melepas penat hidup Kim Taehyung.

Setelah beberapa jam menghabiskan waktunya di pantai, berjalan menyusuri tepi pantai, membuat perut Taehyung merintih lapar. Hazlenya menelisik sekitar area pinggir pantai. Dan kedai di seberangnya menjadi tujuan wisata perutnya.

Kali ini musim panas, bisa dipastikan Pulau Jeju ramai akan kedatangan wisatawan. Maka resto dan kedai pun juga pasti akan ramai.

Taehyung memasuki salah satu kedai mie di sana. Melihat sekeliling masih adakah bangku yang kosong.
Beruntung ia masih bisa menemukan. Berada dipojok kedai. Hanya terlihat seorang lelaki manis yang terlihat sedang duduk seperti tengah menunggu pesanan datang.

✅My Destiny Is You  {VKOOK} 🔞Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang