Bagaimana jika Idol group Sakurazaka46 tak sengaja terlibat dengan sosok ksatria wanita dari masa lalu?
akankah semua normal atau mereka malah harus mengalami kejadian dan petualangan di luar dugaan?
find out here
Para member sampai di Luoyang bagian pinggiran dari sini mereka berjalan dan menyusuri jalanan menuju bagian kota utama, untuk tak menarik perhatian mereka saling menjaga jarak dalam bentuk beberapa kelompok, setidaknya mereka tidak akan terlihat seperti segerombol orang tersesat.
Ten berjalan bersama beberapa yang lain termasuk Hikaru yang sejak masuk Luoyang, terus menggandeng lengan si bocah jangkung itu erat.
"Run....kenapa menempel terus dari tadi?"
"ha-habis nya...banyak wanita yang menoleh ke arah mu sejak tadi" Hikaru berujar tanpa berusaha menatap Ten.
Semenjak bocah itu nekat memotong rambutnya sendiri, Ten memang terlihat lebih seperti laki-laki dan itu cukup menarik perhatian, tidak jarang banyak wanita-wanita lewat yang menatap nya kagum, apalagi pakaian Ten juga adalah pakaian untuk laki-laki, sama dengan yang dipakai Habu, Yui, Kira, Marino, Rei dan Yuuka.
Dan Hikaru tidak menyukai perhatian itu.
Ten sendiri tidak mempermasalahkan, ia justru tertawa dengan kelakuan posesif gadis mungil itu, sementara Inoue dan yang lain merasa terhibur.
"semenjak Ten potong rambut sepertinya Hikaru jadi lebih menempel ya? Haha" canda Inoue
Hono menambahkan "lho, ku kira kau juga sempat lupa kan? Pagi hari setelah ia potong rambut kau berteriak saat bangun karena mengira ada lelaki tampan ikut rombongan kita"
"aku masih setengah tidur saat itu, wajar aku lupa"
Saat sampai di bagian kota utama, mereka sempat berdiskusi dan akhirnya mereka mencoba mencari penginapan sementara, yang dekat dengan wilayah kastil-kastil utama Luoyang
"situasi disni tampak damai sekali, seolah tak mengindahkan wilayah-wilayah selatan yang carut marut"
"selama Shu dan Wu saling bunuh, tampak nya wilayah disini bisa bernafas damai lebih lama"
Ten mendengus menyadari hal itu, sementara Seki, Rei dan Aoi sempat berunding dan akhirnya memberi saran.
"kita....harus mencari pekerjaan, entah berdagang atau sebagainya....akan beruntung jika dalam prosesnya kita bisa mendapat informasi."
"saran yang bagus, tapi apa? Kita tak punya keahlian bagus dalam perdagang selain kalian bertiga dan Yuuka-san" ujar Hono.
Sementara yang lain bingung sampai sebuah suara terdengar.
"hai nona-nona....kalian butuh tempat tinggal?" para member menoleh dan melihat seorang pria muda berambut coklat menyapa mereka, dan disebelah pria itu ada seorang wanita dewasa yang tersenyum.
"kami adalah keluarga Sima, tampak nya nona-nona sekalian sedang kesusahan, aku akan sangat senang jika punya beberapa pembantu untuk mengurus rumah untuk sementara waktu" ujar si wanita "namaku Zhang Chunhua, ini putra kedua ku...Sima Zhao"
Dari belakang pemuda itu muncul lagi seorang wanita yang tampak lebih muda dan mungkin seusia Yuuka "namaku Wang Yuanji, istri Sima Zhao, kami juga bersedia membantu kalian jika kalian membutuhkan tempat tinggal sementara."
"benar" ujar Sima Zhao "istriku akan butuh teman untuk berbincang dan mengurus ruangan koleksi anehnya"
"Zhao...itu bukan ruang koleksi tapi ruang perpustakaan rahasia"
"maaf-maaf, jadi para nona sekalian apakah mau?"
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.