Risa tak bisa tidur, ia terjaga terus karena rasa takut setelah mendengar pembicaraan di kastil Shu, bahwa mereka akan segera mengeksekusi Lingqi, dan kemungkinan besar, Risa akan menjadi target selanjutnya.
Risa bangun kembali dan duduk, merasa bingung dan kalut "sial, kenapa orang-orang kuno ini selalu seperti ini...."
Ia melihat sekeliling ruangan nya dan mulai berpikir 'aku harus pergi dari sini'
Risa dengan cepat bergegas, dan berkemas, ia mengambil apa yang bisa ia bawa termasuk senjata dua buah pedang besarnya dan ia sampirkan di punggungnya.
Tok tok
"Risa"
Suara Yinping dan Xingcai.
Risa terdiam di tempat haruskah ia membuka pintu, bagaimana jika kedua wanita itu di suruh Liu Bei untuk menangkapnya.
'apa yang harus ku...'
"Risa, kau masih bangun, ada hal penting yang harus kau ketahui"
'ah masa bodoh'
Risa berdiri dan membuka pintu, ia memutuskan akan membiarkan mereka bicaara dulu "ada apa? nona Xingcai? Yinping"
keduanya segera masuk dan menutup pintu sedang Risa yang masih sedikit takut langsung terduduk.
"Risa....kau harus segera pergi"
"eh?" Risa kaget, bukan karena perintah itu, tapi karena kedua orang di depannya justru memperingatkan dirinya.
"jika kau tak lekas pergi.....kau akan ditangkap dan mungkin......, yang jelas..kau harus pergi"
"a-aku mengerti, sejujurnya.....aku....sudah dengar, atasan kalian ingin menangkapku, karena itu aku berencana pergi sekarang, aku berterima kasih kalian memperingatkan ku"
Yinping dan Xingcai saling tatap tapi akhirnya mereka mengangguk "kau teman ku, aku akan membantumu agar aman...."
Risa terkejut dengan kebaikan itu tapi ia akhirnya mengangguk "terima kasih"
Dan tampaknya Risa harus segera pergi saat itu juga karena.......
Teeng Teengg Teeng
Suara lonceng yang dipukul berkali-kali terdengar diseluruh kastil Chengdu, ketiga orang itu segera waspada dan memasang telinga, apa yang terjadi?
"putri Shang Xiang melarikan diri!, putri Shang Xiang melarikan diri dengan seorang tahanan!"
Teriakan prajurit-prajurit itu mengagetkan ketiga wanita disana dan langsung saling tatap, Xingcai menghela nafas dan menatap Risa "sepertinya ini adalah kesempatanmu, Watanabe"
"tapi....apa yang---?"
"kita akan tahu nanti, ayo!"
Beberapa saat sebelum nya.
Sempat terjadi perselisihan bagaimana Shu-han akan mengeksekusi Lu Lingqi. Zuo CI dan Zhuge Liang ingin agar putri Lu Bu di eksekusi di hadapan publik seperti ayahnya, tapi Liu Bei merasa itu terlalu berlebihan terlebih tak hanya Lingqi tidak kejam seperti sang ayah tapi juga seorang perempuan.

KAMU SEDANG MEMBACA
The Demons Of Peace
FanfictionBagaimana jika Idol group Sakurazaka46 tak sengaja terlibat dengan sosok ksatria wanita dari masa lalu? akankah semua normal atau mereka malah harus mengalami kejadian dan petualangan di luar dugaan? find out here