****
Ceklek~
Pintu ruang operasi yang terbuka itu membuat Jisung dan yuta langsung mengalihkan perhatian mereka.
"Dok, bagaimana keadaan kekasihku? Dia baik-baik saja kan?" Cerca Jisung begitu melihat dokter yang menangani Haechan keluar.
"Iya, operasinya lancar"
"Syukurlah" ucap Jisung dan yuta lega.
"Tapi untuk lebih jelasnya lagi, salah satu dari kalian harus ikut keruangan ku, ada yang harus ku bahas mengenai kondisi Haechan-ssi"
"Pergilah Jisung-ah, biar Haechan aku yang jaga"
"Hm, aku percaya padamu Hyung. Ayo dokter!"
Ruangan dokter Moon.
"Sebelum aku mulai menjelaskan mengenai kondisi dari Haechan-ssi, apakah saya bisa menanyakan sesuatu Jisung-ssi?"
"Tentu dok"
"Apakah sebelumnya Haechan-ssi mengalami kekerasan seksual sebelum dibawa kerumah sakit, Jisung-ssi?"
"Benar dok, apakah itu berpengaruh pada kesehatan Haechan?"
"Tentu, terutama kesehatan batinnya. Luka fisiknya mungkin bisa sembuh, tapi itu belum tentu dengan luka batinnya. Aku hanyalah dokter biasa Jisung-ssi dan tugasku hanya menyembuhkan luka fisik, dan untuk luka batin sebaiknya kau memanggil seorang psikolog untuk menangani Haechan-ssi saat ia siuman nanti" ucap dokter bername tag Moon taeil.
"Tapi luka luarnya bisa sembuh kan dok?"
"Tentu, untuk luka ditangannya mungkin itu akan memerlukan waktu cukup lama untuk sembuh, mengingat betapa parahnya luka patahan dilengan kiri Haechan-ssi. Tapi untuk luka memar disekitaran pipi dan sudut bibirnya juga luka dikewanitaan Haechan-ssi sudah kami obati, selebihnya mungkin hanya memerlukan waktu penyembuhan nya."
"Terimakasih dokter..... Moon taeil, kalau begitu saya kembali keruangan Haechan dulu, permisi"
"Silahkan"
Mendengarkan penjelasan mengenai kondisi kesehatan Haechan membuat Jisung semakin merasa bersalah, ia kecewa pada dirinya sendiri karena lalai dalam menjaga Haechan.
"Bodoh..... Bodoh, seharusnya sejak awal kau kekeh saja untuk mengajak Haechan tinggal dirumahmu dengan begitu Haechan tidak akan mengalami hal menyakitkan seperti ini. Bodoh kau Park Jisung!" Ucap Jisung sembari memukul-mukul kepalanya meratapi kebodohannya.
"Jung Jaehyun, akan ku buat kau dan anak-anak mu mendekam dipenjara untuk selama-lamanya" desis Jisung tajam.
.o0o0o.
Mata indah itu mulai membuka matanya pelan, mengerjap beberapa kali untuk mencoba menyesuaikan diri dengan cahaya disekitarnya.
"Haechan-ah, kau sudah sadar?" Tanya yuta terkejut, ia yang baru saja dari kantin rumah sakit membawa dua kantong makanan untuknya dan Jisung dan saat kembali ia melihat Haechan mulai sadar dan membuka matanya pelan.

KAMU SEDANG MEMBACA
jung family sibling (NC)
Fanfictionmenceritakan tentang 4 orang pria dan 2 wanita yang terjebak dalam kisah cinta terlarang yaitu cinta kepada saudara sendiri. -warning⚠ (mengandung unsur 18+) yang dibawah umur harap menyingkir -Khusus untuk yang harem hardshipper. #incest -haechan (...