Chapter 43 : The Turn Of The Tides

78 9 0
                                    


Pertempuran di Yong'an terus berlanjut dan memasuki babak baru.

Lingqi bersama Shang Xiang dan para member Sakurazaka menghadapi pasukan Shu-han dan sebagian prajurit Wu yang masih belum mundur.

"kita harus mundur dan menjauh dari kastil, agar mereka mengejar di lapangan luas"

"baik"



Lingqi dan para member mundur secepat yang mereka bisa, dan sesuai dugaan mereka dikejar, dan begitu jauh dari dinding kastil barulah mereka berputar.

Saat itulah Habu yang sebelumnya mengantar pasukan mereka mundur, kini datang kembali dan tak sendirian, Xiao Qiao bersamanya "aku akan membantu kalian"

Lingqi mengangguk senang.



"disini cukup luas, teman-teman ayo kita serius"

"Ya!"

Saat itu Yui mendarat di depan teman-temannya "Yuuka, Lingqi....Risa....orang-orang ini cukup banyak, ayo.....kita ubah mereka jadi arang"


Lingqi menyeringai, entah mengapa adrenalinnya terpacu dan ia sedikit senang "ide yang bagus Yui, begitu kami buka jalan, yang lain segera hadapi mereka, dan jaga satu sama lain"

"oke" Ten mengangguk




Dan ke 4 orang itu berdiri bersama.

Yui mengangkat halberd di tanganya ke langit dan langsung tersambar dan teraliri petir dalam jumlah besar hingga menggetarkan tanah yang ia pijak, matanya kembali menyala sewarna petir.

Risa usai sedikit menoleh pada mantan kekasihnya itu, menyarungkan kedua pedangnya di punggung dan mengepalkan kedua tangan kuat-kuat, kilat kuning terkumpul disana.



Yuuka menghela nafas berkali-kali dan menggenggam pedangnya dengan kedua tangan lalu memasang kuda-kuda, ia sedikit menoleh saat dari bahunya ShangXiang membidikan anak panah sembari berbisik pada sang kapten "serangan mu akan menghempaskan mereka, aku akan membantu membuat mereka semakin kacau"

"terima kasih"



Lingqi?...ia mengobarkan kedua tangannya dan membentu bola api besar, ia menatap bola api itu sejenak dan sebelum menatap tajam pasukan musuh didepan mereka "kita selesaikan ini....adikku"

Dan akhirnya...

"HEAAA!!!"

BLAARRRR BOOOM




Kilat Risa, petir Yui, ayunan pedang Yuuka, panah api ShangXiang dan bola api Lingqi akhirnya langsung menerjang dan sukses memporak-porandakan pasukan Shu yang berlari ke arah mereka.

Banyak dari orang-orang itu langsung tewas ditempat, sebagian terlempar tinggi dalam keadaan terbakar dan bahkan yang tidak pun tetap, terkapar usai terhempas dan mendarat dengan kepala lebih dulu.

Liu Bei yang melihat itu dari atas melebarkan mata merasa ngeri, tapi pada akhirnya para ksatrianya tetap maju dan ia pun tak punya pilihan selain maju juga.

The Demons Of PeaceTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang