Bel pulang sekolah berbunyi.siswa siswi pulang berhamburan setelah 7 jam lebih mencari ilmu.ada yang pulang di jemput supir pribadi,ada yang bawa kendaraan sendiri dan ada pula yang jalan kaki.
Leara berjalan ke parkiran dengan raut wajah yang tidak mengenakkan untuk di Pandang.dia kesal mengingat kejadian saat istirahat tadi,melihat Wita dan Pito makan bersama sambil berbincang mesra.
*kenapa gua harus cemburu?*tanya nya dalam hati.
Dia mendapati scoopy nya yang terparkir di sebelah pinggir, kemudian duduk di atas Scoopy nya menunggu Dina.
"hai leara"
"kelihatan makin cantik aja nih,bidadari 12 ipa 1"
"mau pulang bareng gak?"
Leara tidak mendengarkan pujian dan ajakan buaya-buaya tersebut.mood nya benar-benar berubah untuk saat ini.
"Udah lama nungguin nya?"tanya Dina yang baru saja menghampiri nya.
"Udah dari tadi"jawab nya cepat.
Dina mengernyitkan dahi nya melihat ekspresi wajah Leara.tidak seperti biasa nya,begitulah kira-kira anggapan Dina.
"Lu kesal gara-gara yang di kantin?"tanya Dina menyakinkan.
Leara hanya mengangguk pelan kemudian memakai helm nya.
"Yaudah biar mood lu baikan,gua traktir lu makan es cream,gimana?"tawar Dina.
"Seriusan lu?tumben banget"kata Leara.
"Gua dapat uang kemarin,hasil olimpiade.jadi niatnya mau nge traktir lu makan es cream"ucap Dina
Leara langsung menghidupkan Scoopy nya.ia memang secepat badai kalau mendengar kata traktir
"buruan naik"pinta nya pada Dina.
"helm gua mana?"tanya Dina.
"gak ada,gua cuman bawa satu.pegangan yang erat aja,gua takut lu terbang"titah Leara.
"Pelan-pelan ya mbak,gak usah laju-laju nanti kit-"belum sempat Dina menasehati,Leara sudah melajukan motor nya dengan kencang keluar dari parkiran.
"Ya allah,selamatkan aku sampai tujuan,eh Leara juga ya allah"Dina memejamkan mata nya memohon doa,tangan nya memeluk erat tubuh Leara.
kini mereka sudah sampai di tempat es cream langganan mereka.nama nya HOUSE ES CREAM.suasana di tempat ini bisa di bilang nyaman karena di kelilingi pepohonan yang cukup teduh.tempat ini bagi Leara dan Dina cukup untuk membuat mood menjadi lebih baik.
Leara dan Dina memasuki tempat tersebut,mereka di sambut hangat oleh waiter disitu.mereka memilih untuk duduk di sebelah pinggir.
tak lama mereka duduk, salah satu waiter menghampiri ke arah meja mereka."Es cream nya mau rasa apa kak?"tanya nya sembari memberikan list bermacam rasa.
Dina bingung mau memilih yang mana.dia ingin rasa mint,di sisi lain dia juga ingin rasa yang greentea.
"Dua rasa bisa kak?"tanya Dina.
"Bisa kak"jawab waiter itu cepat.
"Baiklah,saya rasa mint and greentea,kalau teman sayaa--"ia menggantungkan ucapan nya.
"Lu mau rasa apa Le?"tanya nya pada Leara yang sedang sibuk dengan handphone nya.
"Rasa chocolate aja din"jawab Leara menghentikan kegiatan nya.
Waiter mulai menulis pesanan mereka di note mini.
"Tunggu sebentar ya kak,sabar menanti"ucapnya cengar cengir.
"Selalu sabar kok,melihat dia dengan yang lain saja aku masih sabar kak"canda Leara pada waiter tersebut.
waiter tersebut hanya membalas dengan senyuman lebar nya.kemudian beranjak pergi meninggalkan meja mereka.
"Lu kalau jatuh cinta alay banget ya kelihatan nya"cibir Dina.
"Siapa?gua jatuh cinta?"
"Iyaa jelas lu lah,siapa lagi"titah Dina.
"Jatuh cinta sama siapa?"tanya Leara.
"Sama pak Pito"jawab Dina cepat seraya merapikan rambut nya yang berantakan,karena Leara ngebut bawa motor tadi.
"Bisa gak sih,gak sebut nama dia.kesal banget gua dengar nama nya di sebut-sebut"titah Leara.
"Lu juga,jealous nya berlebihan le"kata Dina.
"Iya tapi kan pak--"tak sempat Leara berkata ucapan nya sudah di potong oleh Dina.
"Tapi apa?lu sama pak Pito juga gak ada hubungan apa-apa kan?"tanya Dina memastikan.
"Enggak ada sih"jawab Leara lesu.
"Yaudah,gitu doang gak perlu di jealous-in lea,ingat kita ini wanita mahal"ucap Dina.
"Tapi gua cemburu bukan karena gua suka sama Pak Pito,karena gua sudah menganggap dia kakak gua,gua kurang suka lihat dia dekat sama buk Wita"ucap Leara panjang lebar.
"Hah? seriusan kakak?kakak dari mana?"tanya Dina penasaran.
"Mama gua sama mama nya Kak Pito teman masa SMA"jawab Leara.
"Ohh gitu cerita nya"balas Dina sambil menganggukkan-anggukan
kepalanya.waiter kembali menghampiri ke meja mereka,menghidangkan dua buah cup yang berisikan es cream.
"Silahkan di nikmati kak"ucap nya.
Leara dan Dina membalas dengan anggukan serta senyum merekah ke arah nya,waiter itu pun beranjak pergi setelah membalas senyuman mereka.
Leara dan Dina dengan sigap mencicipi es cream tersebut,tanpa mereka sadari seorang pria tengah bergabung ke meja mereka untuk duduk.ternyata itu Agra,dia melihat keberadaan Leara di tempat itu,dan menghampiri Leara ke meja dimana tempat mereka duduk.
Leara tersontak kaget melihat kehadiran Agra duduk tepat di hadapan nya.
"Ternyata selera makan es cream kamu masi belum berubah"ucap nya sembari mengelap mulut leara yang dinodai es cream.
Leara menepis tangan Pito dengan sigap.dia tidak ingin perasaan nya yang kemarin-kemarin tumbuh lagi terhadap Agra.Dina yang melihat adegan itu hanya meneguk slavina nya kemudian pura-pura sibuk dengan handphone nya.
"Gak usah sok bersikap romantis deh"titah Leara pada Agra.
"Aku masih sayang sama kamu,aku berharap kita bisa seperti yang dulu-dulu"ucap nya,dengan ekspresi wajah yang ingin di kasihani.
Leara tidak suka melihat ekspresi itu,ia memalingkan wajahnya dari hadapan Agra.
"Perasaan aku udah gak sama lagi seperti yang dulu-dulu,jadi kamu gak usah berharap kalau aku bakal balik ke kamu"ucap nya.
"Tapi aku belum bisa lupain kamu dari hidup aku"ujar Agra.
"Aku masih sayang sama kamu"lanjut nya lagi,tangan nya mulai bergerak memegang erat tangan Leara.lagi-lagi Leara menepis nya.
"Kalau kamu masih sayang sama aku, kenapa kamu tega selingkuh sama Fani?"tanya Leara.matanya mulai memerah terlihat air matanya menggenang.
"Itu kamu salah paham,jelas-jelas Fani yang nge goda aku saat itu"ucap Agra.
"Kamu pikir aku percaya sama omongan kamu yang penuh dusta itu?enggak gra enggak"ucap nya kuat.
semua mata tersorot ke arah mereka.
Leara sudah tidak bisa lagi menahan air mata nya.
Dina hanya terdiam kaku,tidak tahu ingin melakukan apa,dan akhirnya ia memutuskan untuk menarik tangan Leara menuju keluar dari HOUSE ES CREAM."Ayo kita pergi dari sini"ajak nya sambil menjinjing tas nya.
Agra hanya bisa diam Meratapi diri nya sendiri,tujuan nya untuk meluluhkan kembali hati Leara berakhir sia-sia.

KAMU SEDANG MEMBACA
Story About Leara
ChickLitUPDATE SETIAP HARI SABTU‼️ hidup itu penuh dengan segala cobaan.begitulah yang dialami oleh setiap manusia,salah satunya Leara Agatha. "Leara lu sadar gak si?,kalau gua itu gak mau jauh dari lu" "Bukan nya lu lebih milih fani sama anin lu itu!!" ST...