Malam hari~
Sang kakek mengajak kedua cucunya bercerita diruang perapian bersama, karena tempatnya hangat dan tidak buruk untuk Riku yang mudah sekali kedinginan
Si kembar duduk disofa yang panjang bersama sedangkan kakeknya duduk di kursi goyang yang tidak jauh dari mereka
"Sobo sudah tidur yaa? " ucap Riku mencari-cari orang yang ditanyakan
"Dia sudah didalam kamarnya, bermimpi indah" sahut Sofu dengan senyum yang ikut hadir dimalam itu
"Jadi, Sofu mau menceritakan apa? " tanya Riku yang dari tadi sudah penasaran
"Ahahaha... Kau ini yaa, sudah sangat tidak sabaran" ucap sang kakek yang membenahi tempat duduknya terlebih dahulu
"Mochiron, aku juga penasaran Sofu" ucap Tenn lebih membela adiknya
"Baik, mari kita mulai... Kalian tahu Sofu mau cerita apa? " ucap Sofu yang suka meledek kedua saudara kembar yang sudah tidak memiliki kesabaran lagi
"Mana kami tahu! " ucap mereka serempak saking kesalnya
"Kalian tahu alasan kenapa kamar kalian sangat jauh antara kamar Riku-kun dan Tenn-kun? " ucap sang kakek yang langsung mulai bercerita
"Eh!?, iya.. Kenapa yaa? " ucap Riku yang langsung bertanya dengan tampang polosnya
"Mmm... Kata Sobo demi kebaikanku dan Riku, tapi aku belum faham maksudnya" ucap Tenn sembari memegangi dagunya
"Sebenarnya yang melakukan hal itu adalah Sofu, Sofu yang meminta agar kamar kalian di sendirikan" Sofu~
"Hah!? " ucap Tenn dengan ekspresi curiga
"Jangan memberikan ekspresi curiga begitu, Sofu tidak bermaksud jahat... Tapi Sofu melakukannya karena kasihan dengan kalian" Sofu~
"Oohh.. Karena Sobo telah merencanakan bahwa aku dan Tenn-nii akan menjadi korban nyawa rumah ini? " Riku~
"Tepat sekali, dan kamar yang kalian miliki sekarang adalah kamar yang tidak bisa dimasuki oleh kedua makhluk penerima korban itu" Sofu~
"Maksud Sofu kedua orang tua Shun? " Riku~
" iya.. Sebenarnya karena hal itu juga sedikit membuat Sobo kalian marah, karena Sofu memintanya... Padahal ia sangat ingin membunuh kalian dengan mudah, namun Sofu malah mempersulit nya... Ehehehe.. " ucap sang kakek yang diakhir tawa kecil
"Tapi kenapa Shun bisa masuk kedalam kamar kami? " Tenn~
"Karena Shun tidak memegang tanggung jawab itu, ia bukan penerima korban seperti kedua orang tuanya" Sofu~
"Ahh... Begitu yaa.. " Tenn~
"Dan kamar Sofu juga Sobo adalah kamar yang sama, kamar yang anti penerima korban bisa masuk" Sofu~
"Ooohh... Sebab itu, saat menolong Riku Sofu menyuruh kami ke dalam kamar Sofu, bukan cuma karena anti penerima korban tapi juga karena lebih dekat" Tenn~
"Yaa.. Benar sekali, kalian mudah sekali faham yaa.. Ehehe..." Sofu~
"Terimakasih Sofu, bahkan sebelum kami sampai disini kau sudah membantu kami" Riku~
"Hontouni Arigatou Sofu" Tenn~
"Tidak masalah, itu karena Sofu sangat menyayangi kalian, Sofu tidak mau kehilangan cucu-cucu manis seperti kalian" Sofu~
Si kembar langsung menerjang tubuh rapuh kakeknya, mereka merasakan kehangatan dari sang kakek, ternyata kakeknya sangat menyayangi mereka berdua, hingga melakukan hal yang selama ini tidak mereka ketahui

KAMU SEDANG MEMBACA
INDIGO (AU IDOLiSH7)✔
TerrorWARNING!! HOROR STORY sebuah rumah dengan misterius, tanpa engkau bekerja, tanpa kau harus membanting tulang dan susah payah untuk mendapatkan uang...... rumah ini dengan sendirinya bisa memberikan semuanya, kenikmatan dan kemewahan yang langsung bi...