BAB 8:THE BEGINNING OF THE GAME BECOME A RULER

248 22 4
                                    

{selamat anda pemain di permainan alam tak berujung!!}

{Pemain harus membuat sekte dan menjadi yang terkuat}

{Pemain akan di berikan sekte di tempat pemain masing masing}

{Ada hadiah pemula di kantong penyimpanan pemain,di sana ada bakat,sumber daya}

{Saya harap pemain bersenang senang}

Hoo apakah ini yang menariknya?

Tok

Tok

Tok

Kemudian Silviana membuka pintu kamar dan melihat Hong yi yang seperti muka panik?

"Maaf master ada suara di kepala saya yang menyuruh saya untuk membuat sekte!"

Hmm?kenapa Hong yi menjadi pemain?

[Jawab host Silviana menjadi pemain karena ulah saya sebab System tadi ingin membuat Silviana menjadi NPC]

[Informasi pemain yang di pindah kan kedunia kultivasi berjumlah 10 seperti bumi]

[Yang berarti ada 80 milyar orang yang ke alam fana ini]

[Serta terjadi banyak perubahan di alam fana immortal dan dewa]

Hemm makin menarik.

Silviana memegang kepala Hong yi dan di beri pengetahuan tentang Perubahan dan suara misterius atau System.

Hong yi berbinar karena permainan ini sangatlah menarik.

Tapi berbeda dengan yang lain.

Ini seperti neraka.

Silviana melihat forum obrolan.

"Di mana ini dan apa apaan permainan"

"Haha bersiaplah wahai kalian"

.........

........

......

....

...

..

.

Silviana menutup forum obrolan dan mengambil hadiah pemula di kantong penyimpanan.

{Ding dong selamat anda mendapatkan bakat (DEWA) dan sumber daya *100}

*Notifikasi.

Sumber daya itu seperti, kayu batu,makanan

Nampaknya Hong yi juga membuka hadiah pemulanya.

"Master saya mendapatkan bakat tingkat dewa!!!"

"Yaa aku juga "

Bakat di bagi menjadi F,E,D,C,B,A,S,SS,SSS dan paling tertinggi Dewa, hanya Dua orang yang bisa mendapatkan bakat tingkat dewa.

Silviana membuka Status

Status

Nama: Silviana Rosario

Ranah:Void Refining *puncak

Bloodline: Primordial Void true God (1%)

Title:

Job:

Budidaya: Pelahap kekacauan

Bakat: Dewa

Supreme Being Of The Boundless Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang