11

54 2 0
                                    

D-day

Mikhael yang gugup hanya terdiam, perasaanya sangat tak karuan jika seperti ini. Saat ini ia sedang berada di ruang keluarga di hotel dimana acara pernikahannya akan diselenggarakan. Arga, ayahnya menepuk pundaknya pelan. "Kamu gugup ya nak? Papa paham.. Santai saja.. Lakukan yang terbaik." Lalu memeluk si sulung seakan setelahnya tak akan bertemu dengan anak sulungnya tersebut. Bundanya juga mendekat, memeluk lengan Mikha dengan lembut. "Selamat berbahagia anaknya bunda.. Kamu tau, awalnya bunda ingin membatalkan pernikahan ini.. Karena tidak ada kedekatan antara kalian. Jika Jeremy tidak bercerita, mungkin acara ini tidak terjadi." Mikha menatap bundanya, memeluk bundanya itu dengan sayang. "Terimakasih bunda.." Ucapnya.

Beberapa staff acara masuk ke dalam ruangan tersebut, mengatakan bahwa mereka harus segera bersiap, pemberkatan akan segera dilakukan. Mikha memulai memikirkan kalimat yang harus ia ucapkan nantinya. Ah papa dari calon istrinya juga akan hadir, ia sangat canggung pastinya.

Bundanya kembali mengait tangan Mikhael, diikuti dengan Arga dan Jeremy di belakangnya. Mereka memasuki aula hotel tersebut, acara akan segera dimulai.

Pemberkatan dimulai, Ellouisse masuk ke aula di dampingi Dharmawan sebagai wali darinya. Merangkul tangan anak perempuannya, sebelum menjadi milik lelaki di depannya. "Jaga Ellouisse ku baik baik Mikha, kupercayakan kepadamu." Ucap Dharmawan sebelum akhirnya meninggalkan altar.

Mikhael, menggenggam jemari wanita di hadapannya ketika mengucapkan ikrar diantara mereka. Memasangkan cincin yang mempersatukan mereka, hingga kata "kalian sah sebagai suami istri" Diucapkan. Mikhael mencium bibir wanita itu dengan lembut dan melepasnya setelah mendengar tepuk tangan dari undangan yang hadir.

Tak banyak tamu undangan yang datang, karena acara ini digelar secara private. Bahkan tak ada pers sama sekali yang hadir. Hanya sanak saudara terdekat dan beberapa sahabat, hingga acara tersebut tidak memakan waktu yang lama.

"Huh.. Cape banget." Keluh Ellouisse merebahkan dirinya di ranjang empuk hotel tersebut. Acara telah usai, tamu dan undangan sudah pulang. Hanya saja pihak keluarga dan dirinya harus menginap dahulu, karena acara ini sendiri diadakan jauh dari rumah mereka. Tak mungkin bagi mereka untuk tetap menerjang lelah untuk pulang.

"Bersihin diri dulu, habis itu baru boleh istirahat." Mikhael, mengingatkan istrinya tersebut. "Mending lo aja duluan kak, kalo lo udah kelar bangunin gue." Ellouisse menutup matanya. Sepertinya si wanita 24 tahun ini benar benar lelah atas acara tadi. "Yaudah, aku duluan deh.."

Aku?

A.. Ku?

Ellouisse yang awalnya memejamkan matanya, kini membuka matanya dengan lebar. Rasa kantuknya hilang begitu saja mendengar kalimat yang keluar dari Mikhael.. Seakan ada yang ganjil. "Lo ngomong apa tadi kak? Sorry gue ga denger." Ellouisse meminta pengulangan dari si pria di depannya.

"Aku duluan, aku duluan yang bersih bersih." Ulang Mikhael. Benar, Ellouisse tidak salah mendengarnya tadi. Hampir saja ia berencana mengecek telinganya ke dokter, esok hari. "Ini aku latihan, besok kan tinggal di rumah bunda dulu sebelum kita pindahan. Yakali di rumah bunda ngomongnya pake gue-lo yang ada dimarah sama bunda nantinya." Jelas Mikhael. Ellouisse mengangguk setuju. "Yaudah deh.. Kalau gitu a.. Ku.. Juga latihan biar besok ngga kagok banget hehehe." Sedikit canggung saat Ellouisse mengatakan kata 'aku' tadi, namun ia akan tetap berusaha agar tak terlihat canggung saat dirumah keluarga Arga.

Akibat ulah Mikhael tadi, Ellouisse kehilangan rasa kantuknya, ia membuka sosial medianya untuk melihat beberapa keributan disana.

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ellouisse tertawa kencang melihat banyaknya mention yang masuk ke akunnya dengan meme 'minta maaf diatas materai' oleh para fans dari Mikhael

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ellouisse tertawa kencang melihat banyaknya mention yang masuk ke akunnya dengan meme 'minta maaf diatas materai' oleh para fans dari Mikhael. Dan juga jawaban Benjamin kepada salah satu followers Mikhael yang menanyakan kehadirannya di acara pernikahan Mikhael.

Tak lama, Mikhael keluar dari bilik toilet dengan handuk yang biasa dililitkannya pada pinggangnya. Bagian atasnya tidak di tutup sama sekali, membuat Ellouisse yang tengah sibuk membaca permintaan maaf fans Mikha terhenti dan terjatuh dari ranjang besar tersebut.

"Kamu kenapa?" Mikhael malah mendekati Ellouisse yang tengah malu, karena merasa melihat sesuatu yang seharusnya tidak ia lihat.

Namun, yang Mikha dapatkan justru dorongan keras dari Ellouisse yang membuatnya sedikit limbung. "Kamu kenapa sih?" Tanya Mikhael bingung dengan apa yang terjadi pada istrinya. "Kak, kamu kalo keluar dari toilet biasakan pakai bajunya. Gamalu apa? Aku yang liatnya malu loh!" Ucap Ellouisse tanpa sedikitpun melihat ke arah Mikhael. "Ngapain malu, toh sudah menikah juga." Ucap Mikhael yang hendak melepas tautan handuk yang menutupinya tersebut.

Hal tersebut membuat Ellouisse sedikit berteriak. "Udah udah, mending kamu mandi sana. Aku udah kelar gini." Ellouisse langsung menaruh ponsel nya diranjang, mengambil baju gantinya dan segera menuju toilet untuk membersihkan dirinya.

Mikhael yang sudah mengenakan pakaian nya dengan benar melihat kearah ponsel Ellouisse yang masih menyala. Terlihat sebuah akun base menfess untuk fans dirinya yang meminta maaf pada istrinya tersebut karena sudah mengira Ellouisse lah yang akan menikah dengan Mikhael. Tebakan mereka semua benar, namun apa yang membuat fans nya meminta maaf?

Mikhael sedikit menscroll up ponsel tersebut, yang menunjukkan sebuah komentar seorang fans yang dibalas oleh Benjamin. Mikhael tertawa melihatnya.

'Ya iyalah dia datang dengan suaminya, inikan pernikahannya.' batin Mikhael.

"Kak, kamu buka buka handphone aku ya?" Ellouisse sedikit sebal ketika melihat ponselnya ada ditangan Mikhael.

"Ngga, tadi kamu tinggal nyala kok, aku ngga buka buka. Cuma lihat yang di twitter itu, fans ku sampe segitunya ya." Wajah Ellouisse berubah ceria, ia tertawa mungkin mengingat ucapan ucapan fans dari Mikhael sendiri.

"Udahlah, udah ngantuk lagi. Aku tidur duluan ya kak." Ucap Ellouisse sebelum berakhir dengan memejamkan matanya.

The Agreement ✨Mark lee alternative universe✨ [Mark X Y/n.Mark X OC]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang