" sakittt arghhh. Hiks..."
" Tenang kamu akan baik-baik aja" ujar dev menenangkan
" Perut aku sakit Dev hiks" ujar chloe meringis.
" Tolong anda tunggu di luar " ujar dokter
" Tapi dok?"
Dokter dengan tegas mendorong devalino keluar ruangan.
Waktu terus berjalan, devalino menunggu dengan khawatir. Ia terus berjalan mondar-mandir di depan ruang oprasi.
Clak
Lampu ruang oprasi kini berubah menjadi hijau, pertanda oprasi telah di lakukan
" Bagaimana dokter dengan istri saya" ujar devalino
" Alhamdulillah kondisi nya stabil,saya akan memindahkan nya ke ruang rawat.
Devalino mengangguk.
" Emmm tuan, ada 2 kabar baik dan satu kabar buruk yang saya akan saya sampaikan untuk mu tuan" ujar dokter
" Baik,kabar baiknya terlebih dahulu"
" Kabar baiknya, istri anda melahirkan 2 bayi kembar berjenis kelamin perempuan dan laki-laki,istri anda dan putra anda sehat. Namunnn bayi perempuan anda menderita ginjal akut "
Devalino nampak sedih mendengar hal tersebut
" Apa saya boleh menjenguk istri saya ??"
" Tentu "
Devalino pun masuk ke ruang rawat"
" Dev , anak kita " ujar chloe menangis.
Ia sedikit melihat kedua bayi kembar nya, sungguh mengejutkan chloe melahirkan bayi kembar sedangkan di hasil usg hanya nampak satu bayi. Namun di satu sisi ia sedih mendengar kabar gadis kecil nya menderita sakit gagal ginjal akut.
Mereka sama terpukul nya.
" Tidak apa-apa aku yakin ia pasti sembuh" dev menenangkan.
Chloe hanya bisa mengangguk
" Putra ku , akan ku jadi kan engkau pewaris perusahaan ku. Dan untukmu putri ku ,aku akan berusaha mengeluarkan mu dari sakit mu. Aku akan berusaha menjadi ayah yang baik untuk kalian" ujar dev mengecup kedua bayi nya.

KAMU SEDANG MEMBACA
<☠️🥀TRANSMIGRASI 🥀☠️>
RandomAlexa Anderson merupakan seorang pendiri mafia ternama black cobra. ia memiliki paras sangat cantik bak bidadari. namun ia terkenal dengan monster yang haus darah(psikopat) ia terkenal dengan nama (psychopathic witch) di dunia bawah. Siapa yang tid...