Setelah pembicaraan sebelumnya mengenai asal muasal kekuatan para ksatria dan 8 member Sakurazaka, akhirnya pembicaraan dirubah kembali dengan perundingan untuk rencana mereka kedepannya.
"ini....akan jadi pertempuran terakhir, bagi kalian" ujar Lingqi "jika semua lancar, kalian akan bisa pulang setelahnya"
Karin dan yang lain mengangguk sembari menatap kearah peta yang di hamparkan Yinping "Cheng Du....ibukota Shu-Han....semoga petapa sialan itu tak membangun markas di sana, karena jika demikian akan banyak warga sipil jadi korban"
Yang lain mengangguk setuju dengan ucapan itu, sampai Risa bicara "aku merasa ada yang janggal"
"eh?"
"Aoi pernah berkata dalam kurun waktu ini, setelah Yiling, Zhuge Liang, dan terutama Liu Bei seharusnya sudah wafat atau terlalu lemah untuk berperang tapi....saat di Yong'an kemarin, mereka masih tampak sehat seperti sedia kala" ujar Risa sembari menatap telapak tangan kanannya, ia ingat pernah beradu tinju dengan Liu Bei dan sadar lawannya itu masih lah hebat.
"itu memang sedikit aneh" ujar Xingcai menyetujui "jika memang demikian itu memang mengherankan, terlebih sejak Yiling paman Liu Bei sejatinya sempat sakit parah dan hampir di anggap sudah di ujung tanduk"
"apakah mungkin, Zuo Ci melakukan sihir pada Shu?" ujar Hono "maksudku....dia tampaknya tak akan suka jika orang yang sangat ia dukung meninggal cepat"
"mungkin bisa saja demikian, aku semakin tak mengenal Shu-han yang kini berbeda"
Risa melihat tatapan Xingcai tampak khawatir dan tertunduk "nona Xingcai"
"tempo hari kita mengalahkan Shu yang mendapat bantuan Wu, tapi saat itu kurasa pihak Wu tidak mengerahkan orang-orang terbaik mereka....aku khawatir mereka akan muncul lagi saat kita menyerang Chengdu"
"oh itu tak akan terjadi" ujar Da Qiao atas ucapan Yui.
"anda yakin?"
"iya, Sun Quan hadir sendiri dan sadar diantara lawannya adalah adiknya sendiri dan juga kakak ipar nya, ia pasti tak akan mau berurusan dengan kita lagi karenanya, selain itu tak ada keuntungan baginya untuk terus membantu Shu-han"
"semoga memang demikian"
"bagaimana dengan Cao Wei, wilayah itu kini di pimpin putra Cao Cao yang cukup ambisius, bagaimana jika mereka muncul juga menyerang bersamaan dengan kita ke Chengdu?" tanya Karin.
"kurasa itu tak mungkin...eh tunggu dulu" Ten terdiam sesaat "kau keturunan Cao Cao juga kan apa mungkin--"
"bukan" Karin menggeleng "aku bukan keturunan dari putranya yang itu atau yang lain....tapi...dari putri nya"
"putri Cao Cao?" yang lain yang mendengar itu mengernyit, hingga Zhao Yun bicara "apakah mungkin....dari putrinya yang menikah dengan mantan kaisar Liu Xian"
Karin hanya mengangkat bahu "mungkin, aku tak tahu pasti"
Ten langsung berkomentar "tunggu, jadi kau ini masih keturunan bangsawan?, mantan kaisar dari dynasty Han adalah salah satu leluhurmu?"
Karin lagi-lagi hanya mengangkat bahu "aku tak tahu, ah sudahlah itu tak penting, kita kembali ke bahasan kita"
"kurasa kita ajak yang lain juga" ujar Habu sembari berdiri "Aoi, Rei dan yang lain mungkin bisa memberi tambahan ide..."

KAMU SEDANG MEMBACA
The Demons Of Peace
FanfictionBagaimana jika Idol group Sakurazaka46 tak sengaja terlibat dengan sosok ksatria wanita dari masa lalu? akankah semua normal atau mereka malah harus mengalami kejadian dan petualangan di luar dugaan? find out here