•Hanya fiksi:)
Happy Reading
📖
.
.
.Bersepeda dengan riang,kali ini Jisoo tidak terburu-buru sudah kapok dia terjatuh dari sepedanya entah tak sengaja hampir menabrak kucing atau ban sepeda yang masuk ke got, sampai harus di tertawai apalagi kemarin, ia menabrak pagar rumah tetangganya dan bukanya menolong malah berakhir di tertawai habis-habisan oleh tetangganya yang tengil sebelas dua belas dengan kakaknya.
Maklum ia belum terlalu mahir naik sepeda diumurnya yang ke dua puluh.
Dulu waktu kecil sudah pernah belajar dengan ayahnya, dan ya...dia terjatuh. menangis kencang sampai sesegukan namun masih kepalang kesal karena terjatuh sampai memukul sepedanya, ia ngambek tidak mau belajar sepeda lagi.
Sampai ya...dia memberanikan diri untuk belajar sepeda sendiri gara-gara sang tetangga sebelah usil menghadiahkan sepeda di hari ulang tahunnya ia sampai terkejut.
Niat sekali tetangganya ini. Jisoo sampai terharu ingin rasanya ia memukul tetangganya:)
"Jisoo-ya ada apa?"Laki-laki paruh baya itu bertanya saat Jisoo memarkirkan sepedanya halaman.
"Hehe ini paman mau mengantar kue kebetulan Jisoo habis dari toko kue ibu," jawabnya dengan senyum yang menampakan deretan gigi rapinya.
"Paman mau berangkat kerja ya?bibi ada?"
"Iyanih. ada, masuk saja"
"Loh jisoo sudah bisa naik sepedanya?"
Sambutan pertanyaan langsung terlontar dari seorang pria dengan postur tinggi.
Jisoo melirik dengan raut sebal," Chanyeol oppa jangan seperti Taehyung ih,meledek ku terus, Jisoo sudah bisa tau"
Chanyeol sampai tertawa melihat raut Jisoo, sampai pukulan keras di bahu pria tinggi itu menghentikan tawanya, ternyata yuna sang ibulah pelakunya.
"Jangan seperti itu, lihat anak gadisku jadi cemberut, sudah sana berangkat kerja!"mendengar pembelaan dari sang nyonya rumah, Jisoo memeletkan lidahnya pada Chanyeol.
Sementara Chanyeol langsung buru-buru mengetahui jam sudah mepet untuk masuk kerja.
"Oh ya bibi. ini kue titipan ibu kebetulan Jisoo habis dari toko"
"Sampaikan terima kasihku ke ibu mu."Jisoo mengangguk sambil tersenyum.
"Eum... ngomong-ngomong bibi, Taehyung dimana?"
Jisoo celingukan dengan mengikuti Yuna ke dapur.
Yuna menggelengkan kepalanya, Jisoo ini walaupun sering tidak akur dengan Taehyung, pasti ia akan mencari-cari Jika tidak kelihatan waktu ke sini.
"Di taman belakang tuh,bibi suruh dia menyiram tanaman,"Yuna-ibu Taehyung terkekeh melihat Jisoo yang langsung ngacir ke halaman belakang.
.
Seorang pemuda dengan asyiknya menyiram tanaman-tanaman milik ibunya, dengan hati-hati membersihkan beberapa tanaman kesayangan ibunya itu agar tidak rusak.
"Taehyung!"panggilan dengan di sertai pukulan pada pundaknya, membuat Taehyung reflek menoleh dengan memegang dadanya.
"Huffth."Taehyung menghembuskan nafasnya saat mengetahui orang yang membuatnya sedikit kaget "ada apa?"

KAMU SEDANG MEMBACA
SHORT STORY→[Vsoo]Republish
Ficção Adolescente[On going🚴🏻♀️]still vsoo Kim Jisoo and Kim Taehyung oneshoot-twoshoot(short story), happy reading☞⭐ Warning!up ©Luvies_ur