First,I met Zayn (Part 3)

601 35 0
                                    

Keesokan hari nya, sekolah libur. Aku dan Clara memutuskan untuk shopping di mall. Semenjak kejadian semalam,Zayn jadi sering chatting dengan ku lewat line.

Aku ngopi di salah satu kedai kopi kesukaan ku dan Clara. Saat itu,Zayn tidak membalas line ku. Tapi aku membiarkan nya. Aku melihat Harry,Niall,Louis,Liam di kedai kopi ini. Tapi kemana Zayn?

"bentar gw mau kesana" ucapku sambil berjalan kearah Harry,Niall,Louis,Liam. "eh eh mau kemana" teriak Clara. Aku menghiraukan teriakan Clara.

Niall : eh audie,sama siapa ke sini die?

Aku : biasalah.. Clara

Niall : ooo...

Aku : Zayn mana?

Louis : Ciee nyariin

Aku : apaan sih

Liam : oh iyaa kami mau minta maaf tentang pembullyan kemarin,Zayn cerita kepada kami kalau kemarin lo pingsan dimobilnya Zayn karna lo ga sarapan. Kami tau. Pasti lo ga jadi sarapan karna pembullyan kemarin kan?maafkan kami

Aku : nevermind

Liam : thankyou for forgive us

Aku hanya membalas permintaan maaf Liam dengan senyuman kecil. Sampai saat ini aku tidak menemukan Zayn:( kemana dia?Aku balik ke tempat duduk ku mengajak Harry,Niall,Louis,Liam join bersama ku dan Clara.

Tiba tiba lampu kedai kopi itu mati. Tidak ada suara orang disitu.

"Claraaa.. where are you? Harry??Niall??Louis??Liam?? dont leave me alone! im scared!!" teriak ku. Ada sebatang lilin yang menyala di atas Red Velvet. Di Red velvet itu tertulis "Audiee.. will you be mine?" Aku ga tau kue itu dari siapa. Aku disini sangat ketakutan. Aku takut gelap. Aku pun mulai berteriak "YESS!! I'LL BE YOURS!!BUT PLEASE,TURN ON THE LAMP" lampu2 pun mulai nyala. Zayn datang dengan membawa pink roses.

Zayn : are you sure you will be mine?

Aku : hm.. yaa

Zayn : this pink roses for you

Aku : thankyou how lovely they are

Zayn memelukku erat.

Harry : Niall yang merencanakan ini semua

Niall : itu karna Zayn cerita ke gw kalau dia suka sama Audie dari pertama dia ketemu

Liam : jiaah cinta pada pandangan pertama haha

Louis : longlast lah yaa

Zayn menatap teman2 nya dan tertawa kecil di posisi tangan masih memegang pinggang ku.

Zayn : yaa i know that Niall! Thankyou bro

Niall : no problem

Clara : cieee pelukannya ga di lepas2 hahaha

Pipiku mulai memerah saat itu hehe

Clara : traktir2 bisa kali haha

Kami menceritakan kejadian dari pas awal kami bertemu haha hanya batas 2 hari kami bisa saling suka.


Never End - Zayn MalikTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang