penitipan karasuno 6

593 62 1
                                    

Cukup dengan kemanisan keluarganya mari kita menuju ke tokoh utama kita anak manis bersurai Oren yang baru saja turun dari mobil yang membawanya bersama kedua orang tuanya

"Ingat seminggu lagi anak ini harus kami bawa pastikan ia dalam kondisi sehat atau uangnya kami ambil kembali" ucap seseorang yang masih di dalam mobil

"Tentu saja dia pasti akan sangat berguna untuk anda"jawab ibu Hinata

Mobil itu pun pergi Hinata yang habis di periksa dari rumah sakit hanya bisa menunduk  waktunya tinggal sedikit lagi sesuai perjanjian yang sudah di buat oleh orang tuanya

"Bereskan rumah karna aku dan ibumu akan pergi"suruh ayahnya

Hinata mengaguk mengerti dan segera masuk kedalam rumah.rumah yang di tinggali tak besar atau kecil hanya rumah berlantai satu dengan 2 kamar tidur

Hinata segera menyapu dan mengepel rumah ia cukup kesusahan saat melakukan pekerjaan rumah karna tubuhnya yang kecil

Setelah semua selesai Hinata segera mandi dan   bersiap ia menggunakan kaos biru muda dengan warna yang telah pudar dan lusuh berlengan panjang  terdapat tambalan kain di belakang baju.

Hinata melihat jam dinding menunjukan pukul 4 sore ibu dan ayahnya akan tiba pukul 6.hinata masih memiliki waktu ia segera mengambil selembar kertas dan 2 krayon berwarna hitam dan merah.

Taman adalah tujuan hinata.ia ingin mengamati orang orang untuk di masukan dalam tugasnya

Hinata duduk di salah satu bangku di bawah pohon rindang ia memperhatikan beberapa anak yang bermain dengan riang bersama orang tua mereka

"Aku jadi iri"lirih Hinata

"Oh kau datang"seru seseorang membuat Hinata menoleh ke belakang

"Ah...kakak baik"seru Hinata

Orang tersebut adalah kouzume kenma.pertemuan mereka diawali dengan kenma yang menunggu kuro pulang dari rumah sakit dan dia tak sengaja bertemu dengan Hinata karna badannya yang kecil kenma memberikan bakpau daging dan sejak saat itu kenma sering memberikan bakpau daging saat mereka bertemu

Tapi akhir akhir ini kenma jarang bertemu dengan Hinata tapi kenma tak pernah bosan menyempatkan diri untuk membeli bakpau daging jika sedang menunggu kuro pulang

Kenma duduk di dekat Hinata dan mengelus surai lembut berwarna Oren itu"kau sedang apa?"

"Suga sensei memberikan ku tugas jadi aku kesini untuk menggambar"

"Suga sensei? Apa kau berada di penitipan karasuno"tanya kenma yang mendapat anggukan dari Hinata

"Anak ku juga ada disana namanya tsukishima kei apa kalian berteman baik?"

"Ah..tsukishima walau agak menyebalkan tapi dia baik jadi Kakak baik sudah punya anak "

"Sudah dan kei adalah anakku"kenma mengambil bakpau daging dari dalam tas nya"ini untukmu aku tak sengaja membeli terlalu banyak"

"Benarkah?" Mata Hinata berbinar binar melihat bakpau hangat dan lezat dihadapannya

"Tentu saja makanlah"

"Terimakasih Kakak baik"Hinata menerimanya dan melahap bakpau itu hingga kedua pipinya mengembung

'imutnya'batin kenma menjerit dia menatap Hinata dari ujung kepala sampai ujung kaki'perasan terakhir kali aku menemui dia,dia tak sekurus ini dan apa itu di pundaknya seperti lebam 'pikir kenma

"Jadi kau ingin mengambar apa?"tanya kenma Hinata menunjuk anak kecil yang sedang bermain ayunan bersama ayahnya dan ibunya memotret mereka berdua

"Aku ingin menggambar mereka "

Penitipan Karasuno (Emd)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang