Bad Dream

221 14 7
                                    

"DRAY!!!" jerit Harry dalam tidurnya, ia menjerit keras dan hal itu sukses membuat seseorang yang tidur tepat disebelahnya terbangun.

"Honey, ada apa?" tanya Draco dengan ekspresi kaget, jantungnya serasa akan copot dari tempatnya sesaat mendengar jeritan menggelegar milik kekasihnya tersebut.

Draco segera menoleh kearah kekasihnya dan mendapati jika si manis itu tertidur dengan gelisah, matanya terpejam erat, tapi ia sibuk meracaukan nama panggilan Draco tanpa henti.

Dahinya mengerut dengan keringat sebesar biji jagung memenuhinya, sepertinya si manis ini tengah bermimpi buruk, Draco yang khawatir pun berusaha membangunkan Harry agar dia dapat terlepas dari mimpi buruknya.

"Honey, bangun, hei." ucapnya sembari menggoyang-goyangkan bahu Harry berulangkali berharap si manis ini dapat terbangun, ia mulai beralih menepuk pelan pipi kekasihnya, "Hei, hei honey, sadarlah."

Bukannya bangun lagi-lagi Harry malah meracau tidak jelas, "Dray! Lari Dray! Lari! Cepat!" ucapnya dalam tidur sembari tangannya bergerak seakan dirinya ingin meraih sesuatu.

Karena tak kunjung juga bangun Draco pun membentak kekasihnya, "HONEY, BANGUN!" dan hasilnya sukses membuat kedua kelopak mata itu terbuka dan menampilkan sepasang mata hijau yang bergerak panik disertai nafas yang memburu.

"Honey, kau mimpi apa?" tanyanya lembut dengan tampang khawatir, bukannya menjawab, Harry malah, "Hiks, Dray!" menangis sesenggukan, air matanya bercucuran dan itu membuat Draco bingung.

Draco menarik Harry ke dalam pelukannya, ia berusaha menenangkan kekasihnya dan memberinya rasa aman, disaat kekasihnya ini tengah ketakutan setengah mati, "Ada apa, sayang? Tadi kau mimpi apa?"

"Aku baru saja bermimpi buruk, hiks!" jawabnya dengan nada bicara yang tidak jelas sebab tersedak tangisnya sendiri yang tak kunjung berhenti.

"Iyaa, mimpi apa yang sampai membuat kekasihku menangis begini, hm?" salah satu tangan Draco bergerak mengusap air mata kekasihnya, sedangkan tangannya yang lain ia gunakan untuk mengusap punggung sempit itu.

"Tadi aku mimpi mengerikan sekali! Aku mimpi kau jadi ayam, lalu kau dimasak Hermione, dan dimakan Ron!" jawab Harry sambil memasang raut wajah ketakutan, yang anehnya bagi Draco itu malah terlihat menggemaskan, apalagi ditambah mendengar penjelasan Harry yang semakin membuat Draco gemas.

"Aku sudah menyuruhmu lari, tapi kedua ceker mu tidak bisa berlari dengan cepat! Lalu Hermione datang dan menangkap mu, kau dimasak jadi ayam panggang olehnya, hiks—" jelasnya lagi dan Draco ingin tertawa saja rasanya. Astaga, masa dirinya jadi ayam? Yang benar saja, hahaha.

"—tiba-tiba Ron datang, lalu dia memakan paha kecil mu seperti orang yang tidak pernah makan, hiks! Itu mengerikan sekali!" sambungnya, dan kini Draco tak mampu lagi menahan tawanya, ia tertawa sekeras yang ia bisa sembari membayangkan bagaimana mimpi Harry tadi.

"Kenapa kau tertawa?!" Harry geram karena si pirang ini malah tertawa macam orang kerasukan disaat dirinya ketakutan setengah mati.

"Mimpi mu lucu, sayang." jawab Draco membuat Harry mendelik tak suka.

"Cih! Aku sangat panik saat kau dimasak Hermione, dan kau malah tertawa?!" ucapnya dengan alisnya menukik tajam, serta hidung yang mengerut, dan itu semua terlihat lucu, belum lagi ditambah matanya yang sembab, astaga ingin rasanya Draco makan Harry ini.

"Maaf, maaf. Tapi itu sungguh lucu! Aku jadi Ayam, petok, petok, hahahaha!" Draco tertawa sembari memeragakan suara dan juga gerakan sayap ayam mengepak.

"Hiks, tadi dalam mimpiku juga kau mengeluarkan suara seperti itu tapi bedanya dalam versi yang lebih mengenaskan saat Hermione menyembelih leher mu! Huwaaaa!" tangis Harry bersahutan dengan tawa Draco.

"Berhenti tertawa! Hiks!" Harry memukuli lengan Draco berulang kali sebab dirinya kesal kekasihnya ini malah menganggap mimpi menyeramkannya sebagai lelucon.

"Okay, okay, aku akan berhenti, tapi pffffttt hahahaha!" Draco mencoba untuk menahannya tapi tak bisa. Sial, ini lucu sekali, batinnya.

"Aku bilang berhenti!" bentaknya dengan derai airmata yang masih bercucuran.

"Maaf sayang, lagipula itu hanya mimpi, tidak usah dipikirkan okay? Dan tidak mungkin juga aku jadi seekor ayam, itu terdengar mustahil sayang." ucapnya dan secara perlahan tawanya mulai mereda saat menyadari jika Harry se-takut itu.

"Tapi, bukankah kau ada disana? Lalu, kenapa kau tidak mencoba menyelamatkan ku?" tanyanya, ia hanya sedang berusaha menjadi kekasih yang baik dan mulai menanggapi cerita mimpi Harry yang aneh.

"Aku mau menolong mu, tapi masalahnya aku juga sudah dimasak oleh Hermione jadi ayam goreng!" jawabnya dan hal itu sukses mengundang tawa Draco kembali yang sebelumnya coba ia tahan.

The End

Mimpinya absurd banget 😭

Maaf kalau ada typo atau ada kata-kata yang rancu, permisi Byee 👋

Random Story (Drarry)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang