Happy reading
"Jadi begitu cerita nya"
"Apa kau tahu lanjutan nya??
"Tidak, aku setengah sadar saat itu"
Dengan wajah yang terlihat sangat panik, ia pun berlari menuju rumahnya, tanpa memikirkan Aksa
"Kita kawan terus ya, Aksa, Arka"
Arka adalah teman masa kecil Aksa, nama mereka sedikit mirip karena kedua ibu nya adalah sahabat, mereka berdua selalu bermain bersama, Aksa yang selalu diam saat kejadian itu karna ia paham bahwa Arka begitu cemburu dengan keluarga karsa yang tidak begitu lengkap tapi selalu bahagia, Arka memiliki seorang ayah yang sangat mudah marah, ia selalu memakai kekerasa jika sedang marah, itu membuat Arka lebih banyak diam karna ayahnya yang marah ketika ia banyak bicara, kadang Arka lebih memilih untuk menginap ditempat Aksa, walau dia akan diseret oleh ibu nya tuk pulang kerumah
"Nggak.. ini gaboleh terjadi.. maaf in Aku, Sa"dengan tangis nya yang terus terusan turun
Ia menatap langit yang mulai gelap"Awas!!"
BRAKK
"Makanya kalau jalan itu liat liat dong, nanti jadi saya yang salah! Dasar anak muda jaman sekarang ya"pria tua itu lalu berjalan pergi dengan perasaan kesal, [name] tetap terdiam, ia kini berusaha menyapu kenangan yang telah dirangkai oleh dirinya dan 'dia'
"Hoi! Diem mulu, kenapa sih lo?"
"A-ah! Nay? Kenapa"
"Gw yg harusnya nanya lo kenapa, gausah dipikirin apa kata orang, gue percaya lo kok"ucap Nayla, teman baik [name] di sekolah
"Nayla? Jangan pergi ya.."
"Maksud lu apaansih, gw ga bakal pergi kok"
"Lu kok masih mau sih temenan sama pembunuh?"ejek seseorang menatap Nayla dengan tatapan jijik
"Ew, najis banget, hati hati guys, Nayla udh megang tangan pembunuh, takutnya dia ikut bunuh kita, kan satu paket"semua orang tertawa, Nayla hanya terdiam dan tak mampu mengeluarkan kata kata
"Udahlah Yatim, temen pembunuh lagi"
"Dasar yatim piatu!"
....
"Maaf nay.."
"Diduga seorang gadis remaja bunuh diri karena depresi..."

KAMU SEDANG MEMBACA
𝐎𝐂𝐄𝐀𝐍 || 𝐋𝐎𝐎𝐊𝐈𝐒𝐌 𝐗 𝐑𝐄𝐀𝐃𝐄𝐑 ||
Fanfiction"Can you stay here?" "𝗠𝗮𝗮𝗳.."sahut gadis itu sembari berjalan kearah ombak yang ingin menerjang nya ombak pun menghantam lalu gadis tersebut hampir tenggelam, namun setelah ombak perlahan menghilang, gadis itu serasa ditelan bumi karena sosok ny...