"Lo ngapain bawa-bawa lilin?"
Asta melepaskan matanya dari buku yang sedang dia baca, menatap heran Choqy yang sedang mondar-mandir membawa lilin.
"Hah?" Choqy berbalik menghadap Asta.
"Lo ngapain bawa-bawa lilin??" Ulang Asta.
"Lo nanya itu gatau atau apaan?"
"Ya gataulah, gua ga nanya sesuatu yang gua gatau!"
Krik-krik, jangkrik lewat.
"Parah Asta, sakit hati guaa!!!!"
"Eehh???!"
Choqy keluar dari ruang tengah asrama cewek, ke bagian taman yang paling ujung, menyendiri sambil jongkok disitu.
"Jahat banget, gaada yang inget...." gumam Choqy. "Yah, walaupun ini lagi minggu-minggu ujian sih..."
Akhirnya, Choqy mambuat kue dari tanah dan menaruh lilinnya disitu.
"Yaelah, masa gua mau nyanyi happy birthday sendiri....."
Sesuatu mendarat di kepala Choqy (bukan kok, bukan tai burung), tangan orang (taulah ya tangan siapaaaaaaa).
"Who says?" Saga tiba-tiba muncul bagaikan pahlawan kemaleman. "Gaada yang suruh lo nyanyi sendirian kok."
-Sisanya buat sendiri~

KAMU SEDANG MEMBACA
Class on chaos
De TodoKetika para anak SMA anti-normal berhadapan dengan hal-hal seperti ke-paranormal-an dan konspirasi anti-riil