𝐅𝐚𝐤𝐞 𝐜𝐡𝐚𝐧𝐜𝐞

195 17 9
                                    

HAPPY READING

"Ngh.. Dimana aku.. AH SIAPA KAU!"teriak [name] melihat sesosok yang sedang bersembunyi dibalik pintu

"Eum.. apa semua ini hanya mimpi.."

"Ini bukan mimpi"

[Name] tertegun melihat sosok yang keluar dari tempat sembunyinya dan suaranya yang lembut

"Mama?..."

"Bangunlah"









....




"[NAME]! KAU GILA YA!! APA APAAN KAU!"teriak Aksa didalam ruang rawat itu setelah melihat [name] tersadar dari tidurnya

"Hei kau ini, dia baru bangun jangan langsung di tegur begitu dong"ucap Nayla kesal melihat Aksa yang tiba tiba teriak

"Arghh... !"geram Aksa sembari mengepalkan lengannya, [name] hanya bisa diam

"Kamu siapa? Jangan sok kenal deh"ucap [name]

"[Name]? Lu beneran lupa gitu??"perlahan aksa mencengkram wajahnya sendiri dengan air mata yang terus berjatuhan

"Jangan alay deh, sa"

"Maksud lu?"

"Hehe"

"NGEN"

"GAUSAH BACOT, LU TERIAK TERIAK MULU GW GEBUK AMPE MENINGGAL MAU?"kesal Nayla

"Iya yang"

PLAKK

"[Name] tidur aja disini ya, jangan kemana mana dulu, mungkin 5 hari lagi kamu bisa pulang"
































































"Seneng deh liat kamu udh sehat lagi"ucap Nayla dengan senyum manisnya

"Haha iya"

"Tau ga kamu koma hampir setahun loh"

"Eh.. selama itu ya!"

"Iyaaa, aku capek nungguin kamuu!"

"Oh iya, aku sama Aksa pacaran loh!"

Deg!

"Oh gituu, selamat ya hehe!"

"Makasihh, btw besok sekolah ya"

Perbincangan itu masih terputar di kepala [name], kepala nya terasa pusing, ia sudah lelah

"Ya tuhan... Aku mau mati aja.. tapi aku gamau lumpuh permanen.. aku gak takut mati aku cuma takut.. takut sakit... Kenapa aku harus begini? Bukan nya tuhan maha adil.."ucap [name] dengan tangisnya

"Kenapa orang orang jahat sama aku.. tuhan itu ada kan? Tuhan itu sayang kan sama umatnya.."

"Tuhan memang gapernah peduli sama aku lagi!"

"Dasar bodoh"

"..."













𝐎𝐂𝐄𝐀𝐍 || 𝐋𝐎𝐎𝐊𝐈𝐒𝐌 𝐗 𝐑𝐄𝐀𝐃𝐄𝐑 ||Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang