Dunk hanya tersenyum melihat anak dan ayah yang membuatnya terharu,
Ia sangat menginginkan keluarga yang seperti ini, ia pernah memiliki kekasih, tapi sayangnya, kekasihnya itu malah berselingkuh dengan wanita, ternyata si kekasihnya hanya memanfaatkanya,
Tanpa ia sadari dari sudut matanya ia mengeluarkan setetes air mata, Joong yang sedang bermain dengan Khao itu menoleh ke arah dunk, ia terkejut karena melihat dunk yang menangis
"Hey ada apa!?" Tanya Joong ia khawatir dunk kenapa-napa,
"Tidak ada, aku hanya menginginkan keluarga yang seperti ini" jawab dunk lalu ia tersenyum kecil ke arah Joong,
Joong mengusap air mata dunk, lalu Joong memeluk dunk, dunk terkejut Joong tiba" memeluknya, tapi dunk merasakan kenyamanan saat berada di sisi Joong dan Khao, ia membalas pelukan Joong dengan sebelah tangannya,
Lalu mereka masuk ke dalam mall, Joong membelikan banyak sekali barang" branded untuk dunk,
Dunk sudah menolaknya, tapi Joong bersikeras untuk membelikan dunk barang" branded itu, barang" yang sangat mahal,
Mereka mengelilingi mall selama 3 jam, lalu mereka mengajak Khao ke tempat permainan anak", mereka bersenang-senang, di sana, Khao yang tertawa girang, mereka bermain selama 2 jam, tanpa sadar waktu sudah menunjukan pukul, 4 sore, mereka berangkat tadi pukul 11 dan sekarang sudah jam 4 sore, mereka sudah berada lima jam di mall,
Mereka pun merasa lapar, lalu mereka mampir ke sebuah restoran mahal di dalam mall itu,
Hari ini Joong yang akan mentraktir dunk, semua yang dunk inginkan akan Joong bayar,
Joong memesan banyak sekali makanan, dan makanan itu pun sudah datang "ini pak makanannya silahkan" ucap salah satu pelayan resto di sana, lalu setelah meletakan makanannya di atas meja, pelayan itu sedikit membungkuk lalu pergi meninggalkan meja,
Dunk merasa bingung, mengapa Joong memesan makanan begitu banyak " apa kau yakin bisa menghabiskannya semua?" Tanya dunk tidak percaya,
"Ini untuk kau" ucap Joong
Dunk melongo mendengar perkataan Joong, "mana bisa begitu" marah dunk
"Baiklah aku akan makan bersamamu" ucap Joong, saat ia akan mengambil makanannya, dunk lebih dulu berdiri, "sini biar aku ambilkan" ucap dunk lalu ia mengambilkan makanan untuk Joong "mana yang kau inginkan?" Tanya dunk, ia melihat ke arah Joong
Joong hanya terdiam, baru kali ini ia merasa di perhatikan, saat ia menikah dengan view, view sama sekali tidak ingin mengurus anak, kerjaannyaa sehari-hari hanya menjadi foto model,
Setelah melahirkan Khao, view mengaku ia belum ingin memiliki anak lagi, view sama sekali tidak pernah memperhatikan Joong dan Khao,
View selalu berangkat pagi, lalu pulang malam, seperti itu terus setiap hari, Joong sudah pernah memperingatkan view, tapi view sama sekali tidak menggubrisnya
"Joong Joong Joong!!" Panggil dunk,
Dan akhirnya Joong tersadar, "oh maaf ya ada apa" tanya Joong,
"Kau ingin makan yang mana?" Tanya dunk,
Dunk pun mengambilkan makanan yang di inginkan Joong, "nih" ucap dunk, ia memberikan piring kepada Joong, piring itu sudah penuh dengan segala macam lauk pauk di atasnya,
Joong mengambilnya lalu ia makan, dunk juga makan, saat sedang asik makan, tiba" Khao menangis, tidak tau apa yang di inginkan Khao, ia sudah di beri susu, di gendong, masih juga menangis,
"Sini ploy, coba biar saya gendong" ucap Joong lalu ploy memberikan Khao kepada Joong, tapi tetap saja, Khao tidak henti-hentinya menangis,
Mereka khawatir jika para pengunjung akan terganggu dengan suara tangisan Khao,
"Khao ayolah jangan menangis" ucap Joong pada Khao, tapi justru Khao menangis semakin kencang,
"Bukankah aku sudah memberi tahu, jangan mengatakan seperti itu kepadanya, ia akan mengira kau memarahinya" Joong kena omel oleh dunk
Dunk mengambil Khao dari pangkuan Joong, dan alangkah terkejutnya Joong, saat Khao di gendong oleh dunk, ia seketika berhenti menangis,
Dunk menenangkan Khao, agar ia berhenti menangis, dunk memaju-mundurkan langkahnya,
Khao berhenti menangis, dan Khao langsung tertidur di pangkuan dunk,
Joong dan ploy merasa heran, kenapa Khao bisa merasa senyaman ini saat bersama dengan dunk,
Dunk kembali duduk, lalu ia melanjutkan makanya, ia masih dengan setia menggendong Khao di pangkuan nya, dunk mengusap-usap pelan kepala Khao, agar Khao lebih lelap lagi tertidur nya,
Setelah selesai makan, Joong membayar makanan yang tadi ia pesan, sebenarnya dunk akan membayar, tapi Joong menolaknya,
Dunk sebenarnya merasa tidak enak, karena ia sudah di belikan barang" mewah, dan sekarang makan pun di bayarkan oleh Joong,
Mereka pun kembali ke dalam mobil, karena waktu sudah menunjukkan pukul tujuh malam, karena Joong dan dunk ia akan pergi ke pesta pernikahan view,
Joong membukakan pintu mobilnya untuk dunk, dunk masih terus menggendong Khao, dunk masuk ke dalam mobil, lalu Joong masuk,
Di perjalanan, dunk terus memperhatikan Khao, ia sangat terlihat menyayangi Khao, dunk terus mengusap-usap kepala Khao lembut,
Dan saat di tengah-tengah perjalanan, ternyata dunk tertidur, tangannya memeluk erat tubuh Khao yang berada di pangkuannya,
Mereka pun sampai diri rumah Joong, Joong tadinya ingin membangunkan dunk, tapi ia merasa tidak enak, karena dunk tidur sangat pulas, akhirnya ia memutuskan untuk menggendong dunk menuju kamarnya, ia mengambil Khao perlahan dari pelukan dunk,
Ia memberikan Khao kepada ploy untuk di bawa ke atas, sementara Joong menggendong dunk ala bridal style menuju kamarnya, dunk menggeliat sebentar, lalu ia kembali tertidur lagi,
Joong meletakan dunk di atas kasur setelah ploy meletakan Khao, ploy pamit ia akan turun untuk membersihkan diri,
Joong menghampiri dunk yang sedang tertidur di atas kasurnya, ia menatap wajah dunk sebentar, Joong mendekatkan wajahnya ke wajah dunk, ia memperhatikan setiap detail wajah dunk,
Wajah yang begitu cantik, dan manis, dengan bibir yang berwarna pink, ingin sekali rasanya Joong mencium bibir dunk,
Tapi ia langsung menggeleng cepat, dan ia berdiri, ia langsung menuju lemarinya, ia mengambil handuk, lalu masuk ke dalam kamar mandi,
Di dalam kamar mandi, ia merendamkan tubuhnya di bath tub sebentar, banyak sekali yang sedang berkecamuk di dalam pikirannya,
Ia bingung dengan perasaannya sendiri, malam ini ia akan datang ke pesta pernikahan mantan istrinya, Yanga bahkan mereka berpisah saja belum sampai setengah tahun, tapi view sudah menemukan pendamping hidup baru,
Ia sembari meminum beberapa teguk bir,
Setelah selesai mandi, ia menggunakan baju handuk, lalu ia keluar dari kamar mandi, ia melihat dunk yang masih tertidur, tapi kali ini dunk tertidur sembari memeluk Khao,
Joong pun menghampiri dunk, mereka sebentar lagi akan berangkat, tapi dunk belum siap sama sekali, bahkan mandi saja belum, Joong mau tak mau harus membangunkan dunk,
Ia menghampiri dunk, lalu ia sedikit membungkuk

KAMU SEDANG MEMBACA
love in silence [joongdunk] Romance
RandomJoong dan dunk bertemu di suatu malam, mereka akhirnya berkenalan, dan menjadi dekat, seiring berjalanya waktu, Benih" cinta mulai tumbuh gimana lanjutnya??? baca aja yaaaa