TraanggWhuupp
Whoomm
Slaashh
"woa....*crunch"
Para member Sakurazaka dan para ksatria kini sedang beristirahat sembari makan siang dalam perjalanan mereka menuju Jianye, selagi istirahat, mereka kini sedang menyaksikan sparring antara Karin melawan Ten.
"mereka berdua itu benar-benar..." geleng Yuuka melihat kedua 'anak' nya bertukar serangan
Normalnya andai mereka menggunakan pedang atau tongkat kayu mungkin Yuuka tak akan terlalu khawatir, tapi kini mereka menggunakan senjata asli mereka dan tampak serius seolah memang ingin membunuh.
Walau Yuuka dan yang lain juga tahu kedua bocah itu tak benar-benar sungguh-sungguh
Ten melompat ke arah sebuah batu besar lalu menjadikan batu itu sebagai pijakan dan langsung melaju ke arah Karin yang mendecih dan melancarkan serangan.
Traaang
Ten melewati Karin usai kedua senjata mereka beradu cengiran aneh sama-sama terlihat di wajah kedua bocah itu.
Karin mengangkat sebelah tangannya dan bayangannya mendadak bergerak dan mencoba menyerang Ten yang membalas dan membuat aliran air berbentuk ular ke bayangan Karin sebelum sekali lagi kedua nya saling melaju dan saling menahan.
"tak terasa sudah lewat 2 tahun lebih kita di zaman ini, saat melihat mereka seperti ini aku sampai lupa dulu kita ini tak lebih dari idol dan manusia biasa" celetuk Rena
"apalagi sekarang mereka benar-benar seperti ksatria...apalagi Ten dengan rambut pendek cepak nya begitu" ujar Hono sembari menyenggol Hikaru yang hanya memerah.
"kedua anak itu...benar-benar" Yui ikut geleng kepala menyaksikan kedua juniornya itu,
Sementara Xingcai, Lingqi dan ShangXiang memperhatikan dengan serius terutama Lingqi dan Xingcai.
"kurasa Yamasaki semakin lama akan semakin melampaui Jenderal Zhao Yun" ujar Ksatria wanita asal Shu-han itu sementara Lingqi hanya mengangguk tanpa mengucapkan apapun, tapi bibirnya tersenyum kecil seolah bangga dan tatapannya tak pernah lepas dari Karin
ShangXiang pun ikut berkomentar "kurasa jenderal-jenderal Wu tak ada yang sebanding dengan mereka, yaah kecuali mungkin kak Sun Ce dan ayahku"
"aah iya itu mengingatkan ku" ujar Rei "nona ShangXiang, saya dengar ayah engkau lah yang mengalahkan seorang jenderal tangguh Dong Zhuo bernama Hua Xiong, tapi di zaman kami kisah pencapaian itu malah diberikan pada Guan Yu, apa itu benar"
"oh sungguh? tapi biarlah, kurasa ayahku juga tak masalah"
Mendengar obrolan itu Lingqi ikut menimpali "kalian jangan salah, ayah ShangXiang jugalah yang memimpin pasukan yang membuat ayah ku dan juga Dong Zhuo mundur dulu saat perang aliansi, ayahku sendiri yang menceritakan nya"
"eh?" Rei kaget "sungguh kebenaran yang mengejutkan, di zaman kami malah lagi-lagi adalah tiga bersaudara, Liu Bei-Guan Yu dan Zhang Fei lah yang disebut membuat pasukan ayah mu mundur"
Mendengar itu tiga ksatria sedikit terkejut, kenapa tampaknya di masa depan Liu Bei dan saudara-saudaranya tampak di puja sekali?
"begitu kah?"
"iya, ah tapi mengingat catatan resmi dari Wei yang tersisa sudah ditemukan, sudah banyak yang tahu kebenaran aslinya"
"bagus, meski ayah ku diberi kredit mampu melawan Lu Bu tapi aku tak senang jika orang terlalu salah menilai nya" ujar Xingcai.

KAMU SEDANG MEMBACA
The Demons Of Peace
FanfictionBagaimana jika Idol group Sakurazaka46 tak sengaja terlibat dengan sosok ksatria wanita dari masa lalu? akankah semua normal atau mereka malah harus mengalami kejadian dan petualangan di luar dugaan? find out here