𝚃 𝙷 𝙴 𝙱 𝙰 𝙳 𝙶 𝙸 𝚁 𝙻 𝚂 || 05

10 0 0
                                    

Happy Reading...

"Well... Kau dah tahu kan siapa pemenangnya wahai Gabriel Angkasa ?" Nada mengejek dari Lexa membuat Angkasa kesal dan mendelik tajam.

Ya, ' The Queen ' memenangkan pertandingan tersebut.

Juara pertama ; Lexa
Juara Kedua : Rea
Juara ketiga : Kezya

Ini baru pertama kali , Angkasa kalah dan diremehkan seperti itu apalagi oleh seorang 'gadis'

" pftt.. Ini ke yang nak di takutkan tu ? " sambung Rea lagi di akhiri tawa kecilnya , lebih tepat tawa meremehkan.

" Wait, kita tunggu lagi aura dan geng diaorang seorang tu. Siapa nama erk ? " Ucap Kezya smirk .

" Afiq. " jawab farhan bergumam , masih terlihat kesal.

    " AURA ! ARE YOU OKEY ? " Suara kezya sedikit meninggi melihat kaki Aura di balut. Semua pasang mata melihat ke Aura yang di bonceng oleh Afiq. Semua terperangah. " Jatuh motor lagi ? " Soal Rea dengan singkat namun terselit nada khawatir di kata itu.

Melihat Aura yang diam. Kini, Lexa yang bersuara. " What's going on Aura ? Tell us. " Ucap Lexa dengan khawatir.

" bro, macam mana dia boleh ikut dengan kau ni ? " ucap Farhan.
" First time kau bawa perempuan sekali ni? yeah, aku tahu melainkan seorang ibu, but.. i mean this girl " Celah Xavier pula.
" kenapa ni Afiq ? Apa dah jadi ? " Ucap Angkasa pula.

Aura dan afiq mengeluh panjang mendengar soalan yang bertubi-tubi keluar dari bibir kawan-kawan mereka.
" Aku jatuh motor tadi dan dia ni lah yang tolong ubatkan kaki aku. " Jelas Aura menatap kedua geng tersebut sambil keduanya turun dari motor.

" Dia ada dengan aku sebab aku tolong dia dengan cara bawa dia naik motor dengan aku. Faham? " Dingin Afiq menjawab dan menghembuskan nafas lagi.

" ohh.. ingatkan kauorang dating " Ucap Lexa dan Angkasa bersamaan membuat Lexa menoleh ke Angkasa begitupun sebaliknya Angkasa.

Eye contack kembali berlaku di antara mereka.

" ceyy.. cakap serentak . Awas nanti jodoh" Ucap Rea sambil tertawa kecil berniat  ingin menyakat dua pasangan tersebut namun di luar jangkaan Rea , Xavier juga mengatakan hal yang sama.

" Eleh , kauorang berdua pun sama ! " Celah Farhan berniat yang sama dengan Rea. Namun lagi lagi mereka berbicara serentak. Farhan dengan Kezya.

Aura dan Afiq hanya geleng kepala saja melihat tingkah laku sahabat mereka masing-masing.

" Jom pergi tempat biasa. Aku rasa dah lapar dahni " Tiba Aura bersuara dan di setujui oleh yang lain.

***

Kedua geng tersebut duduk di tempat biasa tempat duduk yang disiapkan untuk The Queen. Posisi duduk seperti berpasangan kembali terjadi lagi.

" GreenTea ice. " singkat Lexa saat melihat waiters yang sudah berdiri di samping meja dengan note kecil di tangannya. Begitu juga dengan pesanan Angkasa.

GreenTea Lover ? benak hati Lexa. Anak matanya menyorot pada Angkasa sesekali.

Saat Rea dan ketiga sahabatnya memesan ketiga sahabat Angkasa juga memesan hal yang sama.

Waiter : " Ehkhm , Cik Lexa dan kawan-kawan dia dah berpunya rupanya " ucapnya dengan suara menyakat.

Wateres : "Haah , minuman kauorang berlapanpun sama" Waiter dan waiteress tersebut tertawa kecil.

" Diam boleh tak? Kami dah pesan kan. So , What you both waiting here ? " Suara dingin Lexa menyapa kedua-dua pelayan tersebut. Kedua-dua geng itu melihat kedua pelayan tersebut dengan sinis dan dingin.

Hanya Aura dan Afiq yang tidak melihat ke kedua pelayan itu dan hanya memandang ke depan dengan tatapan dingin , seperti biasanya.

❣️❣️❣️

T
b
c

...

𝚃 𝙷 𝙴  𝙱 𝙰 𝙳  𝙶 𝙸 𝚁 𝙻 𝚂 Where stories live. Discover now