bagian 5

218 58 57
                                    

5- dua orang gila.
Like and follow me!

Setelah beberapa menit Taehyung pergi 2 pria lain masuk mengantarkan satu set pakaian.

Ye Xiwu yang sudah tau lokasi kamar mandi di mana cepat bergegas ke sana, dia bersihkan dirinya secepat yang ia bisa.

Tapi tunggu, tempat ini berbeda jauh dari rumahnya dulu, ruangan apa ini? Bagaimana caranya mandi dari mana dia bisa dapatkan air. Dia buang napas gusar, dia capek loh udah gitu mikir hal beginian lagi, apa gak tambah mumet tuh kepala.

Dengan hati-hati ia tekan tombol yang ada di sisi kanan bawahnya, dia gak yakin itu apa cuman coba aja kan dulu. Dan alhamdulillahnya keputusannya tepat air keluar dari benda persegi kotak di atas kepalanya benda apa kah itu ia juga tak tau dan tidak penting juga memikirkannya.

Ye Xiwu gosok setiap bagian tubuhnya, daki daki kehidupan terhempas saking kuatnya gadis itu menggosok badan, dia tak ingin ada tertinggal bekas apapun dari pria bedebah aneh barusan.

Kini aroma tubuhnya sudah berbeda tak akan ada lagi tercium bau lelaki hidung belang barusan, tubuhnya wangi semerbak bunga. Setelah rapi ia kenakan pakean yang sudah di siapkan.

Ye Xiwu tertawa hambar menertawai pakaian aneh yang ia kenakan, dress minim berwarna putih bertangan pendek, ketat dan tak sampai mata kaki. Pakain jaman sekarang kek orang-orangnya, aneh-aneh.

Ye Xiwu yang sudah yakin dia tampil cantik berjalan keluar dari balik pintu masuk yang Taehyung keluari, dia berdecak kagum seluruh matanya memancarkan binar dia terkesima akan tempat yang ia lewati, semuanya begitu megah Langit-langitnya tinggi dan orang-orang tampang sibuk dengan pakaian yang begitu aneh.

Xiwu coba tanya pada satu orang yang berpakaian mirip dengan pria yang tadi mengantarkan pakaiannya setelah tau posisi Taehyung di mana ia tuju tempat itu dengan tak menaruh curiga.

Kupingnya yang tajam mendengar suara yang tak harusnya ia dengar saat jemarinya membuka pintu masuk putih dan memasukinya.

Jemarinya menutup mulutnya yang terbuka lebar. Ye Xiwu terkejut akan yang ia lihat ini, Taehyung tengah memangku gadis cantik di atas pangkuannya. Tak hanya itu yang membuat ia kaget tapi hal gila yang ia tak tahu kenapa ia pikirkan, 'baru saja dia tidur dengan ku, dia memakan gadis lain lagi.'

Ye xiwu tak marah atau kesal lagian Taehyung siapanya, di mata gadis itu pria itu hanya butiran debu tak berarti. Tapi yang jadi pikirannya kok bisa dia lanjut part dua dalam setengah hari. Dia melangkah maju setelah beberapa detik terhenti di tempat.

Gadis yang duduk di dua paha Taehyung langsung lari saat Jisoo menjadi pandangan pertama matanya saat membuka mata. Disitu Jisoo terbelalak darah bercucuran di mulut pria yang ia tak yakin benar-benar manusia.

"Apa ini semua.."

***

Ye Xiwu sedari tadi diam ia duduk berdampingan dengan pria aneh yang tak sudi ia tulih. Perlu di garis bawahi dia bukan marah karena tae begini begitu sama cewek, bukan! tapi lebih ke malas aja.

Di mobil panjang yang supirnya duduk di kursi yang jauh Ye xiwu menoleh jendela yang kacanya setengah terbuka, ia terus memandangi kota asing yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya.

Gedung-gedung begitu tinggi, angin bertiup kencang, dan tak ada kuda sebagai pejalanan jauh, hanya ada mobil yang kata Taehyung aman di muati.

"Kota apa ini??" Ye xiwu bertanya dengan nada pelan.

"Seoul Korea." Taehyung yang sedang memainkan tablet menyahut begitu tanpa sedikit pun menulih, sama seperti ye Xiwu dia males.

"Aku bicara sendiri," Ye Xiwu juga malas bicara dengan pria iblis yang dingin dan begitu membosankan.

"Kalau lo gila silahkan bicara sendiri."

"Kelew luy geule si leehkan bicada cndigi," Ye Xiwu mengulang kalimat Taehyung dengan emosi.

"Lo mau mati?" ancam pria itu dengan nada tak bercanda di barengi menoleh kesal.

Dan, Ye Xiwu justru tertawa ia menertawakan yang pria itu barusan katakan "kamu deh yang kayanya gila."

Taehyung mulai bereaksi dia pasang mimik kaget dengan mulut sedikit terbuka belum sempat ia berumpat kasar gadis itu ngoceh lagi. "apa itu Taehyung? Kenapa kepalanya di tutup?? Kenapa mobil itu beda dari yang kita pake? Kenapa pusernya kelihatan maju gituh?" Dan banyak lagi yang gadis itu kocehkan yang membuat di sebelahnya mengerut kesal.

"Lo benar-benar penjelajah waktu, emang ilmuan boleh sebodoh ini?"

Muncul segaris kerutan di kedua kening gadis kecil itu "aku gak bodoh ya!"

"Kelihatannya gak gitu," Taehyung lanjut membaca dari tablet nya tanpa menoleh Jisoo atau Ye Xiwu.

"Tuan Taehyung yang pintar, boleh kan adinda bertanya," tutur Ye Xiwu dengan begitu lembut.

"Najis!" Taehyung menoleh dengan tatapan tidak suka.

"Astaga! Aku udah baik loh, jarang banget aku bicara lembut--"

Taehyung menyela dengan nada meninggi "Jisoo!! apa ini trik baru lo lagi biar gue suka sama lo."

Kali ini Ye Xiwu hanya bisa mematung, terbuat dari apa isi kepala pria itu, trik?? memangnya ia terlihat membawa tongkat dan topi dia bukan pesulap untuk apa pake trik, dan satu hal yang harus di perjelas "aku? Mau kamu suka aku? Idih.. udah bangunkan jadi gak usah mimpi."

Baru beberapa waktu lalu dia percaya dan di saat berikutnya dia mengacau lagi. Ye Xiwu sudah habis kesabaran, "aku Ye Xiwu, aku hidup di China jauh sebelum benih ibu mu muncul di rahim nenek mu."

"Lo dari China, lalu kenapa pake bahasa yang gue pake," Taehyung memajukan wajahnya "kalau lo pikir gue tertarik, lo salah, lo tetap butiran debu di mata gue."

"Aku juga gak tau, mungkin karena aku masuk di tubuh ini, ah sudah lah terserah otak kecil mu itu pikirkan, setidaknya aku sudah jujur."

Taehyung membuang napas berat "anggap saja lo tidak berbohong, lalu, sejak kapan lo masuk di tubuh ini?"

Ye Xiwu terdiam sejenak apa yang harus ia jawab, ah sudahlah jujur saja dulu pepatah kan bilang orang jujur di sayang Tuhan "waktu badan mu yang berat itu menindih aku yang kecil dan lucu ini."

Ya, dia jujur meski terdengar memalukan. Lagi pula hanya ada Taehyung dan dia saja yang dengar untuk supir cukup jauh, So, dia gak akan denger ini, yakin ajalah dulu.

"Kalau benar sejak itu kenapa lo gak lari, jangan bilang lo menikmati gue tiduri?"

Entah dari apa mulut pria itu di buat, kata orangkan manusia di ciptakan dari tanah mungkin Taehyung beda mulutnya di buat pake terasi habisnya gile pedes banget tuh mulut. Perkataannya selalu menusuk tepat di hati, bukannya kagum ye Xiwu malah kesal, kalau ini kepala dari kayu udah berasap saking panasnya isi kepalanya saat ini "dari mana kepercayaan bodoh itu berasal?"

"Gue tampan."

Agsjdjfn!!!!! Ye Xiwu mau menjerit sekeras-kerasnya, coba aja ini di tempatnya ia tebas tuh kepala cowok tengil yang kePDannya lebih tinggi dari langit ketujuh. Ye Xiwu akui Taehyung memang tampan dan memiliki tongkat yang besar, tapi, selain itu di mata Ye Xiwu pria itu tak memiliki hal baik. Dia buruk dari segala sisi.

"Entah kamu apain jadi Jisoo suka pada mu, kau tak ada bagus-bagusnya."

"Lo tau apa yang Jisoo sukai?" Tae bertanya dengan wajah menoleh lurus pada gadis di sebelahnya.

Taehyung meraih jemari Jisoo yang di dalam tubuhnya ada jiwa ye Xiwu, gadis itu menatapnya penuh emosi. Pria tengil itu berulah dia letakan jemari Jisoo itu ke burung besarnya "dia alasannya."

Ye Xiwu langsung menarik jemarinya dia berteriak kencang sampai supir di depan menoleh ke belakang "pria cabul! Kutu sawah, anak konda, bedebah, anjing, iguana, sapi, curut kali!!"

Taehyung terkekeh kecil dia memajukan wajahnya yang membuat Ye Xiwu sontak menunduk dia takut pria itu mencium bibirnya tiba-tiba seperti tadi pagi.

"Jika lo mau coba menarik perhatian gue lo berhasil."

Ye Xiwu benar-benar skamat, gak usah tanya keadannya saaat ini dia masih hidup cuman kek mati aja.

-Terima kasih udah baca💋
Lanjut??

transmigrasi ilmuwan ambisius [Vsoo]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang