“Oy…. Ingin dengar sesuatu?” ucap seorang siswa Nami pagi itu, menghampiri kawannya yang sedang duduk di cafeteria SMA Nami.
Memang semenjak pertempuran terakhir, baik SWORD maupun sekolah di dalamnya sudah kembali damai sepeti sebelumnya. Jadi seluruh warga SWORD tak terkecuali siswa SMA Nami pun bisa hidup tenang seperti biasanya, walaupun mereka sendiri tak tau sampai kapan keadaan ini akan bertahan.
“Apa itu?” tanya siswa yang sedang duduk memakan yakisoba itu kepada temannya yang baru saja datang.
“Kau pernah dengar tentang Aoki Zaibatsu?” tanya siswa sebelumnya sembari duduk dan memesan sebuah minuman.
“Aoki Zaibatsu?” siswa itu nampak mengalihkan perhatian dari Yakisobanya.
"Bertahun-tahun lalu ada sebuah keluarga konglomerat pemilik perusahaan ternama, Aoki Corporation.... Yang tiba-tiba menghilang dari SWORD tanpa jejak. Kau tak tau itu?"
"Mungkin..... Tidak? Lagipula kenapa kau tiba-tiba membahas hal ini?"
"Aku curiga, Katara-san adalah salah satu bagian dari keluarga itu."
"Eh?!"
.
.
.
.
.
"Obasan!!"Katara yang baru saja keluar dari ruangan petinggi Nami, dengan santai berjalan ke Cafetaria untuk membeli beberapa makanan.
"Astaga Kata-chan!!" kaget Bibi penjaga Cafetaria mendengar teriakan Katara dari kejauhan.
"Hehe, gomen gomen.... Obasan, seperti biasa ya?" ucap Katara tersenyum sembari memesan beberapa makanan yang sering ia pesan di Cafetaria.
"Untuk 5 orang kan?" balas Bibi penjaga Cafetaria, nampak sudah paham dengan pesanan Katara.
"Hai!! Arigatou Obasan!!" ucap Katara kemudian duduk menunggu pesanannya.
Namun tak sengaja Katara mendengar ada 2 orang siswa yang sedang membicarakan tentang Aoki Zaibatsu, dan tentu saja Katara tertarik untuk mendengar apa selanjutnya.
"Kenapa kau bisa berpikir bahwa Katara-san adalah salah satu dari mereka?"
"Kau tidak dengar saat perang melawan 3 aliansi kemarin? Katara-san bilang Ayahnya adalah mantan pemilik perusahaan dibawah Kuryu yang harus tersingkir karena keluarga Amagai."
"Lalu?"
"Lihat marga Katara-san bodoh!!"
"Marga? Katara.... Aoki?? Eh?! Sokka??"
"Ekhemmm...... Ada apa ini??" ucap Katara muncul dari belakang 2 siswa itu sembari tersenyum.
"E-eh?? Katara-san!!" ucap kedua siswa itu terkejut.
"Aku dengar kalian membicarakan tentang Aoki Zaibatsu?? Benar begitu??" tanya Katara.
Kedua siswa itu hanya menggaruk tengkuknya canggung.
"Astaga santai saja..... Aku tak akan marah...." Katara merangkul kedua siswa itu.
"Gomen Katara-san, a-aku hanya berpikir bahwa kau adalah bagian dari mereka...." ucap salah satu siswa.
"Hmmm.... Keluarga itu memang menghilang secara misterius, tak heran jika banyak spekulasi tentang mereka beredar selama ini." ucap Katara.
"Kata-chan, makananmu sudah siap!!" ucap Bibi cafetari memanggil Katara.
"Hai!! Baiklah, aku pergi dulu ya??" ucap Katara berpamitan pada kedua siswa itu.
"Arigatou Obasan, ini uangnya. Dengan meja itu juga." ucap Katara menunjuk kedua siswa yang baru saja dia datangi.
"Ah, baiklah...."
"Aku permisi ya Obasan..."
Setelah itu Katara berjalan kembali ke ruang para petinggi Nami untuk menyerahkan makanan yang ia beli.

KAMU SEDANG MEMBACA
THE FAITH : HIGH AND LOW
БоєвикиKatara Aoki, adalah seorang gadis muda yang terpaksa harus kembali ke Jepang, negara kelahirannya untuk mencari sahabat kecilnya. Namun ia malah harus terlibat pada permasalahan yang ada di kota kelahirannya yang disebut SWORD itu dalam pencarianny...