"Dray, lihatlah. Suatu saat nanti, saat kita menikah, kita pakai dekorasi yang seperti ini yaa!" ucap Harry sembari menggulir layar ponselnya yang menampilkan beberapa contoh gambar dekorasi pesta pernikahan yang sangat cantik.
"Lihatlah, bukankah ini sangat cantik?!" Harry terlihat sangat bahagia, sejak tadi senyum indah itu tidak pernah luntur dari wajahnya.
Namun, berbanding terbalik dengan kekasih Harry, alias Draco, sejak tadi Harry mengoceh berbagai hal macam mengenai pernikahan, Draco hanya diam sembari tersenyum kecut.
"Honey" panggil Draco pada kekasih mungilnya yang kini tengah berbaring beralaskan dada bidangnya sembari memainkan ponselnya.
"Hm?" hanya itu respon yang Draco dapatkan, si manis kembali melanjutkan kegiatannya menggulir layar ponselnya, dan melihat gambar demi gambar tersebut.
"Ada hal yang ingin aku bicarakan denganmu" ucap Draco dengan nada serius, karena merasa jika apa yang ingin kekasihnya ini bicarakan adalah hal penting, Harry mendongakkan kepalanya untuk memberi seluruh atensinya.
Harry menatap lembut seseorang yang selalu membuatnya merasa aman dan nyaman, dan seseorang yang selalu bisa membuatnya bahagia.
"Apa yang ingin kau bicarakan, hm?, kau berniat melamar ku, huh?!" balas Harry main-main dengan goyangan alis dan hal itu sontak mengundang tawa renyah Draco.
"Tidak, aku belum siap!" jawab Draco dengan nada bercanda dan langsung dihadiahi nyinyiran Harry, "Cih, jika kau terlalu lama, maka aku akan mencari pria lain yang siap menikahi ku loh!" balasnya bercanda dan seketika raut wajah Draco berubah. Namun, sayangnya Harry tidak menyadari hal tersebut.
"Lalu, apa yang ingin kau bicarakan?, ku harap itu hal yang penting, karena aku sudah rela meluangkan waktuku dan meninggalkan agenda penting ku" ucapnya yang lagi-lagi bercanda, Draco hanya tersenyum kecil sembari menggelengkan kepalanya.
"Ini sangat penting, honey. Apa yang akan kau lakukan jika malam ini adalah malam terakhirku bersamamu?" Draco memulai pembicaraannya dengan sebuah pertanyaan.
Dan pertanyaan yang menurut Harry aneh itu sukses membuatnya terbangun dari rebahnya, lalu menatap kekasihnya tak suka. Cih, pertanyaan macam apa itu?!, pikirnya.
"Maka malam ini akan menjadi malam terakhirku juga!" jawab Harry dengan tatapan tajam seolah sedang memperingatkan sang kekasih untuk tidak berkata hal bodoh semacam itu.
"Tidak, honey. Aku bertanya sungguh-sungguh, jika ini adalah malam terakhirku apa yang akan kau lakukan?" tanyanya untuk yang kedua kali, dan lagi-lagi Harry memberikan tatapannya tidak sukanya.
"Lagipula kenapa kau menanyakan hal semacam ini?!" bukannya menjawab, Harry malah balik memberikan pertanyaan.
"Karena. Karena hal itu sebentar lagi akan terjadi. Entah, malam ini, esok ataupun lusa yang akan menjadi malam terakhir kita" jawab Draco membuat Harry terdiam sembari menatap dalam kekasihnya, seakan tau jika ada yang tidak beres dengan arah pembicaraan mereka ini.
"Aku sakit, honey" sambungnya dengan ekspresi yang sulit untuk diartikan, Draco tersenyum. Tapi, senyum itu seperti menyimpan sesuatu didalamnya, semacam kesedihan yang mendalam.
"Bilang padaku apa yang sakit?, kau demam?" Harry memegang dahi Draco berusaha merasakan suhu tubuh sang kekasih.
"Tidak, aku sakit sesuatu yang tidak bisa kau sembuhkan seperti demam, honey" jawabnya, lalu ia bangun dari rebahnya untuk mengambil sesuatu dari dalam laci yang sebelumnya sesuatu itu selalu ia sembunyikan keberadaannya dari Harry.
"Dray!" Harry menatap tak percaya kekasihnya yang kini tengah menyodorkan sebuah amplop putih dengan logo sebuah rumah sakit padanya.
"Ini apa?" Harry mulai was-was, semua kemungkinan terburuk mulai berputar di kepalanya, tak mungkin 'kan jika kekasihnya itu—

KAMU SEDANG MEMBACA
Random Story (Drarry)
FanficKumpulan Random Oneshoot Drarry Warning BxB Drarry Draco Top, Harry Bot (OOC) OUT OF CHARACTER Random cerita Drarry yang bukan cuma berlatar di dunia sihir. Tokoh Harry dan kawan-kawan, serta latar dunia sihir hanya milik J.K Rowling, aku pinjem na...