Kesendirian

357 9 0
                                    

Sebagai seorang anak, mebius dikelilingi oleh keluarga yang sangat menyayanginya,tapi Karan keluarganya adalah orang penting mereka sering sibuk sekali hnbgga terkadang mereka mengabaikannya.

Suatu hari mebius sedang bermain sendiri dan melihat Ace yang sedang duduk di sofa,

"Ace-niisan, bisakah niisan main dengan ku?" Tanya mebius kecil
"Tentu saja mebius aku ma-" perkataan Ace terpotong oleh alat komunikasinya yang berbunyi  dan saat dia menjawabnya, ekspresi Ace langsung menjadi serius ,jadi dia langsung bangun keluar rumah, mengunci pintu dan pergi ke suatu tempat meninggalkan mebius sendiri.

Mebius kecil paham kalau keluarganua adalah orang penting yang pasti sibuk tapi dia juga ingin bisa menghabiskan waktu bersama keluarganya, merasa sedikit sedih mebius hanya pergi ke kamarnya untuk meletakan mainannya dan pergi tidur. Saat dia bangun, kepalanya sakit dan dia merasa lebih lemas tapi tidak mau mengganggu keluarganya dia memutuskan untuk diam saja, saat dia melihat ibunya yang masuk

"Mebius?, Oh kau sudah bangun, makan malam ada di meja, aku dan ayahmu sepertinya akan pulang malam hari ini, jaga diri ya" kata mother of ultra atau ibunya yang lalu pergi
"Hmm..aku ga ada nafsu makan ,tapi kalau aku ga makan nanti okasan kecewa" batin mebius,

Jadi dia turun untuk makan tapi saat dia mencoba untuk makan, perutnya sakit tapi dia coba untuk tetap mencoba untuk memakannya ,tiba tiba dia tidak kuat lagi  dan muntah,

"Okasan akan sangat sedih jika tidak habis, aku harus makan tapi peruku sakit" kata mebius ,

Mebius mencoba untuk tetap makan tanpa muntah dan saat dia selesai makan dia hanya membersihkan diri dan pergi tidur. Keesokan harinya dia merasa lebih buruk , demamnya tambah tinggi tapi dia tetap memaksa diri untuk ke sekolah . Di sekolah beberapa anak dan guru khawatir tentang keadaannya tapi mebius tetap mengatakan kalau dia baik-baik saja , di rumah dia melihat kalau Ace sedang melihat datapad nya dan menyelinap masuk ke kemarnya untuk beristirahat, tapi saat dia bangun dia merasa lebih buruk kepalnya terasa berputar dan berat, saat mebius melihat keluar kamar dan sadar kalau dia sendirian, dia tidak tahan lagi, dia hanya merasa kesepian dan ingin perhatian dari keluargnya, dia mengambil boneka kecinya dan mengunci rumah lalu dia melarikan diri. Dia pergi ke sebuah danau kecil tidak jauh di hutan dekat rumanya dan disana dia mulai menangis, sementara dirumah keluarganya ajaibnya pulang awal, but tapi saat mereka memangil mebius tidak ada yang menjawab yang membuat mereka memulai mencarinya dan saat mereka tidak bisa menemukannya mereka mulai panik,

"Dimana mebius?" Kata Marie
"Terakhir kali aku melihanya dia sedang tidur di kamarnya" kata ace
"Kita harus mencarinya, sesuatu yang buruk bisa saja terjadi" kata Mary
"Apakah karna kita terlalu sibuk dan terus melupakannya,dia akhirnya melarikan diri?" Tanya taro
"Sepertinya, saat itu dia mengajakku main tapi aku mendapat telepon untuk misi dan segera meninggalkannya sendiri tanpa sepatah kata" kata ace yang merasa bersalah
"Mungkin, saat itu dia juga memintaku untuk membacakannya buku tapi aku bilang ke dia aku akan melakukannya beberapa menit lagi dan akhirnya aku lupa dan tidak pernah kulakukan" kata ken
"Kita harus mencarnya dulu, dan memastikan dia pulang dengan aman" kata taro
"Baiklah kita semua Berpencar,dan sayang kau tetaplah disini siapa tahu mebius pulang" kata ken

Jadi mereka semua setuju dan langsung pergi untuk mencari mebius. Setelah beberapa jam, mebius mulai melemah dan demamnya tambah tinggi akhirnya di berdiri dan mencoba untuk berjalan pulang, tapi karna demamnya yang tinggi kekuatannya juga melemah setiap langkah yang dia, dan akhirnya dia pingsan karna tidak kuat, taro yang sedang mencari didekat hutan melihat sebuah boneka dan saat dia mendekat unruk mengambilnya dia melihat mebius yang tidak sadarkan diri,

"Mebius! Mebius! Bangun!" Kata taro sambil mencoba membangukan saudaranya, jadi dia mengeluarkan alat komunikasinya dan memanggil  ace dan ayahnya,
"Ace-nii,ottosan, aku menemukan mebius tapi dia tidak sadarkan diri dan dia sangat panas" kata taro yang mulai panik
"Bawa dia ke silver cross, aku akan memanggil ibumu, kita akan bertemu disaan" kata ken
"Baik ottosan, " kata taro

Dia pun perlahan mengangkat mebius, dan secepat mungkin terbang ke silver cross aid,

'Mebius, kenapa kau tidak bilang kalau kamu sakit? Apakah karena kita terlalu sibuk? Bertahanlah, kita hampir sampai dan Okasan akan menolongmu.' Batin taro,

Di silver cross ace, ken, dan Marie sudah menunggunya dan terkejut melihat seberapa pucat wajah mebius, Marie membimbin taro ke sebuah ruangan dan setelah membaringkan mebius, Marie segera mulai merawat putranya,perlahan tapi pasti kondisi mebius mulai membaik, dan setelah dia selesai mebius terlihat lebih baik, tapi masih tidak sadarkan diri

"Bagaimana kondisnya?" Tanya ken
"Dia lebih baik,tapi masih perlu beristirahat supaya kekuatanya pulih" kata Marie
"Aku kasihan ke dia, dia tidak pernah suka membagikan masalahnya" kata taro
"Harap saja dia cepat sembuh, aku rindu dengan Ketawa riangnya " kata ace.

Keesokan harinya plasma spark sedang bersinar terang, mebius membuka matanya dan melihat sekeliling sadar kalau dia ada di silver cross aid tempat kerja ibunya dan itu saat mother of ultra masuk,

"Oh mebius,kau bangun" Kata Marie tersenyum
"Okasan? Apa.. yang terjadi?" Tanya mebius
"Taro, menemukanmu dihutan tidak sadarkan diri dan sedang demam tinggi" kata Marie sambil mengelus kepala mebius
"{Menghela nafas} mebius, Kenapa kau tidak bilang kalau kau sakit? Kita sangat khawatir" tanya Marie
"Okasan..kalian sudah sibuk..... aku tidak mau... menganggu... kalian semua" kata mebius
"Mebius, kau anak kami, kita akan selalu menyayangimu" kata Marie
"Maaf okasan," kata mebius
"Tida apa-apa, sekarang istirahatlah, yang lain akan segera datang" kata Marie yang lalu mencium jidat putranya dan membiarkan mebius beristirahat.

Harap saja mebius cepat sembuh dan dia dapat menjadi anak yang ceria seperti awalnya.

-----------------------------------------------------------

Itu ceritanya ya, maaf kalau bosenin atau jelek, aku lagi kurang ide ini juga terinspirasi dari cerita karakterku sendiri. Sampai jumpa lagi semuanya bye!! (⁠。⁠•̀⁠ᴗ⁠-⁠)⁠✧

Ultraman fanficTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang