"tidak mungkin" karina mengacak rambutnya memikirkan sesuatu yang semoga saja bukan apa yang dia pikirkan nya saat ini
"semoga apa yang aku pikirkan itu salah, tapi aku juga harus memastikan nya agar aku tenang" ucap karina dalam hati
=======
ini ce...
2 bulan berlalu, sejak Jeno mengetahui bahwa Junho adalah anaknya. Sejak pertemuan mereka kala itu juga, hubungan antara Jeno dan Karina pun semakin dekat
sekarang umur Junho sudah 6 bulan, di usianya sekarang, Junho sudah bisa duduk sendiri, ia juga sudah bisa sedikit merangkak. Hari ini perdana Junho MPASI, dan pagi ini Karina telah menyiapkan menu MPASI untuk anaknya pertama kali, tidak hanya ada Karina disitu namun Jeno pun ikut andil membantu menyiapkan makanan untuk Junho. Menu pertama yang dibuat oleh Karina ialah salmon potato
Jeno membawa Junho ke meja makan, Jeno menaruhnya di kursi makan bayi, lalu dia memakaikan slabber pada leher anaknya agar makannya tidak tumpah
Setelah selesai membuat makanan bayi, Karina menghampiri Junho dan Jeno "jja, waktunya uri aegi makan" ucap Karina
"apakah aku boleh menyuapi Junho Karina-ssi " tanya Jeno
"tentu saja boleh" Karina memberikan makanan Junho pada Jeno
Jeno memberikan sedikit demi sedikit makanan ke mulut Junho, ternyata anaknya itu menyukai makanan yang dibuat ibunya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Junho-na apa kau menyukai makanan yang dibuat eomma". Junho tertawa, ia mengoceh pertanda bahwa dia menyukainya
tidak lama kemudian Junho menghabiskan makanannya, Jeno memberikan minum pada Junho, dia mengelap bekas makan anaknya
"berikan padaku Jeno-ssi, aku akan mencuci mangkuk nya" ucap Karina, Jeno memberikan mangkuk itu pada Karina
Jeno mengangkat tubuh Junho, lalu menaruhnya di kamar, dia membuka baju anaknya karena anaknya itu belum mandi
"kajja Junho-na, mandi dulu agar anak eomma ini wangi" Karina menggendong Junho dan membawanya ke kamar mandi
Karina menaruhnya di bak mandi bayi, lalu ia memandikan anaknya
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.