🍭 Idola (Satzu)

381 34 1
                                    

"Oh Tuhan, dia sangat tampan" gumam wanita yang senyumannya tidak pernah lepas dari wajahnya.

"Menurutku Dahyun semakin keren" Ujar Wanita berambut pendek lalu mengunyah cemilannya.

"Wow, aku pikir biasku Jeongyeon suaranya sangat bagus" Ujar wanita yang bergigi kelinci.

"Biasku lah yang paling tampan" Ujar wanita itu yang masih dengan senyumannya.

"Lihatlah, Visual Chou Tzuyu benar-benar tidak membosankan dan aku tidak pernah oleng darinya" Sambung wanita itu.

"Lihatlah, Visual  Chou Tzuyu benar-benar tidak membosankan dan aku tidak pernah oleng darinya" Sambung wanita itu

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Untuk apa kalian memperebutkan mereka. Mereka saja tidak mengetahui kalian" Ucap wanita bermata besar yang baru muncul.

"Tentu saja mereka mengetahui kita. Kita adalah penggemarnya" Ujar wanita bergigi kelinci.

"Ya, aku setuju dengan Nayeon. Tentu saja dia mengenal kita, kita adalah Finkyonce" Ujar wanita imut itu.

Finkyonce adalah nama pengemar dari Boy Group Frankly. Membernya terdiri dari Yoo Jeongyeon, Kim Dahyun, Son Chaeyoung dan Chou Tzuyu. Chou Tzuyu satu-satunya member yang berasal dari Negara asing, yaitu Taiwan. Selain itu ia juga berperan sebagai Maknae, Center, Main Dancer, Face of A Group dan tentunya Visual Utama. Wajahnya tegas dan kalem hingga banyak penggemar tertarik padanya. Selain itu lesung pipi diwajahnya menghiasi kesempurnaan ketampanannya. Ia juga memiliki penggemar lebih banyak dari ketiga member lainnya. Salah satu penggemarnya adalah Minatozaki Sana. Wanita Jepang itu benar-benar sangat mengidolakannya. Ia selalu membeli semua yang berkaitan dengan biasnya itu. Chou Tzuyu benar-benar tipe idealnya. Bahkan ia rela menjomblo demi menunggu biasnya itu. Meskipun itu hal yang mustahil baginya.

Frankly adalah artis yang sangat sibuk. Ia melakukan tur di berbagai Negara. Sana pun tentunya hadir saat mereka konser Dua Minggu yang lalu. Ia juga sering datang ke Fanmeeting mereka, tapi sialnya Sana tak seberuntung penggemar lainnya. Ia belum pernah dinotif oleh member Frankly, terutama biasnya itu. Ia sedih, tapi itu hanya sebentar. Ia tetaplah setia menjadi penggemar mereka. Menghalu saja sudah membuatnya bahagia.

Ting

Suara pesan masuk di ponsel Sana membuatnya menghentikan aktivitasnya yang sedang menonton ulang video konser Boy Group favoritenya. Ia membaca pesan tersebut lalu memutar kedua bola matanya.

"Ada apa, San?" Tanya salah satu sahabatnya.

"Appa menyuruhku pulang besok untuk makan malam bersama" Jawabnya.

"Ya, pulanglah jika begitu" Kata sahabatnya yang bergigi kelinci.

"Tapi aku malas bila bertemu Appa. Yang dibahasnya itu cuma bisnis dan bisnis, sedangkan aku tidak mengerti apapun" Kata Sana lalu memanyunkan bibirnya.

Pernyataannya pun menjadi gelak tawa para sahabatnya. Mereka juga mengenal Appa nya Sana. Dia adalah lelaki paruh baya yang sangat giat bekerja dan sibuk dengan pekerjaan bisnisnya. Tak heran jika Sana bosan mendengar Appanya yang sering membahas bisnisnya. Hingga ia jarang pulang ke rumah dan lebih betah tinggal di Apartemen bersama sahabat-sahabatnya.




ONESHOT (SATZU/MITZU/JITZU)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang