Janlup vote yeah
Haperedingbeb💗Akhir akhir ini [name] sering melihat Hyungseok dekat dengan seorang pria bersurai kuning dan poni nya menutupi mata, pedahal biasanya [name] melihat hyungseok didekati seorang pria, namun berbeda kali ini, tapi [name] tidak mempedulikan itu, [name] malah memikirkan hadiah apa yang cocok untuk hyungseok, walau ia tidak tahu kapan hyungseok ulang tahu
"Jay, terimakasih untuk yang kemarin, ah iya ini teman ku, aku ingin kita berteman baik, boleh?"Hyungseok tiba tiba menarik kerah baju [name] pelan sambil tersenyum kecil
Pria yang sedari tadi kita bicara kan itu adalah Hong Jayyeol, murid pintar yang pendiam, bahkan tak pernah ada satupun yang mendengar nya berbicara
Jay mengangguk sambil tersenyum kecil, [name] menatap wajah Jay dengan begitu seksama, Jay yang merasa tidak nyaman langsung membuang mukanya
"Eh, maaf ya aku membuat mu tidak nyaman, aku hanya penasaran, apa isi dibalik rambutmu itu"ucap [name] merasa bersalah sambil menggaruk kepalanya, Jay menoleh kearah [name] sambil tersenyum
"Apa maksudnya hyungseok?"tanya [name] berbisik, Jay sedari tadi diam dan hanya berbicara menggunakan ekspresi, namun anehnya hyungseok terlihat seperti ia sangat paham
"Dia bilang tidak apa apa"ucap Hyungseok menerjemahkan nya pada [name] yang hanya bisa planga plongo
"Bukannya aneh, seok terus terusan pakai tas tua itu dan sepatunya sama, seok tidak punya fashion sense"
"Jadi Seok itu.. miskin."ucap seseorang yang sedang kalah saing dari kejauhan, [name] sontak menatap nya dengan sinis
"Dadah Jay! Sampai jumpa besok!"Hyungseok sambil melambai lambaikan tangannya tersenyum kepada Jay, namun tiba tiba ada telepon dari ibunya
"Eh? Besok ulang tahun ku? Aku sampai lupa ulang tahun ku hehe.."
"Mama gak usah datang gak apa apa kok"
[Name] dan hyungseok sedang berjalan pulang, namun ada Jay disana dengan membawa satu tas ditangannya
"eh jay? Apa kau searah?"
jay tiba tiba melempar tas itu tanah dengan sebuah kertas bertuliskan 'met ultah'
"K-kau kasih hadiah ini keaku?"tanya Hyungseok kaget, karena isi nya mungkin terlihat begitu banyak, Hyungseok pun merasa tidak enak kalau Jay memberikan padanya
"S-sungguh? T-terimakasih! Aku akan memakainya.."Ucap Hyungseok malu malu, Hyungseok terlalu fokus dengan hadiah itu, tiba tiba saja Hong jay sudah menghilang darisana
"Selain bisu ternyata bisa teleportasi ta, apa dia superhero?"tanya [Name], Hyungseok hanya bisa tertawa kecil sehingga fokusnya jadi terganggu
Ada tumpukkan tas diujung, kalau dihitung sepertinya ada 8
"BANYAK BANGET WOILA!"[Name] langsung melongo melihat hadiah untuk hyungseok
"Biar aku aja yang bawa!"[name] berjalan menuju tumpukan tas itu dan dengan gaya sok hebatnya, nyatanya [name] hanya mampu membawa 2 tas
"Kenapa Jay harus meletakkan nya disini.."
"Tidak Apa [name], mungkin dia tidak tahu rumah ku"sahut Hyungseok mengusap usap punggung [name]
"Kau kan kuat, cepat bawa barang barang itu!"
"ya baiklah"
"Sial, banyak sekali hadiah mu.. Hyungseok aku pulang dulu sebentar"[name] pamit dan berjalan menuju pintu keluar, setelah beberapa saat kemudian [name] muncul lagi dengan membawa kue serta lilin yang sudah menyala
"Hapebede seok"[name] tersenyum hangat, dan duduk di depan Hyungseok
"w-waw.. terimakasih [name].."Hyungseok dengan mata berkaca kaca nya meniup lilin tersebut, kalian bersenang senang bersama hari itu
"Seok ayo jalan jalan!"
"Maaf [name] bukannya aku mau menolak tapi aku harus bekerja hari ini..."ucap Hyungseok merasa tidak enak
"Ah yasudah kalau begitu, aku mau ke rumah ku saja"
"Maaf ya [name] "
"Iyah tidak apa💗"[Name] langsung berjalan keluar dan pulang kerumah.....
TEBECE
Udh cok, besok up lagi😁😔
Olahraga tangan💗
Maaf pendek, gatau mau nulis apa lagi soalnya😇
Chapter selanjutnya Festival yakSee you next chapt

KAMU SEDANG MEMBACA
𝐎𝐂𝐄𝐀𝐍 || 𝐋𝐎𝐎𝐊𝐈𝐒𝐌 𝐗 𝐑𝐄𝐀𝐃𝐄𝐑 ||
Fanfiction"Can you stay here?" "𝗠𝗮𝗮𝗳.."sahut gadis itu sembari berjalan kearah ombak yang ingin menerjang nya ombak pun menghantam lalu gadis tersebut hampir tenggelam, namun setelah ombak perlahan menghilang, gadis itu serasa ditelan bumi karena sosok ny...